-
Como melaju ke semifinal Coppa Italia setelah mengalahkan Napoli lewat adu penalti 7-6.
-
Pertandingan berakhir imbang 1-1 melalui gol Martin Baturina dan balasan dari Antonio Vergara.
-
Como dijadwalkan akan bertarung melawan Inter Milan pada babak semifinal dalam dua leg.
Hanya butuh satu menit setelah babak kedua dimulai bagi tuan rumah untuk mencetak gol penyeimbang.
Umpan matang yang dikirimkan oleh Rasmus Hojlund berhasil dimanfaatkan dengan sempurna oleh rekan setimnya di depan.
Kedudukan yang kembali imbang membuat pertandingan berjalan semakin terbuka dengan aksi saling serang antar lini.
Hingga peluit panjang dibunyikan setelah 90 menit laga berjalan, tidak ada lagi gol tambahan yang tercipta.
Kedua pelatih mencoba melakukan rotasi pemain guna menyegarkan stamina tim di tengah jadwal yang padat.
Penyelesaian akhir yang kurang maksimal dari kedua belah pihak memaksa laga berlanjut ke babak adu penalti.
Ketenangan mental menjadi faktor pembeda utama dalam sesi penentuan yang sangat emosional bagi para suporter.
Penonton di stadion tampak tegang melihat satu per satu pemain melangkah menuju titik putih penalti.
Dalam drama adu penalti tersebut, Como berhasil menunjukkan mentalitas juara dengan meraih kemenangan tipis.
Baca Juga: Cristian Chivu Tegaskan Inter Bisa Lebih Kuat Tanpa Belanja Pemain, Akademi Jadi Kunci
Skor akhir 7-6 menjadi bukti betapa sengitnya persaingan memperebutkan satu tiket berharga ke babak empat besar.
Kegagalan dua eksekutor penalti dari kubu Napoli menjadi penyebab utama tersingkirnya sang raksasa Serie A.
Keberhasilan ini disambut dengan perayaan luar biasa oleh seluruh pemain dan staf pelatih dari tim Como.
Kemenangan ini secara otomatis membawa Como melangkah lebih jauh dalam kompetisi bergengsi sepak bola Italia.
Ujian berikutnya sudah menanti di depan mata dengan lawan yang memiliki reputasi tidak kalah mentereng.
Pertemuan melawan Inter Milan diprediksi akan menjadi salah satu laga paling dinantikan oleh para pecinta bola.
Format dua leg akan memberikan kesempatan bagi Como untuk menunjukkan konsistensi permainan mereka di level tertinggi.
Dengan jadwal yang sudah ditetapkan, manajemen klub kini fokus pada pemulihan fisik para pemain inti mereka.
Dukungan suporter diharapkan akan terus mengalir demi mewujudkan mimpi mengangkat trofi juara di akhir musim.
Setiap detail taktik akan dipersiapkan dengan sangat matang oleh tim pelatih untuk meredam kekuatan Inter Milan.
Langkah Como musim ini membuktikan bahwa semangat juang tinggi bisa meruntuhkan dominasi klub-klub besar papan atas.
Kejutan demi kejutan diharapkan akan terus berlanjut dalam perjalanan bersejarah mereka di kancah domestik Italia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
Terkini
-
Isu Diaspora dan Loyalitas Warnai Duel Maroko vs Belanda di 32 Besar Piala Dunia 2026
-
Ancelotti Waspadai Kejutan Jepang, Anggap 32 Besar Piala Dunia 2026 Bak Final
-
Portugal Dituding Sengaja Hindari Kemenangan demi Jalur Mudah di Piala Dunia 2026
-
Tak Gentar dengan Lionel Messi, Cape Verde Siap Buktikan Bisa Permalukan Argentina
-
Persija Selangkah Lagi Dapatkan Gelandang Timnas Bosnia, Nilai Transfer Tembus Rp5,1 Miliar
-
Ogah Pandang Remeh, Cape Verde Bikin Pelatih Timnas Argentina Waspada Tingkat Tinggi
-
4 Fakta Menarik Jelang Jerman vs Paraguay, La Albirroja Ambisi Hapus Kutukan Buruk Tiap Lawan Eropa
-
Timnas Brasil Mengabaikan Psywar Jepang, Tak Takut Striker Muda Samurai Biru
-
Timnas Inggris Dihantam Kritik Jelang Hadapi Kongo, Para Pemain Dianggap Arogan
-
Hajime Moriyasu Siapkan Algojo Penalti Jepang Jelang Laga Hidup Mati Kontra Brasil