-
Persib Bandung kalah telak 0-3 dari Ratchaburi FC pada leg pertama 16 besar ACL 2.
-
Bojan Hodak menyoroti buruknya awal laga dan lini tengah yang sering kehilangan kendali bola.
-
Maung Bandung wajib menang selisih empat gol pada leg kedua di Bandung untuk lolos.
Suara.com - Langkah awal Persib Bandung pada fase gugur kompetisi Asia musim ini harus berakhir dengan hasil yang sangat memilukan.
Skuad berjuluk Maung Bandung tersebut dipaksa menyerah dengan skor telak tiga gol tanpa balas saat melawat ke Thailand.
Pertandingan leg pertama babak 16 besar AFC Champions League 2 2025-2026 ini berlangsung di Stadion Ratchaburi, Rabu malam.
Tuan rumah Ratchaburi FC tampil sangat dominan sejak peluit pertama dibunyikan dan langsung mengurung pertahanan wakil dari Indonesia.
Konsentrasi para pemain belakang Persib tampak belum sepenuhnya fokus saat pertandingan baru berjalan beberapa menit saja di lapangan.
Kekalahan Telak Persib di Thailand
Gawang yang dikawal Teja Paku Alam sudah harus bergetar pada menit kelima melalui aksi penyerang andalan lawan, Pedro Tana.
Gol cepat ini seolah merusak skema permainan yang telah disusun rapi oleh tim pelatih Persib sebelum laga dimulai.
"Kami tidak memulai laga dengan baik dan sudah kebobolan dalam 10 menit pertama," kata Bojan Hodak.
Baca Juga: Persib Bandung Dihajar Ratchaburi FC, Bojan Hodak Minta Maaf Kepada Bobotoh
Tertinggal satu bola membuat Marc Klok dan kawan-kawan mencoba meningkatkan intensitas serangan demi mengejar ketertinggalan skor tersebut.
Namun pertahanan rapat tim asal Thailand itu sangat sulit ditembus oleh barisan depan Persib yang terlihat kurang kreatif.
Dominasi Ratchaburi FC Atas Persib
Memasuki babak kedua, situasi justru semakin sulit bagi tim tamu karena lawan berhasil menambah pundi-pundi gol mereka kembali.
Gabriel Mutombo mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-53 yang membuat mental bertanding pemain Persib semakin jatuh turun.
Lini tengah yang diisi oleh pemain-pemain ternama tampak kesulitan untuk memenangkan duel-duel krusial di area tengah lapangan hijau.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
Terkini
-
Tangis Son Heung-min Pecah Usai Korea Selatan Gagal Total di Piala Dunia 2026
-
Catatan Kriminal Kaishu Sano Perobek Gawang Brasil: Pelaku Penyerangan Seksual
-
Kanada Bukan Sekadar Tuan Rumah! Jesse Marsch Sebut Anak Asuhnya Pahlawan Negara
-
Gabung Persija Jakarta, Victor Dethan Datang dengan Modal Tak Sembarangan
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
-
Kilas Balik: Dulu Jepang Dibantai Tan Liong Houw Dkk Kini Hajar Brasil
-
Jepang Kejutkan Brasil! Gol Indah Kaishu Sano Bawa Samurai Biru Unggul
-
Isu Diaspora dan Loyalitas Warnai Duel Maroko vs Belanda di 32 Besar Piala Dunia 2026
-
Ancelotti Waspadai Kejutan Jepang, Anggap 32 Besar Piala Dunia 2026 Bak Final
-
Portugal Dituding Sengaja Hindari Kemenangan demi Jalur Mudah di Piala Dunia 2026