- Joan Laporta mengundurkan diri sebagai presiden Barcelona sesuai statutoria untuk memenuhi syarat pencalonan kembali.
- Pengunduran diri ini diformalkan dalam rapat Dewan Direksi pada hari Senin, bersamaan pengumuman pemilihan.
- Rafael Yuste akan memimpin operasional klub sementara Laporta fokus pada proses pemilihan tanggal 15 Maret.
Suara.com - Joan Laporta resmi memutuskan untuk mengundurkan diri dari jabatannya sebagai presiden Barcelona, tindakan ini merupakan bagian dari prosedur menjelang pemilihan presiden klub.
Keputusan ini diambil sesuai dengan ketentuan statutoria agar dirinya dapat kembali mencalonkan diri dalam pemilu mendatang.
Barcelona melalui pernyataan resmi mengonfirmasi bahwa sebagian jajaran direksi turut mengundurkan diri untuk mengikuti proses pemilihan ulang.
“Sesuai dengan Pasal 42.f Statuta FC Barcelona, presiden Joan Laporta telah mengundurkan diri agar memenuhi syarat untuk mencalonkan diri dalam pemilihan Dewan Direksi yang akan digelar pada 15 Maret. Pengunduran diri ini diformalkan dalam rapat rutin Dewan Direksi yang berlangsung pada Senin ini, sekaligus dengan diterbitkannya pengumuman resmi pemilihan,” demikian bunyi pernyataan klub melansir ANTARA, Senin (9/2/2026).
Laporta secara resmi akan melepas jabatannya pada Senin, 9 Februari (waktu setempat) yang bertepatan dengan hari dimulainya proses pemilihan.
Langkah tersebut memungkinkan dirinya untuk maju dalam pemungutan suara yang dijadwalkan berlangsung pada 15 Maret 2026.
Laporta bersama sejumlah direktur akan menepi sementara dari aktivitas manajerial untuk fokus pada kampanye pemilihan kembali.
Sementara itu, operasional klub akan tetap berjalan di bawah kepemimpinan kelompok direksi lain yang dipimpin oleh wakil presiden, Rafael Yuste.
Laporta juga menegaskan dirinya merasa optimistis, penuh energi, dan berharap seluruh proses pemilihan dapat berlangsung secara transparan serta menjadi contoh yang baik bagi klub.
Baca Juga: Hansi Flick: Barcelona Baru Tampil Baik pada Babak Kedua Kontra Mallorca
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Yuto Nagatomo Ukir Sejarah di Piala Dunia 2026, Jadi Pemain Asia Pertama Tampil di 5 Edisi
-
Jerman Tumbang dari Ekuador di Piala Dunia 2026, Julian Nagelsmann Murka Soroti Disiplin Pemain
-
Jepang Ukir Rekor Spesial di Piala Dunia 2026 Usai Lolos ke Babak 32 Besar
-
Klasemen Akhir Grup E Piala Dunia 2026: Jerman Juara Grup, Pantai Gading Cetak Sejarah
-
Lolos 32 Besar Piala Dunia 2026, Jepang Hadapi Brasil, Belanda Tantang Maroko
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026