- Timnas Futsal Indonesia mencetak sejarah lolos ke final Piala Asia Futsal 2026 setelah mengalahkan Jepang dengan skor 5-3 di semifinal.
- Indonesia menjadi negara ketujuh dalam sejarah yang mampu menembus partai final sejak turnamen ini digelar pertama kali pada 1999.
- Skuad asuhan Hector Souto akan menantang raja futsal Asia, Iran, di partai puncak setelah tampil tak terkalahkan sejak fase grup hingga semifinal.
Suara.com - Timnas Futsal Indonesia resmi mengukir sejarah baru dengan menembus babak final Piala Asia Futsal 2026 usai menumbangkan raksasa Jepang.
Kemenangan dramatis 5-3 di Indonesia Arena ini memastikan skuad asuhan Hector Souto masuk dalam jajaran elit sebagai negara ketujuh yang pernah mencicipi partai puncak turnamen tersebut.
Prestasi gemilang ini tidak hanya melampaui rekor sebelumnya di edisi 2022, tetapi juga membuka peluang besar bagi Merah Putih untuk meraih gelar juara pertama menghadapi Iran.
Pertandingan semifinal yang berlangsung di Jakarta menyajikan tensi tinggi sejak peluit awal dibunyikan wasit.
Para penggawa Garuda tampil penuh keberanian dan disiplin tinggi saat meladeni permainan cepat Jepang.
Gol-gol kemenangan Indonesia disumbangkan secara bergantian oleh Samuel Eko, Firman Adriansyah, Reza Gunawan, dan Dewa Rizki.
Satu gol tambahan bagi Indonesia lahir dari kesalahan antisipasi pemain Jepang, Takehiro Motoishi, yang mencetak gol bunuh diri.
Jepang sendiri hanya mampu membalas tiga gol melalui brace Kazuya Shimizu dan satu gol tambahan dari Motoishi.
Hasil ini menempatkan Indonesia ke dalam daftar eksklusif tujuh negara yang pernah merasakan final sejak edisi pertama tahun 1999.
Baca Juga: Kalahkan Jepang Secara Dramatis, Timnas Futsal Indonesia Melaju ke Final Piala Asia Futsal 2026
Indonesia kini bersanding dengan nama-nama besar seperti Iran, Jepang, Uzbekistan, Thailand, Korea Selatan, dan Kazakhstan.
Iran menjadi penguasa utama di daftar ini dengan catatan 15 kali masuk final dan mengoleksi 13 gelar juara.
Jepang menyusul di posisi kedua dengan raihan empat trofi dari sepuluh kesempatan tampil di laga pamungkas.
Uzbekistan tercatat empat kali menembus final namun selalu gagal membawa pulang piala.
Sementara itu, Thailand sebelumnya menjadi satu-satunya wakil ASEAN yang pernah tiga kali tampil di final.
Korea Selatan dan Kazakhstan melengkapi daftar tersebut dengan masing-masing satu kali menjadi runner-up turnamen.
Berita Terkait
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
-
Negara Tetangga RI Mulai Alami Krisis BBM
-
Danantara Tunjuk Teman Seangkatan Menko AHY di SMA Taruna Nusantara jadi Bos PT Pos
-
Kronologi Kecelakaan Bus vs Minibus di Pekanbaru, Tewaskan Bocah Perempuan
Terkini
-
Bojan Hodak Sebut Pemain Persib dalam Mood Bagus Setelah Libur
-
Kembali Beralih Setelah Libur, Dokter Tim Persib Beberkan Kondisi Pemain
-
Status WNI Nathan Tjoe-A-On Digugat, KNVB Janji Lakukan Investigasi Serius
-
Jurgen Klopp: Real Madrid Mau Saya? Telepon Dulu, Kita Bicara Baik-baik
-
Masih Banyak Pemain Timnas Indonesia Belum Gabung TC, Respons John Herdman Jadi Sorotan
-
Polemik Kewarganegaraan Dean James dan Nathan Tjoe-A-On Makin Rumit, Bos Eredivisie Buka Suara
-
Boikot Donald Trump dan Piala Dunia 2026 di Belanda Tembus 170 Ribu Tanda Tangan
-
Status Nathan Tjoe-A-On Digugat, Willem II: Kami Tunggu Keputusan Resmi KNVB
-
Memanas! Klub TOP Oss Bawa Status WNI Nathan Tjoe-A-On ke Jalur Hukum
-
Pakar Hukum: Dean James Tidak Memenuhi Syarat untuk Main!