-
Persija Jakarta kalah 0-2 dari Arema FC di Stadion Utama Gelora Bung Karno.
-
Kekalahan ini membuat Persija tertinggal enam poin dari pemuncak klasemen Persib Bandung.
-
Pelatih Mauricio Souza optimis mengejar ketertinggalan karena masih tersisa 14 pertandingan lagi.
Suara.com - Stadion Utama Gelora Bung Karno menjadi saksi bisu tumbangnya Macan Kemayoran Persija Jakarta saat menjamu Arema FC.
Laga pekan ke-20 Super League 2025/2026 ini berakhir dengan skor 0-2 untuk kemenangan tim tamu.
Hasil negatif tersebut membuat ambisi Persija Jakarta untuk memuncaki klasemen harus terhambat cukup signifikan.
Rizky Ridho dan kolega tampak kesulitan membongkar pertahanan rapat yang dibangun oleh skuad Singo Edan.
Kekalahan ini memicu kekecewaan mendalam bagi ribuan Jakmania yang hadir langsung memberikan dukungan penuh.
Posisi Persija Jakarta di tabel klasemen sementara kini mulai terancam oleh para rival terdekatnya.
Saat ini Macan Kemayoran terpaut selisih enam angka dari Persib Bandung yang kokoh di puncak.
Tidak hanya tertinggal dari Maung Bandung, Persija juga berjarak lima poin dari Borneo FC Samarinda.
Borneo FC saat ini nyaman di peringkat kedua dengan total raihan 46 poin yang sangat kompetitif.
Baca Juga: Persija Kalah di Kandang, Mauricio Souza Sesalkan Sikap Tidak Sopan Gabriel Silva dan Santos
Statistik ini menunjukkan bahwa persaingan menuju gelar juara liga musim ini semakin berjalan dengan ketat.
Menanggapi situasi yang kurang menguntungkan ini, juru taktik Mauricio Souza mencoba tetap bersikap tenang.
Pelatih asal Brasil tersebut memilih untuk tidak terlalu meratapi hasil buruk yang baru saja menimpa timnya.
Ia menegaskan bahwa fokus utama saat ini adalah melakukan evaluasi mendalam pada performa internal skuad Persija.
Souza mengakui bahwa kemenangan tim-tim papan atas lainnya membuat posisi mereka saat ini terasa sangat berat.
Namun, semangat untuk bangkit tetap dikobarkan oleh sang pelatih demi menjaga peluang di sisa kompetisi.
“Terkait selisih enam poin dengan Persib, kami hanya fokus pada diri sendiri. Laga ini memang sangat penting karena tim-tim di atas kami menang,” kata Mauricio Souza kepada awak media.
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa staf pelatih tetap memantau pergerakan poin dari para pesaing utama mereka.
Souza percaya bahwa dalam sepak bola, momentum bisa berubah dengan sangat cepat di setiap pertandingan berikutnya.
Ia mengingatkan semua pihak bahwa perjalanan menuju akhir musim masih menyisakan banyak waktu untuk berbenah.
Ekspektasi tinggi tetap diletakkan pada pundak para pemain untuk segera kembali ke jalur kemenangan secepatnya.
“Kompetisi masih panjang. Masih ada 14 pertandingan lagi, jadi apa pun masih bisa terjadi,” tegasnya.
Ungkapan tersebut menjadi sinyal bahwa Persija Jakarta belum mau menyerah dalam perburuan gelar juara musim ini.
Setiap laga dari 14 partai yang tersisa akan dianggap sebagai pertandingan final oleh seluruh anggota tim.
Souza meminta anak asuhnya untuk melupakan kekalahan dari Arema FC dan menatap masa depan lebih optimis.
Kesiapan fisik dan mental akan menjadi kunci utama bagi Macan Kemayoran dalam menghadapi jadwal padat.
Setelah hasil minor di Jakarta, ujian berat berikutnya sudah menunggu Persija Jakarta di luar kandang.
Mereka dijadwalkan akan terbang menuju Pulau Dewata untuk menantang kekuatan tim Bali United.
Pertandingan tersebut merupakan laga tandang yang sangat krusial untuk menjaga gengsi tim di papan atas.
Stadion Kapten I Wayan Dipta akan menjadi arena pembuktian bagi skuad Souza pada tanggal 15 Februari.
Kemenangan di Bali sangat dibutuhkan untuk memangkas jarak poin dengan Persib Bandung dan Borneo FC.
Tim medis dan pelatih fisik kini bekerja ekstra keras untuk memastikan kondisi pemain tetap prima.
Beberapa pilar utama diharapkan bisa tampil maksimal tanpa kendala cedera dalam laga yang sangat menentukan itu.
Taktik khusus kemungkinan besar akan disiapkan guna mengantisipasi permainan agresif yang biasa ditunjukkan Bali United.
Souza terus memotivasi para pemainnya agar tidak kehilangan rasa percaya diri setelah kekalahan di kandang sendiri.
Kehadiran pemain kunci diharapkan mampu mengubah jalannya pertandingan dan membawa pulang tiga poin penuh ke Jakarta.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Pilihan
-
Hasil Uji Coba: Tanpa Ampun, Timnas Indonesia U-17 Dihajar China Tujuh Gol
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
Terkini
-
Mauricio Souza Ungkap Masalah Lini Depan Persija saat Kalah dari Arema FC
-
Didaftarkan Sebagai Pemain Persib Bandung, I Made Mirawan Berharap Tidak Main
-
4 Fakta Menarik Kiper Anyar Persija Jakarta Cyrus Margono, Jebolan Akademi Inter Milan
-
Timnas Futsal Indonesia Mendunia, Disamakan dengan Arsenal usai Jadi Runner-up Piala Asia
-
Mauricio Souza Pasrah Persija Semakin Ditinggal Persib Bandung
-
Persija Kalah di Kandang, Mauricio Souza Sesalkan Sikap Tidak Sopan Gabriel Silva dan Santos
-
Ribut-ribut Usai Dipecundangi Arema FC, Pelatih Persija: Mereka Mengejek!
-
Derbi Indonesia di Bundesliga: Drama 9 Gol, Laurin Ulrich Cetak Assist, Reno Munz Gol Bunuh Diri
-
Hat-trick Cole Palmer Buka Jalan ke Piala Dunia 2026 tapi Tak Jaminan Jadi Starter
-
10 Pemain Diaspora Indonesia yang Kini Main di BRI Super League