- Kiper Timnas Belanda, Bart Verbruggen, menjadi target transfer panas Bayern Munchen dan Chelsea musim panas 2026.
- Bayern tertarik karena kontrak Manuel Neuer akan berakhir dan usianya mendekati 40 tahun.
- Brighton mematok harga jual Verbruggen sebesar 50 juta poundsterling karena kontraknya hingga 2028.
Suara.com - Kiper Timnas Belanda, Bart Verbruggen, disebut-sebut bakal menjadi komoditas panas pada bursa transfer musim panas 2026.
Penjaga gawang Brighton & Hove Albion itu dikabarkan masuk radar dua raksasa Eropa, Bayer Munich dan Chelsea.
Minat Bayern Munchen tak lepas dari situasi Manuel Neuer. Kiper legendaris Jerman itu akan menginjak usia 40 tahun bulan depan dan kontraknya segera berakhir.
Ketidakpastian masa depan Neuer membuat manajemen Die Roten mulai berburu calon pengganti.
Dalam sejumlah laporan media Inggris seperti talkSPORT dan The Sun, nama Verbruggen kerap muncul dalam diskusi internal Bayern.
Penampilan solid kiper 23 tahun asal Zwolle itu bersama Brighton dan Timnas Belanda membuatnya dinilai layak menjadi penerus Neuer di Allianz Arena.
Selain Bayern, Chelsea juga dikabarkan serius memantau perkembangan Verbruggen. Manajemen The Blues disebut kurang puas dengan performa Robert Sanchez yang dianggap belum konsisten.
Chelsea diyakini siap mengajukan tawaran besar demi memboyong eks kiper NAC Breda tersebut ke Stamford Bridge.
Brighton sendiri tidak akan melepas Verbruggen dengan harga murah. Klub berjuluk The Seagulls itu dikabarkan mematok banderol 50 juta poundsterling atau setara Rp1,2 triliun.
Baca Juga: Tak Ada Kendala, Dua Gol Jebolan Premier League Antar Bayern Munich ke Semifinal Piala Jerman
Verbruggen sendiri masih terikat kontrak hingga pertengahan 2028 bersama Brighton. Situasi ini membuat posisi tawar klub Inggris tersebut sangat kuat dalam negosiasi.
Jika transfer ini terwujud, Verbruggen berpotensi menjadi salah satu kiper termahal dalam sejarah sepak bola Belanda.
Kontributor: Adam Ali
Berita Terkait
-
Tak Ada Kendala, Dua Gol Jebolan Premier League Antar Bayern Munich ke Semifinal Piala Jerman
-
Franck Ribery Terseret Epstein File, Fakta Kasus Prostitusi Gadis 14 Tahun Terkuak
-
Kontrak di Juventus Tak Jelas, Barcelona Siap Tampung Dusan Vlahovic Asal Mau Potong Gaji
-
Harry Kane akan Kaya Raya jika Terima Tawaran Klub Arab Saudi, Gaji Dua Kali Bayern Munich
-
Dibidik Klub Premier League, Bayern Munich Optimis Bisa Perpanjang Kontrak Harry Kane
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali