-
Arema FC berhasil mengalahkan Persija Jakarta dengan skor meyakinkan di Stadion GBK.
-
Marcos Santos mengkritik sikap Mauricio Souza yang dianggap kurang rendah hati saat kalah.
-
Intervensi VAR membatalkan gol Gustavo Almeida yang menjadi titik balik kekalahan Persija Jakarta.
Suara.com - Laga klasik Persija Jakarta kontra Arema FC pada pekan ke-20 Super League 2025/2026 tak hanya menyuguhkan persaingan sengit di lapangan, namun juga menyisakan ketegangan selepas pertandingan.
Pelatih Arema FC, Marcos Santos, angkat bicara mengenai ringkasan yang terjadi di penghujung laga, sekaligus menyampaikan versinya yang berbeda dengan pernyataan pelatih Persija, Mauricio Souza.
Pertandingan yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Minggu (8/2/2026), memang berlangsung dalam atmosfer panas sejak menit awal.
Kontak fisik, adu argumen antarpemain, hingga ketegangan tinggi mewarnai duel dua tim rival tersebut.
Situasi memuncak setelah laga usai. Sejumlah pemain, ofisial, hingga staf pelatih dari kedua kubu terlibat pertemuan kecil di area pinggir lapangan.
Mauricio Souza dan Marcos Santos bahkan terlihat adu mulut sebelum akhirnya masuk ke lorong menuju ruang ganti.
Marcos Santos menilai kejadian tersebut bukan persoalan besar.
Ia menegaskan tidak ada masalah pribadi sebelumnya dengan Mauricio Souza. Menurutnya, emosi pelatih Persija dipicu oleh hasil pertandingan yang berakhir mengecewakan bagi tim tuan rumah.
"Tidak, saya rasa Mauricio sedang emosi. Saya rasa dia sedikit kurang rendah hati dalam kekalahan itu karena dia tidak perlu menekan pemain kami yang berada di bangku cadangan, kan?" katanya kepada awak media.
Baca Juga: Mauricio Souza Pasrah Persija Semakin Ditinggal Persib Bandung
"Saya rasa dia sedikit kurang rendah hati dalam menerima kekalahan. Sesuatu yang, saat di Malang ketika kami kalah, saya menyapanya dan menyampaikan rasa hormat sepanjang waktu," tambahnya.
Kekalahan tersebut memang terasa menyakitkan bagi Persija Jakarta. Macan Kemayoran sejatinya tampil kompetitif dan tidak kalah dominan dari Singo Edan sepanjang pertandingan.
Persija bahkan sempat membuat publik SUGBK membongkar setelah Gustavo Almeida mencetak gol pada menit ke-77. Penyerang andalan Persija itu memanfaatkan bola rebound hasil tepisan kurang sempurna Adi Satryo saat menghalau tembakan Maxwell Souxa.
Namun, gol tersebut dianulir setelah wasit Thoriq Alkatiri melakukan pengamatan melalui Video Assistant Referee (VAR).
Maxwell Souxa dinyatakan berada dalam posisi offside sebelum melepaskan tembakan, sehingga gol Gustavo tidak disetujui.
Keputusan tersebut menjadi titik balik pertandingan. Arema FC tampil efektif dan mampu mencetak dua gol dalam waktu singkat ketika laga memasuki delapan menit terakhir waktu normal.
Berita Terkait
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
Pilihan
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
Terkini
-
Eks Persija Ini Rindu Jakarta, Kini Datang Punya Misi Permalukan Timnas Indonesia
-
Timnas Indonesia Butuh Dukungan Total Hadapi Saint Kitts and Nevis
-
Heran Kritik Netizen, Bojan Hodak: Beckham Putra Layak di Timnas Indonesia!
-
Bukan Cuma Soal Postur, Ini 2 Alasan John Herdman Panggil Elkan Baggott ke Timnas Indonesia
-
Tidak Ciut Tekanan Suporter, Pelatih Saint Kitts and Nevis Singgung Balik Timnas Indonesia
-
3 Bintang Saint Kitts and Nevis yang Patut Diwaspadai Timnas Indonesia, Ada Pemain Liverpool
-
Jaga Asa Promosi, Kendal Tornado FC Tekad Ulangi Memori Manis Lawan PSS Sleman
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
John Herdman Ungkap Jasa Patrick Kluivert untuk Timnas Indonesia, Memangnya Ada?
-
Elkan Baggott Nilai Timnas Indonesia Era John Herdman Lebih Solid, Sindir Shin Tae-yong?