-
Laga Borneo FC vs Persib ditunda ke 15 Maret karena agenda Asia.
-
Perubahan jadwal mencakup pertandingan Dewa United melawan Bhayangkara FC dan Persija.
-
Penundaan dilakukan agar klub fokus maksimal di kompetisi internasional AFC.
Penundaan Laga Klasik di Jakarta
Efek domino dari partisipasi klub di kompetisi Asia ini juga menyentuh jadwal pertandingan di ibu kota.
Pertemuan antara Persija Jakarta melawan Dewa United pun tidak luput dari keputusan revisi jadwal oleh operator.
Awalnya laga ini akan dihelat pada pekan kedua Maret, namun kini dipindah ke tanggal yang bersamaan dengan laga Borneo-Persib.
Sinkronisasi jadwal ini diharapkan tidak mengganggu ritme kompetisi nasional secara keseluruhan yang kian kompetitif.
Detail Waktu Pertandingan Terbaru
Berdasarkan data resmi, pecinta sepak bola tanah air harus menunggu hingga pertengahan bulan depan untuk menyaksikan duel Pesut Etam vs Maung Bandung.
Laga tersebut dijadwalkan ulang pada hari Minggu, tepatnya pada tanggal 15 Maret 2026 mendatang.
Sementara itu, Dewa United akan menghadapi Bhayangkara Presisi FC lebih dulu pada tanggal 1 Maret.
Baca Juga: Debut Mengecewakan Layvin Kurzawa dan Sergio Castel, Bojan Hodak Sindir Level Liga 1
Terakhir, partai Persija Jakarta kontra Dewa United menyusul untuk digelar pada tanggal 15 Maret.
Semua perubahan ini telah dikomunikasikan kepada pihak klub terkait agar persiapan tim tetap berjalan optimal.
Situasi Klasemen dan Persaingan Juara
Kondisi ini diprediksi akan mengubah peta persaingan di papan atas klasemen sementara Super League.
Persib saat ini masih memegang kendali di posisi puncak dengan perolehan total 47 poin dari laga-laga sebelumnya.
Borneo FC membayangi sangat ketat di urutan kedua dengan hanya selisih satu angka, yakni 46 poin.
Penundaan ini membuat kedua tim memiliki waktu lebih panjang untuk menyiapkan strategi terbaik demi memperebutkan takhta tertinggi.
Fokus Persib di Laga Asia
Bagi Persib, fokus mereka kini terpecah ke Stadion Gelora Bandung Lautan Api untuk menjamu Ratchaburi pada leg kedua.
Setelah menelan kekalahan di markas lawan, Maung Bandung wajib menang dengan selisih skor besar jika ingin tetap bertahan di Asia.
Dukungan penuh dari suporter diharapkan mampu menjadi suntikan moral di tengah jadwal yang sangat padat ini.
Penundaan laga kontra Borneo FC setidaknya memberikan sedikit napas bagi kebugaran fisik para pemain inti mereka.
Optimisme di Kubu Borneo FC
Di sisi lain, Borneo FC tetap melakukan persiapan rutin meski laga kandang mereka harus diundur cukup lama.
Bermain di Stadion Segiri selalu menjadi keuntungan tersendiri bagi klub kebanggaan warga Samarinda tersebut.
Waktu istirahat yang lebih panjang juga akan dimanfaatkan untuk memulihkan para pemain yang sempat mengalami cedera ringan.
Manajemen klub berharap penundaan ini tidak menurunkan atmosfer semangat juang para punggawa di lapangan hijau.
Harapan I.League dan Pecinta Bola
Pihak I.League berharap seluruh rangkaian perubahan jadwal ini dapat dipahami oleh semua pihak, terutama para pendukung setia.
Transparansi mengenai alasan di balik penundaan jadwal selalu diutamakan guna menjaga sportivitas kompetisi.
Agenda internasional memang sering kali membuat kalender liga domestik harus bersifat fleksibel demi kepentingan prestasi nasional.
Kini, seluruh perhatian tertuju pada bagaimana Persib dan Dewa United mampu membawa nama harum Indonesia di kancah Asia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?