-
Sepuluh pemain diaspora resmi berkarir di Super League setelah jendela transfer musim ini ditutup.
-
Persija Jakarta menjadi klub paling banyak menampung pemain keturunan dengan total empat penggawa.
-
Persib Bandung memperkuat skuad dengan pemain diaspora demi bersaing di Liga Champions Asia Two.
Suara.com - Kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia kini kedatangan gelombang besar pemain keturunan Indonesia yang baru saja bergabung.
Fenomena ini terlihat jelas setelah bursa transfer Super League musim 2025/2026 resmi dinyatakan berakhir baru-baru ini.
Tercatat sebanyak sepuluh penggawa diaspora kini telah memulai petualangan baru mereka di kancah domestik tanah air.
Seluruh pemain tersebut merupakan sosok yang telah mengantongi status Warga Negara Indonesia lewat jalur naturalisasi resmi.
Langkah ini diambil PSSI guna memperkuat komposisi tim nasional sekaligus menaikkan standar kualitas liga lokal.
Pada periode pembukaan musim, terdapat lima nama besar yang lebih dahulu memutuskan untuk pulang ke Indonesia.
Daftar tersebut mencakup pemain bertahan Jordi Amat hingga penyerang muda berbakat seperti Rafael Struick dan Jens Raven.
Selain itu, gelandang kreatif Thom Haye dan Eliano Reijnders juga telah resmi mencatatkan penampilan mereka di lapangan.
Kehadiran lima pilar awal ini langsung memberikan dampak instan terhadap pola permainan tim yang mereka bela.
Baca Juga: Eksodus Pemain Keturunan ke BRI Super League, Kerja John Herdman Bakal Lebih Mudah
Kualitas teknis yang mereka bawa dari luar negeri terbukti mampu menyuntikkan energi positif bagi tim.
Memasuki periode transfer paruh musim, gairah pasar pemain semakin memanas dengan hadirnya lima sosok tambahan.
Nama-nama seperti Mauro Zijlstra, Ivar Jenner, serta Dion Markx kini resmi terdaftar sebagai kontestan di liga Indonesia.
Tak ketinggalan, bek sayap Shayne Pattynama dan penjaga gawang Cyrus Margono juga ikut meramaikan persaingan ketat tersebut.
Persija Jakarta muncul sebagai klub yang paling dominan dengan mengamankan tanda tangan tiga pemain baru sekaligus.
Langkah strategis ini membuat klub berjuluk Macan Kemayoran tersebut kini memiliki empat pemain keturunan di skuad.
Berita Terkait
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
Pilihan
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
Terkini
-
Prancis vs Brasil: Panggung Pembuktian Kylian Mbappe Sebelum Piala Dunia 2026
-
Bukan Sekadar Menang, Ini Janji John Herdman untuk Gaya Main Timnas Indonesia
-
Misi Terselubung Elkan Baggott Bersama Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Takut Pemainnya Cari Suaka Politik, Negara Ini 7 Tahun Tak Main hingga Tak Masuk Ranking FIFA
-
Dean James Diterpa Masalah, Bek Timnas Indonesia Rp170 M Dapat Tawaran Wow dari Klub Belanda
-
Dirtek FC Emmen: Skandal Dean James Bisa Hancurkan Karier Tim Geypens
-
Penampakan Rumput Stadion GBK Jelang Timnas Indonesia vs St Kitts and Nevis, Kok Bisa Kaya Gitu?
-
John Herdman Boyong Eks Persija ke Timnas Indonesia! Siapa Dia?
-
Eks Persija Ini Rindu Jakarta, Kini Datang Punya Misi Permalukan Timnas Indonesia
-
Timnas Indonesia Butuh Dukungan Total Hadapi Saint Kitts and Nevis