- Dua pemain keturunan Indonesia, Kennynho Kasanwirjo dan Damian van der Vaart, saat ini bermain untuk Jong Ajax.
- Kennynho Kasanwirjo memiliki akar keturunan Suriname-Jawa dan telah membela Timnas Belanda U-15.
- Damian van der Vaart, putra Rafael van der Vaart, memiliki darah Indonesia dari pihak ibunya, Sylvie Meis.
Suara.com - Dua Pemain Jong Ajax Keturunan Indonesia, Siapa yang Bisa Susul Maarten Paes Bela Garuda?
Kedatangan kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes ke raksasa Eredivisie, Ajax Amsterdam jadi capaian tersendri untuk sepak bola tanah air.
Ajax selama ini memang dikenal sebagai klub Eropa yang bisa dibilang punya pertautan dengan sepak bola Indonesia.
Menariknya di level klub junior Ajax saat ini ternyata terdapat dua pemain yang memiliki keturunan Indonesia.
Nah siapa saja mereka, dan apakah keduanya bisa susul Maarten Paes untuk membela Timnas Indonesia? Berikut ulasannya.
Nama pertama ialah adik dari Neraysho Kasanwirjo. Nama keluarga Kasanwirjo diketahui memiliki garis keturunan Suriname-Jawa.
Kennynho saat ini jadi salah satu andalan tim Jong Ajax yang sekarang dilatih oleh Oscar Garcia.
Kennynho lahir di Belanda dan berkembang dalam sistem pembinaan elite Ajax Amsterdam.
Baca Juga: Siapa Dwi Prio Utomo? Bukan Orang Baru, Asisten Kurniawan Dwi Yulianto di Timnas Indonesia U-17
Namun, akar keluarganya berasal dari komunitas Jawa di Suriname yang kemudian bermigrasi ke Belanda.
Musim lalu, Kennynho mencatatkan lebih dari 30 penampilan bersama Ajax U-17. Musim ini ia sudah mencatatkan 6 pertandingan bersama Jong Ajax.
Potensi Kennynho Kasanwirjo sudah terdeteksi oleh KNVB yang membuatnya bisa memperkuat Timnas Belanda U-15. Ia dipanggil oleh pelatih Maurice Hagebeuk pada Maret 2023.
Damian van der Vaart
Terakhir ada gelandang tengah, anak dari eks pemain Real Madrid Rafael van der Vaart, Damian van der Vaart.
Damian menjadi salah satu pemain andalan di lini tengah Jong Ajax. Sejauh ini ia sudah bermain sebanyak 15 pertandingan.
Berita Terkait
-
Siapa Dwi Prio Utomo? Bukan Orang Baru, Asisten Kurniawan Dwi Yulianto di Timnas Indonesia U-17
-
Alasan Jordi Cruyff Pilih Calon Nakhoda Timnas Indonesia Latih Jong Ajax
-
Regenerasi, Anak Legenda Persipura Jadi Andalan Baru Timnas Indonesia U-17
-
Disanksi FIFA 20 Laga, Sumardji Akui Halangi Wasit Demi Shayne Pattynama
-
Timnas Indonesia Dicoret dari Asian Games 2026? PSSI Kelabakan
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Niat Jual Motor di Facebook, Warga Bandar Lampung Malah Apes: Scoopy Rp22 Juta Melayang
-
Sempat Dikira Gabung Klub Spanyol, Ini Fakta Pahit Marselino Ferdinan di Sevilla
-
Jurnalis Dihadang di TPS Ilegal Cilincing, Pramono Anung Siap Kerahkan Aparat untuk Pendampingan
-
Gen Z Putus Asa dan Stres Susah Cari Kerja, 40 Persen Sarjana Jadi Pengangguran di India
-
Ketum PSSI-nya India: Lawan Brasil Lebih Bergengsi Dibanding Hadapi Timnas Indonesia
-
Review Second Sister: Ketika Cyberbullying Mengubah Hidup Seseorang
-
Pedoman Hari Pramuka 2026 Sesuai Panduan Resmi Kwarnas, Simak Ketentuannya
-
BNN Gerebek 101 Billiard & Caf Tegal, Temukan Ekstasi Sabu dan 9 Orang Positif Narkotika
-
Novel Witch Bakery: Toko Roti Pengantar Jiwa, Kisah Haru Para Arwah Hewan
-
Kami Cari Lawan yang Lebih Kuat! India Mundur dari FIFA ASEAN Cup 2026