Bola / Bola Indonesia
Jum'at, 06 Februari 2026 | 08:53 WIB
Mauro Zijlstra (Persija)
Baca 10 detik
  • Mauro Zijlstra resmi bergabung dengan Persija Jakarta setelah menghadapi kesulitan karier di liga Eropa.

  • Kontrak selama dua setengah tahun menjadi alasan utama Zijlstra menerima pinangan Macan Kemayoran.

  • Kurangnya menit bermain di FC Volendam membuat Zijlstra sulit mendapatkan tawaran menarik di Eropa.

"Tetapi Persija memberikan tawaran kepada saya, dan itu juga kontrak jangka panjang, dua setengah tahun. Jadi bagi saya, ada kepercayaan besar dari klub kepada saya, dan saya sangat senang," jelasnya.

Zijlstra merasa dihargai dengan adanya ikatan kerja sama yang mencapai waktu lebih dari dua musim tersebut.

Hal ini memberikan rasa tenang bagi sang pemain untuk fokus meningkatkan performanya di level klub maupun negara.

Ia tidak lagi harus merasa cemas mengenai ketidakpastian karier yang sempat menghantuinya saat masih berada di Belanda.

Bergabung dengan klub sebesar Persija Jakarta dianggap sebagai lompatan karier yang realistis namun tetap prestisius.

Perjalanan negosiasi antara kedua belah pihak ternyata tidak terjadi secara instan atau dalam waktu singkat.

Butuh waktu beberapa pekan bagi Zijlstra untuk memikirkan matang-matang sebelum akhirnya membubuhkan tanda tangan kontrak.

Ia sempat bimbang karena masih menyimpan ambisi besar untuk tetap berkompetisi di level sepak bola Eropa.

Pertimbangan mengenai menit bermain menjadi variabel yang paling sering didiskusikan oleh Zijlstra dengan pihak agennya.

Baca Juga: Profil Pemain Keturunan yang Direndahkan Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor

Kekhawatiran akan nasib yang sama seperti di klub sebelumnya membuat ia lebih berhati-hati dalam melangkah.

Selama berseragam FC Volendam, kesempatan untuk menunjukkan kemampuan di pertandingan resmi memang sangat terbatas sekali.

"Saya rasa (proses negosiasi) berlangsung beberapa minggu. Awalnya saya mencari klub di Eropa. Tetapi di Volendam saya tidak banyak bermain, jadi cukup sulit menemukan klub yang memberikan tawaran bagus," tegasnya.

Situasi tersebut menciptakan efek domino yang membuat nilai tawaran dari klub-klub Eropa tidak terlalu memuaskan.

Zijlstra menyadari bahwa tanpa bukti performa yang rutin, sulit bagi tim besar Eropa untuk merekrutnya kembali.

Hingga akhirnya, kesepakatan final dengan Persija Jakarta tercapai dan sang pemain siap memulai petualangan baru.

Load More