- Komentar Gary Neville tentang sisa waktu 15 detik saat Liverpool vs Man City memicu tuduhan pengaturan skor.
- Laga sengit di Anfield itu berakhir 2-1 untuk Man City setelah penalti Haaland dan kartu merah Szoboszlai.
- Klarifikasi menyebutkan penyiar dapat mendengar komunikasi VAR dan wasit, meluruskan kecurigaan suporter Arsenal.
Suara.com - Komentar mantan bek Manchester United, Gary Neville saat jadi pundit di pertandingan Premier League Liverpool vs Manchester City memicu kehebohan di media sosial.
Sejumlah fans Arsenal bahkan melontarkan tuduhan bahwa perburuan gelar Premier League telah 'diatur', meski klaim tersebut langsung dibantah banyak pihak.
Pertandingan yang berlangsung sengit di Anfield itu berakhir dengan kemenangan Manchester City 2-1, setelah Erling Haaland mencetak gol penalti di masa tambahan waktu.
Situasi semakin panas ketika gelandang Liverpool, Dominik Szoboszlai, diganjar kartu merah pada menit ke-113.
Setelah kartu merah tersebut, sempat muncul kebingungan mengenai sisa waktu pertandingan akibat banyaknya jeda. Neville kemudian mengatakan di siaran langsung bahwa hanya tersisa 15 detik laga.
“Ngomong-ngomong, ada 15 detik tersisa dalam pertandingan ini, itu yang baru saja kami dengar,” ujar Neville dilansir dari Dailymail.
“Itu bukan diberitahukan kepada kami, tapi kami tidak sengaja mendengar. Dia tidak berbicara kepada kami.” lanjutnya.
Pernyataan yang tampak sepele itu justru memicu kecurigaan sebagian suporter.
Di platform X, beberapa fans Arsenal mempertanyakan bagaimana Neville bisa mengetahui informasi tersebut. Salah satu pengguna bahkan menyebutnya sebagai “bukti kuat” bahwa kompetisi telah dimanipulasi.
Baca Juga: Bruno Fernandes Puji Habis Michael Carrick: DNA Juara Jadi Pembeda di Man United
“Apa yang sudah diatur ini? Akui saja dia ada di dalam sistem,” tulis seorang penggemar.
Tuduhan tersebut segera memancing perdebatan luas di dunia maya, terutama karena Arsenal sedang bersaing ketat dalam perebutan gelar liga dengan Manchester City.
Namun, banyak pengguna lain dengan cepat meluruskan kesalahpahaman itu. Mereka menjelaskan bahwa sejak 2024, tim penyiar memang memiliki akses untuk mendengarkan komunikasi antara VAR dan wasit.
“Komentator bisa mendengar percakapan VAR dengan wasit. Itu sudah jadi pengetahuan umum,” tulis salah satu pengguna.
Seorang penyiar bernama Rex Kirby, yang mengaku bekerja pada pertandingan tersebut, juga memberikan klarifikasi.
“Saya mendengar VAR secara langsung. Penyiar memang bisa mendengarnya, bahkan saya berharap fans juga bisa,” katanya.
Kontributor: M.Faqih
Berita Terkait
-
Bruno Fernandes Puji Habis Michael Carrick: DNA Juara Jadi Pembeda di Man United
-
Psywar Guardiola ke Arsenal: Jadwal Neraka dan Cedera Bisa Bikin The Gunners Tergelincir
-
Timnas Futsal Indonesia Mendunia, Disamakan dengan Arsenal usai Jadi Runner-up Piala Asia
-
Manchester City Hantam Liverpool di Anfield, Bernardo Silva Kirim Sinyal Bahaya ke Arsenal
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar
-
3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan
-
Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal
-
Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan
-
Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee
-
KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui
-
BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo
-
Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan
-
Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya
-
PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan