Bola / Bola Indonesia
Kamis, 12 Februari 2026 | 12:07 WIB
Persib Bandung (Persib Bandung)
Baca 10 detik
  • Persib Bandung kalah telak 0-3 dari Ratchaburi FC pada leg pertama 16 besar ACL 2.

  • Bojan Hodak menyoroti buruknya awal laga dan lini tengah yang sering kehilangan kendali bola.

  • Maung Bandung wajib menang selisih empat gol pada leg kedua di Bandung untuk lolos.

Suara.com - Langkah awal Persib Bandung pada fase gugur kompetisi Asia musim ini harus berakhir dengan hasil yang sangat memilukan.

Skuad berjuluk Maung Bandung tersebut dipaksa menyerah dengan skor telak tiga gol tanpa balas saat melawat ke Thailand.

Pertandingan leg pertama babak 16 besar AFC Champions League 2 2025-2026 ini berlangsung di Stadion Ratchaburi, Rabu malam.

Tuan rumah Ratchaburi FC tampil sangat dominan sejak peluit pertama dibunyikan dan langsung mengurung pertahanan wakil dari Indonesia.

Konsentrasi para pemain belakang Persib tampak belum sepenuhnya fokus saat pertandingan baru berjalan beberapa menit saja di lapangan.

Kekalahan Telak Persib di Thailand

Gawang yang dikawal Teja Paku Alam sudah harus bergetar pada menit kelima melalui aksi penyerang andalan lawan, Pedro Tana.

Gol cepat ini seolah merusak skema permainan yang telah disusun rapi oleh tim pelatih Persib sebelum laga dimulai.

"Kami tidak memulai laga dengan baik dan sudah kebobolan dalam 10 menit pertama," kata Bojan Hodak.

Baca Juga: Persib Bandung Dihajar Ratchaburi FC, Bojan Hodak Minta Maaf Kepada Bobotoh

Tertinggal satu bola membuat Marc Klok dan kawan-kawan mencoba meningkatkan intensitas serangan demi mengejar ketertinggalan skor tersebut.

Namun pertahanan rapat tim asal Thailand itu sangat sulit ditembus oleh barisan depan Persib yang terlihat kurang kreatif.

Dominasi Ratchaburi FC Atas Persib

Memasuki babak kedua, situasi justru semakin sulit bagi tim tamu karena lawan berhasil menambah pundi-pundi gol mereka kembali.

Gabriel Mutombo mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-53 yang membuat mental bertanding pemain Persib semakin jatuh turun.

Lini tengah yang diisi oleh pemain-pemain ternama tampak kesulitan untuk memenangkan duel-duel krusial di area tengah lapangan hijau.

Load More