-
Persib Bandung kalah telak 0-3 dari Ratchaburi FC pada leg pertama babak 16 besar.
-
Pelatih Bojan Hodak mengkritik keras performa pemain yang tidak fokus sejak awal pertandingan dimulai.
-
Persib wajib menang selisih empat gol pada leg kedua di Bandung untuk bisa lolos.
Memasuki babak kedua, situasi tidak kunjung membaik bagi tim tamu karena mereka kembali kebobolan pada menit ke-53.
Gabriel Mutombo berhasil memenangi duel udara dan menyundul bola masuk ke gawang Persib setelah memaksimalkan skema sepak pojok.
3. Pergantian Pemain dan Debut Sergio Castel
Guna menyegarkan lini serang, Bojan Hodak melakukan sejumlah pergantian dengan memasukkan amunisi baru seperti Saddil Ramdani dan Adam Alis.
Bahkan striker anyar Sergio Castel juga diturunkan untuk menambah daya gedor demi mengejar ketertinggalan skor yang semakin menjauh.
Namun, upaya tersebut belum membuahkan hasil signifikan karena pertahanan Ratchaburi tampil sangat disiplin menjaga area kotak penalti mereka.
Alih-alih memperkecil skor, Persib justru kembali kebobolan untuk ketiga kalinya melalui gol kedua Pedro Tana pada menit ke-84.
Hasil akhir 3-0 ini memastikan Ratchaburi FC memiliki modal yang sangat kuat untuk menatap pertandingan leg kedua mendatang.
4. Strategi Fokus Menatap Laga Kandang
Baca Juga: Komentar Bojan Hodak usai Persib Bandung Dibantai 0-3 oleh Ratchaburi
Kini Persib Bandung memiliki waktu sekitar tujuh hari untuk melakukan evaluasi total sebelum menjamu wakil Thailand tersebut di Bandung.
Tugas berat menanti karena mereka wajib menang dengan selisih minimal empat gol jika ingin membalikkan keadaan dan lolos.
Dukungan penuh dari para Bobotoh di Stadion Gelora Bandung Lautan Api diharapkan mampu memberikan suntikan semangat bagi para pemain.
Bojan Hodak berharap atmosfer stadion yang penuh bisa memberikan tekanan mental bagi lawan seperti yang mereka rasakan di Thailand.
"Sekarang kami perlu fokus selama tujuh hari ke depan untuk pertandingan berikutnya di Bandung. Saya berharap stadion akan tetap penuh seperti biasanya karena tidak mudah bermain di sana, dan pastinya performa kami harus lebih baik," jelasnya.
5. Harapan Kebangkitan Maung Bandung di GBLA
Tanpa kehadiran beberapa pilar seperti Marc Klok yang masih pemulihan, kedalaman skuad akan diuji secara maksimal oleh jajaran pelatih.
Disiplin taktik dan konsistensi selama 90 menit penuh menjadi harga mati yang tidak bisa ditawar lagi pada pertemuan kedua nanti.
Manajemen dan tim pelatih akan bekerja keras memperbaiki transisi bertahan agar kejadian kebobolan di menit awal tidak terulang kembali.
Semangat pantang menyerah khas Maung Bandung akan menjadi kunci utama untuk mewujudkan misi mustahil di hadapan pendukung sendiri.
Seluruh pecinta sepak bola tanah air kini menantikan keajaiban yang mungkin saja diciptakan oleh Persib Bandung di kancah Asia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Polresta Cirebon Sita 6.964 Butir Obat Keras Ilegal, Tiga Pengedar Ditangkap
-
Kolaborasi Kampus dan Industri Dinilai Penting untuk Bangun Kota Berkelanjutan
-
Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk
-
Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya
-
Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci
-
Donald Trump Ingin 3 Periode, Bakal Tabrak Konstitusi AS?
-
Tak Ditemukan Tanda Kekerasan, Penyebab Kematian Sutrimo Masih Misteri
-
Bencana Karhutla Bukan Soal Tak Mampu, Masalahnya Ada di Komitmen
-
Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
-
Korban Tolak RJ, Sidang Kasus Pengeroyokan Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Berlanjut