- Óscar García ditunjuk sebagai pelatih baru Jong Ajax menggantikan Willem Weijs karena hasil tim yang mengecewakan.
- Johan Derksen mengkritik Jordi Cruyff karena hanya merekrut staf pelatih dari jaringan Spanyol.
- Pengamat menilai legenda klub seperti Patrick Kluivert lebih ideal melatih pemain muda Jong Ajax.
Suara.com - Penunjukan Oscar Garcia sebagai pelatih baru Jong Ajax Asterdam menuai kritik tajam dari pengamat sepak bola Belanda, termasuk Johan Derksen dan Rene van der Gijp.
García resmi mengambil alih tim belia Ajax setelah pemecatan Willem Weijs akibat hasil mengecewakan yang membuat Jong Ajax menempati posisi terakhir di Keuken Kampioen Divisie.
Derksen pun memberikan kritik pedas kepada Dirtek baru Ajax, Jordi Cruyff. Menurut Derksen, penasihat teknis Timnas Indonesia itu hanya punya jaringan di Spanyol.
“Dia hanya punya jaringan di Spanyol, jadi kita mendapatkan pelatih Spanyol dengan tiga atau empat asisten Spanyol. Ajax selalu bangga dengan budaya klubnya sendiri, tapi sekarang semuanya menjadi budaya Spanyol,” ujarnya seperti dilansir dari fcupdate.nl
Rene van der Gijp juga menyuarakan kekecewaannya. Menurutnya, pemain muda lebih termotivasi jika dilatih oleh legenda klub.
Rene pun menyebut nama eks pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert yang harusnya ditunjuk oleh Cruyff sebagai pelatih Jong Ajax.
“Bayangkan Patrick Kluivert, Clarence Seedorf, atau Dennis Bergkamp menjadi pelatihmu. Itu akan luar biasa bagi pemain muda,” katanya.
Derksen menambahkan bahwa kendala bahasa dan adaptasi budaya menjadi masalah serius.
Orang-orang Spanyol ini bahkan tidak bisa berkomunikasi dengan jelas kepada para pemain muda.
"Direksi Ajax gagal total. Mereka membayar Cruijff dengan gaji besar dan membiarkan seluruh klub diambil alih begitu saja,” kritiknya.
Baca Juga: Maarten Paes ke Ajax, Bakal Jadi Kiper Nomor Satu di Timnas Indonesia?
Gijp juga menyoroti pilihan nama besar yang sebenarnya bisa dijadikan pelatih Jong Ajax, seperti Jari Litmanen, namun klub memilih García.
Media lokal, termasuk Algemeen Dagblad, juga mengindikasikan bahwa keputusan Cruyff ini tidak disambut positif oleh sebagian pihak di dalam klub maupun penggemar.
Kontributor: Adam Ali
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
Pilihan
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
Terkini
-
Calon Pelatih Timnas Indonesia Ditunjuk Jordi Cruyff Jadi Pelatih Jong Ajax, Alex Pastoor Nelangsa
-
Prediksi Susunan Pemain Persib Bandung Vs Ratchaburi di AFC Champions League Two
-
Jam Berapa Pertandingan Persib Bandung vs Ratchaburi FC di AFC Champions League Two?
-
West Ham 'Menelanjangi' Keterbatasan Skuad Manchester United Asuhan Carrick
-
Persija Terusir dari GBK, Ini Alasan dan Opsi Stadion Pengganti
-
4 Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Dikabarkan Tolak Pinangan Klub Super League
-
Prediksi Ratchaburi vs Persib Bandung di AFC Champions League Two, Rabu 11 Februari 2026
-
Kaki Kurzawa Sudah Gatal Libas Ratchaburi
-
Persib Bertandang ke Thailand, Bojan Hodak Sebut Ratchaburi Lawan Tangguh
-
Ratchaburi vs Persib, Bojan Hodak Akui Ngeri