- Como 1907 berhasil menyingkirkan Napoli pada perempat final Coppa Italia melalui adu penalti.
- Direktur klub memuji Cesc Fabregas sebagai pelatih yang bahkan lebih hebat dari statusnya sebagai pemain.
- Manajemen Como berencana menawarkan kontrak baru dengan gaji signifikan untuk mempertahankan Fabregas.
Suara.com - Cesc Fabregas sukses membawa Como 1907 singkirkan Napoli di ajang Coppa Italia.
Napoli kalah oleh Como 1907 lewat drama adu penalti di perempat final. Bermain di Stadion Diego Armando Maradona, Selasa (10/2/2026) waktu setempat, Partenopei ditahan imbang 1-1 di waktu normal.
Usai pertandingan direktur klub, Carlalberto Ludi, menyebut Fabregas bukan hanya mantan pemain kelas dunia, tetapi kini berkembang menjadi pelatih yang bahkan lebih hebat.
Menurut Ludi, Como tidak ingin sekadar menjadi kuda hitam di Coppa Italia musim ini. Klub yang terus berkembang tersebut memiliki target tinggi tanpa membatasi mimpi mereka.
“Ide kami adalah terus berkembang, pekan demi pekan, lewat kerja Cesc dan skuad di sesi latihan,” ujar Ludi kepada Sport Mediaset.
“Kami tidak tahu akan finis di mana, tetapi ambisi klub ini tidak terbatas. Kami ingin terus menaikkan standar setiap saat.”
Performa impresif Como di bawah arahan Fabregas kabarnya menarik perhatian sejumlah klub besar Eropa. Namun manajemen memastikan situasi tetap terkendali.
“Itu sudah terjadi (ketertarikan klub lain). Cesc adalah pemain kelas dunia dan kini bahkan lebih baik sebagai pelatih,” tegas Ludi.
“Kami sedang dalam periode bulan madu. Dia adalah nilai tambah untuk masa kini dan masa depan kami.”
Baca Juga: MENGEJUTKAN! Klub Orang Indonesia di Eropa Tembus Semifinal Coppa Italia
Lantas berapa bos Djarum, Victor Rachmat Hartono sebagai pemegang saham mayoritas di Como 1907 membayar gaji eks pemain Arsenal itu?
Sebagai bukti keseriusan, Como dikabarkan menawarkan kontrak baru dengan kenaikan gaji hingga 5 juta euro per musim atau sekitar Rp92,6 miliar untuk mempertahankan sang pelatih.
Namun dikutip dari sejumlah sumber, ditaksir gaji Fabregas yang dibayarkan manajemen Como 1907 mencapai angka Rp126,2 miliar.
Kontributor: Adam Ali
Berita Terkait
-
MENGEJUTKAN! Klub Orang Indonesia di Eropa Tembus Semifinal Coppa Italia
-
Jadwal Neraka Menanti, Emil Audero dan Cremonese Terpuruk Tanpa Kemenangan 10 Laga Terakhir
-
Singkirkan Napoli, Klub Milik Orang Indonesia Sukses Melaju ke Semifinal Piala Italia
-
Nasib Orang Dzalim ke Emil Audero Sungguh Tragis
-
Statistik Emil Audero Tampil Menggila di Gewiss Stadium Meski Cremonese Takluk
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
Terkini
-
Isu Diaspora dan Loyalitas Warnai Duel Maroko vs Belanda di 32 Besar Piala Dunia 2026
-
Ancelotti Waspadai Kejutan Jepang, Anggap 32 Besar Piala Dunia 2026 Bak Final
-
Portugal Dituding Sengaja Hindari Kemenangan demi Jalur Mudah di Piala Dunia 2026
-
Tak Gentar dengan Lionel Messi, Cape Verde Siap Buktikan Bisa Permalukan Argentina
-
Persija Selangkah Lagi Dapatkan Gelandang Timnas Bosnia, Nilai Transfer Tembus Rp5,1 Miliar
-
Ogah Pandang Remeh, Cape Verde Bikin Pelatih Timnas Argentina Waspada Tingkat Tinggi
-
4 Fakta Menarik Jelang Jerman vs Paraguay, La Albirroja Ambisi Hapus Kutukan Buruk Tiap Lawan Eropa
-
Timnas Brasil Mengabaikan Psywar Jepang, Tak Takut Striker Muda Samurai Biru
-
Timnas Inggris Dihantam Kritik Jelang Hadapi Kongo, Para Pemain Dianggap Arogan
-
Hajime Moriyasu Siapkan Algojo Penalti Jepang Jelang Laga Hidup Mati Kontra Brasil