-
Persik Kediri hadapi PSIM Yogyakarta di Stadion Gelora Joko Samudra Gresik pada pekan ke-21.
-
Laga dipindah ke Gresik tanpa penonton akibat trauma sejarah bentrok suporter tahun 2019 lalu.
-
Pelatih Marcos Reina Torres tekankan disiplin dan kerja sama tim demi amankan poin penuh.
Suara.com - Persik Kediri kini tengah memfokuskan seluruh energi untuk memitigasi kekuatan PSIM Yogyakarta pada laga lanjutan pekan ke-21.
Pertarungan sengit di ajang Super League musim 2025/2026 ini dijadwalkan berlangsung di Stadion Gelora Joko Samudra, Gresik.
Skuad Macan Putih datang dengan motivasi tinggi untuk memperpanjang rekor kemenangan mereka sekaligus mengamankan poin sempurna di klasemen.
Marcos Reina Torres selaku juru taktik Persik Kediri menyatakan kesiapan mental anak asuhnya menjelang laga krusial pada Jumat esok.
Pelatih berkebangsaan Spanyol tersebut menyadari bahwa lawan yang dihadapi memiliki potensi besar untuk memberikan kejutan di lapangan hijau.
Persiapan Matang dan Kekompakan Tim
“PSIM tentu akan berusaha tampil lebih baik. Namun, kami juga akan berjuang keras untuk memenangkan pertandingan ini dan bermain sebagai satu tim,” kata Pelatih Persik Kediri Marcos Reina Torres di Kediri, Kamis.
Kondisi fisik para pemain dilaporkan sedang dalam level optimal untuk bertempur menghadapi tekanan dari tim tamu asal Yogyakarta.
Meski demikian, Torres mengingatkan bahwa kualitas individu tidak akan cukup tanpa adanya koordinasi yang solid antar lini.
Baca Juga: BRI Super League: Bek anyar PSIM Yogyakarta berpeluang debut kontra Persik Kediri
Baginya, menjaga konsistensi di papan atas memerlukan dedikasi yang jauh lebih besar daripada sekadar memenangkan satu pertandingan saja.
“Tidak mudah mempertahankan tren kemenangan. Karena itu, kami harus tetap fokus dan bekerja sama,” katanya.
Pendekatan Taktis Sesuai Karakter Lawan
Marcos Reina Torres menekankan bahwa setiap lawan di kasta tertinggi kompetisi Indonesia memiliki karakteristik unik yang perlu diantisipasi secara spesifik.
Fleksibilitas taktik menjadi kunci utama agar Persik Kediri tidak mudah terbaca oleh barisan pertahanan maupun lini serang lawan.
Tim kepelatihan telah melakukan analisis mendalam terhadap video pertandingan terakhir yang dilakoni oleh tim berjuluk Laskar Mataram tersebut.
Persiapan skema permainan telah dimatangkan dalam sesi latihan terakhir guna memastikan setiap instruksi dapat dijalankan dengan sempurna oleh pemain.
“Kami harus menyiapkan game plan terbaik dan melakukan pendekatan yang tepat untuk menghadapi PSIM,” kata dia.
Kedisiplinan Tinggi di Stadion Netral
Kedisiplinan menjadi instruksi mutlak yang ditekankan Torres mengingat status laga ini yang secara teknis bukan di markas asli mereka.
Walaupun bertindak sebagai penyelenggara, suasana pertandingan tentu akan terasa sangat berbeda dibandingkan saat bermain di hadapan publik sendiri.
Pelatih menginginkan para pemain tetap memiliki mentalitas petarung meski tidak mendapatkan dukungan langsung dari ribuan suporter setia di tribun.
Kewaspadaan ekstra harus diterapkan sejak peluit pertama dibunyikan guna menghindari kesalahan fatal yang bisa berujung kerugian bagi tim.
“Ini laga home, tetapi tidak sepenuhnya seperti bermain di kandang sendiri. Karena itu, kami harus tetap waspada dan fokus penuh,” kata dia.
Alasan Keamanan dan Perpindahan Venue
Tri Widodo yang menjabat sebagai Ketua Panpel Persik Kediri menjelaskan alasan di balik keputusan pemindahan lokasi pertandingan pekan ini.
Faktor perizinan dari pihak keamanan menjadi kendala utama sehingga laga tidak bisa diselenggarakan di Stadion Brawijaya yang menjadi rumah mereka.
Keputusan ini diambil setelah mempertimbangkan berbagai aspek risiko keamanan demi kelancaran jalannya kompetisi sepak bola nasional yang sedang berlangsung.
Pihak kepolisian setempat memberikan perhatian khusus pada riwayat pertemuan kedua tim yang pernah diwarnai oleh insiden yang tidak diinginkan.
"Polres Kediri Kota tidak memberikan izin karena sejarah yang kurang baik, sebab kedua tim sempat terlibat bentrok pada 2019 saat keduanya bertanding di kompetisi Liga 2," kata dia.
Stadion Gelora Joko Samudra Sebagai Pilihan
Ketiadaan izin di wilayah Kediri memaksa manajemen untuk bergerak cepat mencari stadion alternatif yang layak dan memenuhi standar kompetisi.
Pilihan akhirnya jatuh ke wilayah Gresik yang dianggap memiliki fasilitas memadai untuk menggelar pertandingan kasta tertinggi sepak bola Indonesia tersebut.
Proses administrasi dan koordinasi dengan pengelola stadion di Gresik telah diselesaikan oleh jajaran manajemen tim dalam waktu yang relatif singkat.
"Jadi mau tak mau Persik Kediri harus mencari venue pengganti, dan Stadion Gelora Joko Samudro menjadi pilihan venue pengganti tersebut," kata dia.
Manajemen memastikan bahwa seluruh logistik dan kebutuhan pemain telah dipersiapkan dengan matang di lokasi baru tersebut demi kenyamanan skuad.
Kondisi Pertandingan Tanpa Kehadiran Penonton
Seluruh persiapan teknis di Stadion Gelora Joko Samudra dipastikan sudah rampung dan siap digunakan untuk laga yang sangat dinantikan ini.
Delegasi tim bersama jajaran manajemen sudah berada di lokasi sejak beberapa hari lalu untuk melakukan adaptasi lapangan dan lingkungan sekitar.
Namun, pecinta sepak bola harus menerima kenyataan bahwa tribun stadion akan dikosongkan secara total selama durasi pertandingan berlangsung.
Langkah preventif ini diambil guna menjamin kondusivitas wilayah serta menjaga keamanan semua pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan acara olahraga ini.
Pertandingan tersebut dipastikan digelar tanpa penonton, baik bagi pendukung setia tuan rumah maupun rombangan suporter dari tim tamu.
Riwayat Persik Sebagai Tim Musafir
Status sebagai tim yang harus berpindah-pindah kandang bukanlah hal baru bagi Persik Kediri di sepanjang perjalanan kompetisi musim ini.
Kejadian di Gresik merupakan kali ketiga bagi Macan Putih terpaksa mengungsi ke luar kota untuk melakoni partai kandang yang dijadwalkan.
Sebelumnya, pengalaman serupa dialami klub saat mereka harus menjamu Madura United di luar wilayah Kediri karena alasan teknis dan izin.
Kejadian kedua terulang saat Persik Kediri dijadwalkan bertemu dengan Persebaya Surabaya yang juga memaksa mereka mencari stadion alternatif di luar kota.
Tren sebagai tim musafir ini menjadi tantangan tersendiri bagi konsistensi performa pemain yang harus terus beradaptasi dengan atmosfer stadion yang berbeda-beda.
Posisi di Klasemen dan Target Poin
Saat ini, Persik Kediri masih berjuang di papan tengah dengan menempati posisi ke-11 dan mengoleksi total raihan 25 poin.
Kemenangan atas PSIM Yogyakarta sangat krusial untuk mendongkrak posisi mereka agar bisa merangsek ke zona sepuluh besar klasemen sementara.
Di sisi lain, PSIM Yogyakarta berada dalam posisi yang sedikit lebih menguntungkan dengan menempati peringkat ke-7 klasemen liga saat ini.
Laskar Mataram telah mengumpulkan 31 poin dan tentu ingin mencuri angka dari Gresik guna menjaga peluang mereka bersaing di papan atas.
Pertemuan kedua tim diprediksi akan berjalan sangat sengit mengingat kedua kesebelasan memiliki ambisi besar untuk terus memperbaiki posisi mereka di liga.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
Pilihan
-
Kembali Diperiksa 2,5 Jam, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan Soal Kuliah dan Skripsi
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Cinta dan Jari yang Patah di Utara Jakarta
Terkini
-
Dewa United Rekrut Damion Lowe, Bek Jamaika yang Janjikan Mentalitas Juara di Lini Belakang
-
3 Sosok Lokal yang Jadi Tangan Kanan John Herdman di Timnas Indonesia
-
Eks Ajax Kebingungan Pertama Kali Main di Super League: Saya Ada Di Mana? Ini Dunia yang Berbeda
-
Resmi! Timnas Indonesia Lawan Saint Kitts Nevis di GBK, Intip Jadwal Lengkap FIFA Series Maret 2026
-
Tajam! Fabio Capello Sebut Cristiano Ronaldo Tak Punya Otak Jenius seperti Messi
-
Kembali Lawan Persipal Palu, Kendal Tornado FC Pantang Remehkan Lawan
-
Setelah Franck Ribery, Nama Benzema Juga Muncul di Epstein File? Otoritas Hukum AS Bilang Begini
-
Main 7 Menit Saat Persib Bandung Dibantai, Layvin Kurzawa Catat Rekor Apik, Kok Bisa?
-
Persib Bandung Berantakan Dibantai Ratchaburi FC, Bojan Hodak Akui Lawan Jauh Lebih Baik
-
Duet Nova Arianto dan Sofie Imam Dampingi John Herdman, PSSI Cari Tambahan Pelatih Lokal Lagi