- Como mengamankan semifinal Coppa Italia setelah menyingkirkan Napoli melalui adu penalti 7-6.
- Pertandingan perempat final ini berlangsung di Stadion Diego Armando Maradona pada Selasa (10/2/2026).
- Skor imbang 1-1 tercatat di waktu normal, gol Como dicetak Baturina dan Napoli dibalas Vergara.
Suara.com - Como, klub yang dimiliki oleh Michael Bambang Hartono dan Robert Budi Hartono, memastikan satu tempat di babak semifinal Piala Italia setelah menyingkirkan Napoli pada fase perempat final lewat drama adu tendangan penalti.
Duel yang berlangsung di Stadion Diego Armando Maradona, Naples, Selasa (10/2/2026) waktu setempat, harus ditentukan dari titik putih usai kedua tim bermain imbang selama waktu normal.
Dalam laga tersebut, Napoli dan Como sama-sama mencetak satu gol sehingga skor 1-1 bertahan hingga 90 menit. Pertandingan pun berlanjut ke adu penalti, di mana Como keluar sebagai pemenang dengan skor 7-6, sesuai catatan resmi Coppa Italia.
Como sempat membuka keunggulan lebih dahulu melalui eksekusi penalti Martin Baturina. Namun, Napoli mampu merespons dan menyamakan kedudukan lewat gol Antonio Vergara.
Berkat hasil ini, Como dijadwalkan menghadapi Inter Milan pada babak semifinal Coppa Italia yang akan digelar dalam format dua leg. Pertandingan tersebut direncanakan berlangsung pada 3–5 Maret dan 21–23 April mendatang.
Pada jalannya pertandingan, Napoli sebenarnya lebih dulu mengancam gawang lawan lewat tembakan voli Stanislav Lobotka, tetapi peluang tersebut masih mampu digagalkan kiper Como, Jean Butez.
Como kemudian memberikan tekanan balik melalui percobaan Alex Valle, namun upayanya masih dapat diamankan barisan pertahanan Napoli.
Keunggulan Como akhirnya tercipta pada menit ke-39 setelah Martin Baturina sukses menjalankan tugas sebagai algojo penalti dan membawa tim tamu unggul 1-0 hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Napoli langsung merespons. Umpan dari Rasmus Hojlund berhasil dimanfaatkan Antonio Vergara untuk menyamakan kedudukan pada menit ke-46.
Baca Juga: Napoli Diterpa Kondisi Absurd, Antonio Conte Marah Besar
Setelah gol tersebut, kedua tim silih berganti melancarkan serangan dan menciptakan sejumlah peluang. Namun, hingga waktu normal berakhir, tidak ada tambahan gol yang tercipta sehingga laga harus ditentukan lewat adu penalti.
Dalam babak penentuan tersebut, Como tampil lebih tenang. Dua penendang Napoli gagal menuntaskan tugasnya, sementara Como sukses mencetak tujuh gol dari titik penalti dan memastikan kemenangan 7-6 sekaligus tiket ke semifinal.
(Antara)
Berita Terkait
-
Napoli Diterpa Kondisi Absurd, Antonio Conte Marah Besar
-
Atalanta Hancurkan Juventus 3-0, Gianluca Scamacca Jadi Mimpi Buruk Si Nyonya Tua di Bergamo
-
Dari Como ke Garuda Asia: Rekam Jejak Kurniawan Dwi Yulianto, Pelatih Baru Timnas Indonesia U-17
-
Bos Napoli Tanggapi Rumor Raheem Sterling, Lama Tak Main tapi Gaji Minta Tinggi
-
Liam Rosenior Bongkar Jurus Chelsea Benamkan Napoli di Stadion Diego Maradona
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
Terkini
-
Harry Kane Balas Dendam di Piala Dunia 2026, Kenang Gagal Penalti di Al Bayt
-
Sonny Stevens Beri Sinyal Ingin Pensiun Bersama Dewa United
-
Deltras FC Kembali Kantongi Lisensi AFC, 3 Musim Beruntun Penuhi Standar Profesional
-
Persik Kediri vs Persija: Marcos Reina Siap Beri Kado Kemenangan untuk Persikmania
-
Nyali Besar Timnas Yordania Tantang Argentina: Lionel Messi Bukanlah Sosok Menakutkan
-
Kejar Tayang Final Liga Champions, Jurrien Timber Jadi Harapan Arteta Atasi Krisis Bek
-
Bikin Heboh! Eks Kiper Timnas Belanda Beri Kode Pensiun di Indonesia, Apa Alasannya?
-
Jelang Dua Laga Penentuan, Ini Cara Marc Klok Bakar Semangat Pemain Persib Bandung
-
Klarifikasi Resmi Timnas Irak Terkait Isu Visa Amerika Serikat untuk Piala Dunia 2026
-
Profil Cha Bum-kun: Legenda Korea Selatan yang Buka Jalan Pemain Asia ke Eropa