-
Mauro Zijlstra resmi bergabung dengan Persija Jakarta setelah menghadapi kesulitan karier di liga Eropa.
-
Kontrak selama dua setengah tahun menjadi alasan utama Zijlstra menerima pinangan Macan Kemayoran.
-
Kurangnya menit bermain di FC Volendam membuat Zijlstra sulit mendapatkan tawaran menarik di Eropa.
"Tetapi Persija memberikan tawaran kepada saya, dan itu juga kontrak jangka panjang, dua setengah tahun. Jadi bagi saya, ada kepercayaan besar dari klub kepada saya, dan saya sangat senang," jelasnya.
Zijlstra merasa dihargai dengan adanya ikatan kerja sama yang mencapai waktu lebih dari dua musim tersebut.
Hal ini memberikan rasa tenang bagi sang pemain untuk fokus meningkatkan performanya di level klub maupun negara.
Ia tidak lagi harus merasa cemas mengenai ketidakpastian karier yang sempat menghantuinya saat masih berada di Belanda.
Bergabung dengan klub sebesar Persija Jakarta dianggap sebagai lompatan karier yang realistis namun tetap prestisius.
Perjalanan negosiasi antara kedua belah pihak ternyata tidak terjadi secara instan atau dalam waktu singkat.
Butuh waktu beberapa pekan bagi Zijlstra untuk memikirkan matang-matang sebelum akhirnya membubuhkan tanda tangan kontrak.
Ia sempat bimbang karena masih menyimpan ambisi besar untuk tetap berkompetisi di level sepak bola Eropa.
Pertimbangan mengenai menit bermain menjadi variabel yang paling sering didiskusikan oleh Zijlstra dengan pihak agennya.
Baca Juga: Profil Pemain Keturunan yang Direndahkan Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor
Kekhawatiran akan nasib yang sama seperti di klub sebelumnya membuat ia lebih berhati-hati dalam melangkah.
Selama berseragam FC Volendam, kesempatan untuk menunjukkan kemampuan di pertandingan resmi memang sangat terbatas sekali.
"Saya rasa (proses negosiasi) berlangsung beberapa minggu. Awalnya saya mencari klub di Eropa. Tetapi di Volendam saya tidak banyak bermain, jadi cukup sulit menemukan klub yang memberikan tawaran bagus," tegasnya.
Situasi tersebut menciptakan efek domino yang membuat nilai tawaran dari klub-klub Eropa tidak terlalu memuaskan.
Zijlstra menyadari bahwa tanpa bukti performa yang rutin, sulit bagi tim besar Eropa untuk merekrutnya kembali.
Hingga akhirnya, kesepakatan final dengan Persija Jakarta tercapai dan sang pemain siap memulai petualangan baru.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
PSSI Kecam Kerusuhan Suporter Usai Laga Persipura vs Adhyaksa FC
-
Profil Timnas Jepang: Samurai Biru Siap Bikin Geger di Piala Dunia 2026
-
Profil Timnas Yordania: Kuda Hitam dari Timur Tengah
-
Mario Kempes, Mesin Gol Timnas Argentina yang Pernah Mengguncang Liga Indonesia
-
Persaingan Makin Panas, Ini Nominasi Penghargaan Individu Pegadaian Championship 2025/2026
-
The Jakmania Suntik Motivasi Skuad Persija Jakarta Jelang Hadapi Persib Bandung
-
Terseret Kasus, Bournemouth Bekukan Alex Jimenez dari Skuad Hadapi Fulham
-
Marc Klok Klarifikasi soal Ajakan Away, Tegaskan Hanya Bercanda
-
Welber Jardim Segera Gabung Timnas Indonesia U-19 untuk Piala AFF U-19 2026
-
Timnas Futsal Indonesia Melonjak ke Ranking 14 Dunia FIFA