-
Ryo Matsumura resmi pindah ke Bhayangkara FC dengan status pinjaman dari Persija Jakarta.
-
Sang pemain sempat mengalami cedera parah dan sanksi Komdis PSSI sebelum akhirnya dipinjamkan.
-
Ryo mengungkap perjuangan menghadapi krisis gaji di Persija melalui surat perpisahan emosionalnya.
Suara.com - Keputusan Persija Jakarta meminjamkan Ryo Matsumura ke Bhayangkara FC pada bursa transfer paruh musim Super League 2025/2026 menuai perdebatan di kalangan suporter. Ini karena sosok asal Jepang itu menjadi pemain berpengaruh di beberapa musim terakhir Macan Kemayoran.
Ryo bukan sekadar pemain asing biasa. Dalam dua musim terakhir, gelandang asal Jepang itu menjadi salah satu figur paling penting di lini permainan Persija, khususnya pada BRI Liga 1 2024/2025.
Saat performa tim naik turun, Ryo kerap menjadi tumpuan, bahkan kerap disebut sebagai pemain yang 'menggendong' Persija.
Namun, nasib berubah drastis pada musim ini. Cedera hamstring parah memaksa Ryo naik meja operasi pada 4 Agustus 2025.
Dampaknya, ia baru mencatatkan penampilan perdana di pekan ke-15 pada 22 Desember 2025, saat Persija kalah 0-1 dari Semen Padang. Itupun hanya beberapa menit di masa injury time.
Kesialan Ryo belum berhenti. Seusai pertandingan tersebut, ia dijatuhi sanksi larangan bermain empat laga oleh Komite Disiplin (Komdis) PSSI akibat dinilai melakukan tindakan tidak sportif dengan mengucapkan kata-kata tidak pantas kepada perangkat pertandingan.
Di tengah situasi itu, Persija juga dihadapkan pada kebijakan baru terkait kuota pemain asing.
Dengan total 11 slot yang tersedia, klub mendatangkan sejumlah pemain Brasil bertipikal menyerang. Persaingan semakin ketat, dan Ryo pun tersisih.
Pada Selasa (10/2/2026), Ryo akhirnya menuliskan surat perpisahan emosional melalui akun Instagram pribadinya, @ryomatsumura.official, yang ditujukan kepada Persija dan The Jakmania.
Baca Juga: Panas di Akhir Laga Persija vs Arema, Marcos Santos: Mauricio Souza Emosi
"Untuk Persija dan Jakmania yang saya cintai. Pertama-tama, saya ingin mengucapkan terima kasih yang tulus karena telah mengizinkan saya menjadi bagian dari Persija selama hampir tiga tahun sebagai pemain Jepang pertama dalam sejarah klub besar ini. Terima kasih yang sebesar-besarnya dari lubuk hati saya yang paling dalam," ujar Ryo.
Dalam surat tersebut, Ryo juga membuka cerita tentang masa-masa sulit yang dilalui Persija, khususnya terkait persoalan finansial yang sempat menghantui klub.
"Hingga musim lalu, tim harus berjuang melalui masa yang sangat sulit akibat permasalahan finansial. Ada masa ketika gaji tidak dibayarkan selama berbulan-bulan sejak awal musim, dan kami bahkan harus menjalani pertandingan tanpa penonton dengan stadion tertutup," jelasnya.
Meski berada dalam kondisi yang tidak ideal, Ryo menegaskan dirinya tetap berusaha memberikan kontribusi terbaik selama berseragam Persija. Selama dua setengah musim, ia mencatatkan 72 penampilan dengan koleksi 17 gol, 18 assist, dan tujuh kartu kuning.
"Meski menghadapi semua itu, saya tetap bisa terus memberikan yang terbaik dan berkontribusi bagi tim, dan hal tersebut sepenuhnya karena kalian, para pendukung," kata Ryo.
Ia juga mengenang salah satu momen paling emosional sepanjang kariernya bersama Persija.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
- BPJS PBI Tiba-Tiba Nonaktif di 2026? Cek Cara Memperbarui Data Desil DTSEN untuk Reaktivasi
Pilihan
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
Terkini
-
Sayang PSSI Sementara Stop Naturalisasi, Padahal Bek PSV Ini Bisa Bela Timnas Indonesia
-
5 Fakta Tim The Sugar Boyz Lawan Pertama Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Nasib Orang Dzalim ke Emil Audero Sungguh Tragis
-
Badai Cedera Hantui Debut John Herdman di FIFA Series 2026
-
Mengupas St Kitts and Nevis, Lawan Perdana Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Alasan PSSI, Naturalisasi Mustahil Dilakukan Jelang FIFA Series 2026 Maret Mendatang
-
FIFA Series 2026: Timnas Indonesia Tanpa Diperkuat Pemain Naturalisasi Baru
-
Di Tengah Penangguhan Sanksi FIFA, Klub Malaysia Datangkan Pemain Naturalisasi Harimau Malaya
-
Kiper Futsal Azfar Burhan Kecelakaan Motor karena Buru-buru Kejar Bus Kembali ke Malang
-
Mikel Arteta Puji Setinggi Langit Pep Guardiola, Pengakuan Tulus atau Psywar?