Bola / Bola Indonesia
Senin, 09 Februari 2026 | 10:51 WIB
Timnas Indonesia U-17 vs China. (Instagram/@timnasindonesia)
Baca 10 detik
  • Pelatih Timnas U-17, Nova Arianto, mempertimbangkan penambahan pemain diaspora pasca kalah telak dari China U-17.
  • Hasil evaluasi uji coba menentukan kebutuhan penambahan pemain baru menuju Piala Asia U-17 2026 mendatang.
  • Kekalahan terjadi karena kurangnya *chemistry* serta perbedaan intensitas dan tekanan permainan level internasional.

Tim tersebut mencatatkan 18 kemenangan, satu hasil imbang, dan tiga kekalahan, dengan torehan 62 gol serta hanya kebobolan 15 gol.

“Mereka sudah bekerja bersama selama lima bulan dan tampil di EPA. Tapi yang saya sampaikan sejak awal, intensitas pertandingan dan tekanan di level internasional pasti berbeda,” jelasnya.

“Di sinilah pemain harus belajar, bagaimana keluar dari tekanan lawan. Itu yang menjadi evaluasi kami, dan harapannya pemain bisa banyak belajar dari pertandingan ini,” tambah Nova.

Untuk memaksimalkan proses penilaian, Nova memastikan seluruh pemain yang dipanggil akan mendapat kesempatan bermain.

Sebanyak 28 pemain masuk dalam skuad uji coba, termasuk pada laga kedua melawan China U-17 yang digelar Rabu (11/2/2026) pukul 18.30 WIB di Indomilk Arena.

“Saya berpikir kami akan mencoba semua pemain yang ada. Harapannya, kami bisa melakukan penilaian secara menyeluruh,” pungkasnya.

Load More