- Kurniawan Dwi Yulianto akan memulai tugas sebagai asisten pelatih sebelum sepenuhnya memimpin Timnas U-17 setelah Februari.
- Target utama Kurniawan adalah membawa Indonesia lolos ke Piala Dunia U-17 2026 melalui Piala Asia U-17 2026.
- Tiga agenda penting menanti Kurniawan: Piala AFF U-17, Piala Asia U-17 sebagai kualifikasi, dan Piala Dunia U-17.
Suara.com - Tugas berat langsung menanti Kurniawan Dwi Yulianto di kursi kepelatihan Timnas Indonesia U-17.
Tak ada waktu untuk bulan madu, standar tinggi telah ditetapkan membawa Garuda Asia lolos ke Piala Dunia U-17 2026, sebuah pertaruhan besar bagi reputasinya sebagai pelatih.
Meskipun penunjukannya sudah hampir pasti, proses transisi akan dijalani terlebih dahulu.
Kurniawan akan memulai perannya sebagai asisten untuk mendampingi Nova Arianto yang masih akan memimpin tim dalam dua laga uji coba melawan China pada 8 dan 11 Februari.
Setelah itu, tongkat komando akan sepenuhnya beralih kepada mantan striker legendaris tersebut.
Begitu resmi mengambil alih, pria yang akrab disapa Si Kurus ini akan langsung dihadapkan pada tiga agenda krusial di tahun 2026.
1. Piala AFF U-17 2026
Turnamen pertama yang akan menjadi panggung debut sekaligus ujian awal bagi racikan strategi Si Kurus adalah Piala AFF U-17 2026.
Digelar di Indonesia, ajang ini akan menjadi pemanasan penting sekaligus kesempatan bagi Kurniawan untuk mengukur kekuatan tim dan menerapkan filosofi permainannya sebelum menghadapi tantangan yang lebih besar.
2. Piala Asia U-17 2026
Ini adalah agenda paling vital. Piala Asia U-17 2026 yang akan berlangsung pada bulan Mei menjadi satu-satunya gerbang kualifikasi menuju panggung dunia.
Baca Juga: Nova Arianto Pimpin Timnas Indonesia U-17 Hadapi China di Tangerang
Beban di pundak Kurniawan tidaklah ringan, mengingat pada edisi sebelumnya, Timnas Indonesia U-17 berhasil menembus babak perempat final yang mengantarkan mereka lolos ke Piala Dunia U-17 2025.
Undian babak grup sendiri akan dilaksanakan pada 12 Februari 2026, dengan Indonesia berada di Pot 2.
3. Piala Dunia U-17 2026
Ini adalah puncak dari semua target. Namun, untuk bisa berlaga di turnamen paling bergengsi di kelompok umur ini, Kurniawan terlebih dahulu harus membawa Garuda Asia meraih hasil maksimal di Piala Asia U-17.
Lolos ke babak perempat final Piala Asia U-17 adalah syarat mutlak untuk bisa mengamankan satu tiket ke Piala Dunia U-17 2026.
Tantangan terbesar yang dihadapi Kurniawan adalah waktu. Dengan perjalanan yang baru dimulai pada Februari 2026, ia hanya memiliki waktu kurang dari tiga bulan untuk mempersiapkan tim jelang Piala AFF.
Sebuah periode yang sangat singkat untuk membentuk skuad dan menanamkan filosofi permainannya.
Berita Terkait
-
Dari Como ke Garuda Asia: Rekam Jejak Kurniawan Dwi Yulianto, Pelatih Baru Timnas Indonesia U-17
-
Profil Nicholas Indra Mjosund, Satu-satunya Pemain Diaspora di Timnas Indonesia U-17
-
28 Pemain Timnas Indonesia U-17 untuk Hadapi China, Satu Diaspora Jadi Sorotan
-
Striker Rosenberg Dipanggil Timnas Indonesia U-17 untuk Lawan China
-
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
-
KPK Gelar OTT Mendadak di Depok, Siapa yang Terjaring Kali Ini?
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
Terkini
-
Waspadai Malut United, Bojan Hodak Sesumbar Siapkan Kejutan
-
Media Italia Bongkar Isi Pembicaraan Jay Idzes dengan John Herdman
-
Bojan Hodak Beberkan Cedera yang Dialami Ramon Tanque
-
Alessandro Del Piero: Lima Kemenangan Juventus Bisa Ubah Peta Persaingan Scudetto
-
Profil Kensuke Takahashi, Eks Pelatih Indonesia yang Gigit Jari di Semifinal Piala Asia Futsal 2026
-
Profil Pemain Keturunan yang Direndahkan Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor
-
Kalahkan Jepang Secara Dramatis, Timnas Futsal Indonesia Melaju ke Final Piala Asia Futsal 2026
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
-
D'Leanu Arts Pemain Keturunan Gombong Berstatus Tanpa Klub, Bakal Main di BRI Super League?
-
Selamat Tinggal Kevin Diks? Rekan Maarten Paes di Ajax Dibidik Borussia Monchengladbach