-
Pelaku pelempar flare ke Emil Audero resmi dihukum tahanan rumah oleh hakim Milan.
-
Inter Milan terkena denda 850 juta rupiah serta ancaman sanksi pengurangan poin liga.
-
Remaja pelaku penyerangan telah meminta maaf kepada Emil Audero dan kedua klub bola.
Potensi pengulangan tindakan serupa menjadi alasan utama jaksa menuntut isolasi mandiri di kediaman pelaku.
Pihak pengadilan menganggap pelaku gagal meredam dorongan impulsif saat atmosfer pertandingan sedang memanas di lapangan.
"Selain itu, ia dianggap tidak mampu mengendalikan impulsnya sehingga berpotensi mengulangi perbuatan serupa," tulis dokumen resmi tersebut.
Menanggapi tuduhan tersebut remaja itu tidak menampik keterlibatannya dalam aksi pelemparan kembang api tersebut.
Dalam sesi interogasi ia mengaku sangat terpukul dan menyesal telah merugikan banyak pihak secara luas.
Permintaan maaf secara terbuka telah disampaikan kepada Emil Audero yang menjadi korban langsung aksi tersebut.
Ia juga menyatakan permohonan maaf kepada manajemen Inter Milan serta kubu tuan rumah Cremonese.
"Dalam pemeriksaan, remaja tersebut mengaku menyesali tindakannya," ungkap sumber dari otoritas penegak hukum Italia.
"Ia bahkan menyampaikan permintaan maaf langsung kepada Emil Audero, kedua klub, serta para suporter," tambahnya lagi.
Baca Juga: Cetak Dua Gol, Donyell Malen Pahlawan Kemenangan AS Roma atas Cagliari
Kini berkas perkara hukum tersebut sedang diproses untuk segera dilimpahkan ke pihak Kejaksaan Cremona.
Namun konsekuensi dari peristiwa memalukan ini tidak hanya ditanggung oleh pelaku secara personal saja.
Klub Inter Milan sebagai pihak terkait turut terseret ke dalam pusaran sanksi disiplin federasi.
Otoritas Liga Italia menjatuhkan denda finansial yang cukup fantastis akibat kegagalan mengontrol basis pendukungnya.
"Tak hanya pelaku yang menerima konsekuensi, Inter Milan juga dijatuhi denda sebesar 50 ribu euro (sekitar Rp850 juta)," tulis laporan itu.
Nilai tersebut dianggap sebanding dengan risiko keamanan yang ditimbulkan selama jalannya pertandingan resmi itu.
Tidak berhenti pada denda uang pihak berwenang juga memberikan peringatan terakhir bagi kubu Nerazzurri.
"Otoritas olahraga Italia juga memberikan peringatan keras," tegas pengumuman dari badan disiplin liga setempat.
Keamanan di stadion akan menjadi sorotan utama dalam sisa musim kompetisi tahun 2026 ini.
Jika gangguan serupa terjadi lagi maka hukuman yang jauh lebih menyakitkan sudah dipersiapkan otoritas.
"Jika insiden serupa kembali terjadi, sanksi yang lebih berat siap menanti, mulai dari penutupan stadion hingga pengurangan poin di klasemen," bunyi pernyataan itu.
Langkah pencegahan ini diharapkan mampu memberikan efek jera bagi seluruh oknum suporter di Italia.
"Dengan pertimbangan itu, permintaan jaksa untuk menempatkan pelaku dalam tahanan rumah pun dikabulkan," jelas dokumen penyidikan.
Keputusan ini menjadi pengingat bahwa tindakan anarkis di tribun akan berujung pada jeruji besi.
Sepak bola Italia berupaya keras membersihkan citranya dari aksi kekerasan yang melukai integritas olahraga.
Kini publik menunggu proses persidangan lanjutan yang akan digelar oleh Kejaksaan Cremona mendatang.
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Jargas Digenjot Demi Ketahanan Energi, Antara Manfaat Belum Merata dan Kesiapan yang jadi Tantangan
-
TVS Indonesia Edukasi Keselamatan Jalan Raya dengan Bagikan Ratusan Helm Anak
-
Siap-Siap War! The Script Bakal Konser di Indonesia Arena GBK Tahun 2027, Tiket Mulai Rp650 Ribuan
-
6 Cara Melakukan Teknik Slugging dengan Moisturizer, Ini Tips dan Manfaatnya
-
Saatnya Wujudkan Rumah dan Mobil Impian lewat BRI Consumer Expo 2026 Goes to Summarecon Bogor
-
Puan Buka Masa Sidang DPR 2026-2027, 463 Anggota Hadir dan Kuorum Terpenuhi
-
CEK FAKTA: Menguji Klaim Prabowo Soal MBG, Stunting 25 Persen dan Realita di Papua
-
Tangisan Balita Mengungkap Kematian Tragis Seorang Ayah di Jati Agung
-
Keren! Warga Nguter Sukoharjo Buat Replika Menara Eiffel Setinggi 23 Meter dari Ratusan Bambu
-
Prabowo Sebut Ojol Kini Dapat 92 Persen dari Jerih Payah Mereka