-
Persib Bandung kalah telak 0-3 dari Ratchaburi FC pada leg pertama babak 16 besar.
-
Pelatih Bojan Hodak mengkritik keras performa pemain yang tidak fokus sejak awal pertandingan dimulai.
-
Persib wajib menang selisih empat gol pada leg kedua di Bandung untuk bisa lolos.
Suara.com - Langkah Persib Bandung dalam ajang AFC Champions League (ACL) Two musim 2025/2026 kini berada di posisi yang sangat sulit.
Pasukan Pangeran Biru baru saja menelan kekalahan pahit dengan skor mencolok 0-3 saat bertamu ke markas Ratchaburi FC.
Pertandingan leg pertama babak 16 besar yang berlangsung di Stadion Dragon Solar Park ini menjadi mimpi buruk bagi wakil Indonesia.
Kekalahan telak ini memicu reaksi keras dari sang juru taktik, Bojan Hodak, yang tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya.
Pelatih asal Kroasia tersebut menilai anak asuhnya kehilangan fokus sejak peluit pertama dibunyikan oleh wasit di lapangan hijau.
1. Kekecewaan Mendalam Pelatih Bojan Hodak
Kekalahan tiga gol tanpa balas ini tercatat sebagai hasil paling minor yang diraih Persib sepanjang kompetisi musim ini.
Dominasi tuan rumah sudah terlihat sejak awal laga, di mana koordinasi pertahanan Maung Bandung tampak sangat rapuh dan mudah ditembus.
Hanya dalam waktu lima menit, jala gawang yang dikawal Teja Paku Alam sudah bergetar akibat aksi klinis dari Pedro Tana.
Baca Juga: Komentar Bojan Hodak usai Persib Bandung Dibantai 0-3 oleh Ratchaburi
Kondisi ini membuat mental bertanding para pemain Persib sempat goyah akibat tekanan bertubi-tubi dari sektor sayap tim lawan.
"Kami tidak memulai laga dengan baik dan sudah kebobolan dalam 10 menit pertama," ujar Hodak dikutip dari situs Persib.
2. Analisis Kekalahan Telak di Thailand
Setelah tertinggal satu gol, Persib sebenarnya mencoba bangkit melalui serangan balik yang dimotori oleh Thom Haye dan kolega.
Peluang emas sempat didapatkan lewat sepakan Luciano Guaycochea, namun sayangnya bola hanya membentur tiang gawang milik Ratchaburi FC.
Efektivitas penyelesaian akhir menjadi pembeda besar dalam laga ini, di mana tuan rumah jauh lebih tenang di depan gawang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Bielsa Ngamuk Usai Uruguay Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Maki-maki Diri Sendiri
-
Jalan Argentina ke Final Piala Dunia 2026 Terbuka Lebar: Lawan Terpetakan, Ujian Berat Menanti
-
Video Pemain Hampir Baku Pukul di Sesi Latihan, Pelatih Panama: Itu Normal
-
Viral! Fans Seksi Panama Jacky Guzman Ramal Timnya Kalahkan Inggris di Piala Dunia 2026
-
Video Viral Momen Memalukan Leon Goretzka Usai Jerman Dipecundangi Ekuador
-
Ritual Tanda Salib Lionel Scaloni dan Alasan Ogah Rayakan Gol Argentina
-
Iran vs Everybody di Piala Dunia 2026, Mehdi Taremi: Infantino Omong Kosong, FIFA Tak Adil
-
Kabar Duka! Wonderkid Venezuela Ditemukan Tewas di Tengah Reruntuhan Gempa
-
Hasil MLSC All-Stars 2026: Lewat Duel Sengit, Kudus Melaju ke Final Usai Taklukkan Surabaya
-
Heboh Video Kylian Mbappe Nyuruh Wasit Kasih Ban Kapten Tchouameni, Ternyata Ini Alasannya