Bola / Bola Indonesia
Selasa, 10 Februari 2026 | 16:59 WIB
Gelandang Persija Jakarta, Ryo Matsumura melakukan selebrasi usai mencetak gol kedua timnya dalam laga pekan ke-18 BRI Liga 1 2023-2024 kontra PSM Makassar di Stadion Gelora B. J. Habibie, Pare Pare, Makassar, Jumat (3/11/2023). [Dok. Persija]
Baca 10 detik
  • Ryo Matsumura resmi pindah ke Bhayangkara FC dengan status pinjaman dari Persija Jakarta.

  • Sang pemain sempat mengalami cedera parah dan sanksi Komdis PSSI sebelum akhirnya dipinjamkan.

  • Ryo mengungkap perjuangan menghadapi krisis gaji di Persija melalui surat perpisahan emosionalnya.

Suara.com - Keputusan Persija Jakarta meminjamkan Ryo Matsumura ke Bhayangkara FC pada bursa transfer paruh musim Super League 2025/2026 menuai perdebatan di kalangan suporter. Ini karena sosok asal Jepang itu menjadi pemain berpengaruh di beberapa musim terakhir Macan Kemayoran.

Ryo bukan sekadar pemain asing biasa. Dalam dua musim terakhir, gelandang asal Jepang itu menjadi salah satu figur paling penting di lini permainan Persija, khususnya pada BRI Liga 1 2024/2025.

Saat performa tim naik turun, Ryo kerap menjadi tumpuan, bahkan kerap disebut sebagai pemain yang 'menggendong' Persija.

Namun, nasib berubah drastis pada musim ini. Cedera hamstring parah memaksa Ryo naik meja operasi pada 4 Agustus 2025.

Dampaknya, ia baru mencatatkan penampilan perdana di pekan ke-15 pada 22 Desember 2025, saat Persija kalah 0-1 dari Semen Padang. Itupun hanya beberapa menit di masa injury time.

Kesialan Ryo belum berhenti. Seusai pertandingan tersebut, ia dijatuhi sanksi larangan bermain empat laga oleh Komite Disiplin (Komdis) PSSI akibat dinilai melakukan tindakan tidak sportif dengan mengucapkan kata-kata tidak pantas kepada perangkat pertandingan.

Di tengah situasi itu, Persija juga dihadapkan pada kebijakan baru terkait kuota pemain asing.

Dengan total 11 slot yang tersedia, klub mendatangkan sejumlah pemain Brasil bertipikal menyerang. Persaingan semakin ketat, dan Ryo pun tersisih.

Pada Selasa (10/2/2026), Ryo akhirnya menuliskan surat perpisahan emosional melalui akun Instagram pribadinya, @ryomatsumura.official, yang ditujukan kepada Persija dan The Jakmania.

Baca Juga: Panas di Akhir Laga Persija vs Arema, Marcos Santos: Mauricio Souza Emosi

"Untuk Persija dan Jakmania yang saya cintai. Pertama-tama, saya ingin mengucapkan terima kasih yang tulus karena telah mengizinkan saya menjadi bagian dari Persija selama hampir tiga tahun sebagai pemain Jepang pertama dalam sejarah klub besar ini. Terima kasih yang sebesar-besarnya dari lubuk hati saya yang paling dalam," ujar Ryo.

Dalam surat tersebut, Ryo juga membuka cerita tentang masa-masa sulit yang dilalui Persija, khususnya terkait persoalan finansial yang sempat menghantui klub.

"Hingga musim lalu, tim harus berjuang melalui masa yang sangat sulit akibat permasalahan finansial. Ada masa ketika gaji tidak dibayarkan selama berbulan-bulan sejak awal musim, dan kami bahkan harus menjalani pertandingan tanpa penonton dengan stadion tertutup," jelasnya.

Meski berada dalam kondisi yang tidak ideal, Ryo menegaskan dirinya tetap berusaha memberikan kontribusi terbaik selama berseragam Persija. Selama dua setengah musim, ia mencatatkan 72 penampilan dengan koleksi 17 gol, 18 assist, dan tujuh kartu kuning.

"Meski menghadapi semua itu, saya tetap bisa terus memberikan yang terbaik dan berkontribusi bagi tim, dan hal tersebut sepenuhnya karena kalian, para pendukung," kata Ryo.

Ia juga mengenang salah satu momen paling emosional sepanjang kariernya bersama Persija.

Load More