- Layvin Kurzawa menjalani debut singkat selama 7 menit saat Persib Bandung kalah telak 0-3 dari Ratchaburi FC di ajang Super League.
- Meski waktu bermain minim, Kurzawa mencatatkan statistik efisien dengan akurasi umpan dan crossing mencapai 100 persen serta sempat mengancam lewat tendangan bebas.
- Pelatih Bojan Hodak menyebut masalah adaptasi dan chemistry menjadi alasan Kurzawa dan Sergio Castel baru dimainkan di akhir babak kedua.
Suara.com - Mantan bek Paris Saint-Germain (PSG), Layvin Kurzawa, harus merasakan debut yang cukup pahit bersama Persib Bandung usai timnya dibantai Ratchaburi FC.
Kekalahan telak 0-3 harus diterima skuad Maung Bandung pada leg pertama babak 16 Besar Super League 2025/2026 yang berlangsung Rabu (12/2).
Meskipun timnya hancur lebur, Layvin Kurzawa justru mencatatkan rekor statistik individu yang terbilang apik dan efisien meski hanya bermain selama tujuh menit.
Pemain berpaspor Prancis tersebut baru dimasukkan oleh pelatih Bojan Hodak pada menit ke-83 untuk menggantikan peran Alfeandra Dewangga di lini belakang.
Masuk di saat tim sudah tertinggal jauh dan berada di bawah tekanan tinggi tuan rumah tentu bukan situasi ideal bagi debut seorang pemain bintang.
Namun, data dari situs statistik Fotmob menunjukkan bahwa Kurzawa tetap mampu tampil tenang dengan kualitas distribusi bola yang sangat terjaga.
Kurzawa tercatat melakukan total tujuh sentuhan bola selama berada di atas lapangan hijau dalam waktu yang sangat singkat tersebut.
Menariknya, ia mencatatkan efisiensi luar biasa dengan akurasi umpan mencapai angka sempurna 100 persen dari satu percobaan yang dilakukan.
Rekor apik juga terlihat dari kemampuan umpan silangnya yang mencatatkan akurasi 100 persen dari dua kali percobaan crossing ke area pertahanan lawan.
Baca Juga: Komentar Bojan Hodak usai Persib Bandung Dibantai 0-3 oleh Ratchaburi
Kurzawa bahkan sempat mengancam gawang Ratchaburi FC melalui eksekusi tendangan bebas pada menit ke-90 yang menciptakan kemelut berbahaya.
Sayangnya, kontribusi singkat Kurzawa tidak mampu menyelamatkan Persib dari kekalahan akibat gol Pedro Placeres pada menit ke-5 dan 84, serta Gabriel Mutombo Kupa di menit ke-53.
Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, memberikan penjelasan logis mengenai keputusannya baru menurunkan Kurzawa dan striker anyar Sergio Castel menjelang akhir laga.
Juru taktik asal Kroasia tersebut menilai bahwa kedua pemain asing anyarnya itu masih membutuhkan waktu untuk proses adaptasi dengan skema permainan tim.
"Keduanya adalah pemain baru. Jadi, tentu saja mereka butuh waktu untuk menyatu dengan pemain lainnya. Itu hal yang normal," ucap Hodak.
Manajemen menit bermain ini dinilai penting untuk membangun chemistry perlahan sebelum memberikan beban pertandingan penuh kepada para pemain baru.
Kontributor: Azka Poetra
Berita Terkait
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Bielsa Ngamuk Usai Uruguay Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Maki-maki Diri Sendiri
-
Jalan Argentina ke Final Piala Dunia 2026 Terbuka Lebar: Lawan Terpetakan, Ujian Berat Menanti
-
Video Pemain Hampir Baku Pukul di Sesi Latihan, Pelatih Panama: Itu Normal
-
Viral! Fans Seksi Panama Jacky Guzman Ramal Timnya Kalahkan Inggris di Piala Dunia 2026
-
Video Viral Momen Memalukan Leon Goretzka Usai Jerman Dipecundangi Ekuador
-
Ritual Tanda Salib Lionel Scaloni dan Alasan Ogah Rayakan Gol Argentina
-
Iran vs Everybody di Piala Dunia 2026, Mehdi Taremi: Infantino Omong Kosong, FIFA Tak Adil
-
Kabar Duka! Wonderkid Venezuela Ditemukan Tewas di Tengah Reruntuhan Gempa
-
Hasil MLSC All-Stars 2026: Lewat Duel Sengit, Kudus Melaju ke Final Usai Taklukkan Surabaya
-
Heboh Video Kylian Mbappe Nyuruh Wasit Kasih Ban Kapten Tchouameni, Ternyata Ini Alasannya