-
Laga Borneo FC vs Persib ditunda ke 15 Maret karena agenda Asia.
-
Perubahan jadwal mencakup pertandingan Dewa United melawan Bhayangkara FC dan Persija.
-
Penundaan dilakukan agar klub fokus maksimal di kompetisi internasional AFC.
Suara.com - Pertarungan sengit yang mempertemukan Borneo FC Samarinda dengan Persib Bandung dipastikan tidak akan terlaksana sesuai jadwal awal.
Agenda kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia ini harus mengalami pergeseran waktu yang cukup signifikan.
Semestinya, kedua tim papan atas ini beradu kekuatan di Stadion Segiri pada pertengahan bulan Februari ini.
Namun, keterlibatan tim tamu dalam kompetisi di level kontinental menjadi alasan utama di balik perubahan ini.
I.League sebagai pihak pengelola kompetisi telah menetapkan waktu pengganti untuk pertandingan yang sangat dinantikan tersebut.
Dampak Keikutsertaan di AFC Champions League
Keputusan ini diambil setelah mempertimbangkan kesibukan Persib Bandung yang tengah berjuang di ajang AFC Champions League Two 2026.
Klub berjuluk Maung Bandung tersebut dijadwalkan melakoni pertandingan krusial melawan wakil Thailand, Ratchaburi.
Mengingat pentingnya laga di kancah Asia tersebut, penyesuaian jadwal di liga domestik menjadi langkah yang tidak terhindarkan.
Baca Juga: Debut Mengecewakan Layvin Kurzawa dan Sergio Castel, Bojan Hodak Sindir Level Liga 1
Pihak operator menegaskan bahwa perubahan ini bertujuan untuk memberikan ruang bagi wakil Indonesia agar bisa tampil maksimal di kancah internasional.
Perubahan Jadwal bagi Klub Lain
Tidak hanya laga di Samarinda, penyesuaian jadwal juga berdampak pada beberapa pertandingan tim peserta lainnya.
Dewa United menjadi klub lain yang merasakan efek dari pergeseran kalender kompetisi musim ini.
Hal ini terjadi karena Dewa United juga memiliki agenda serupa di turnamen AFC Challenge Cup 2026.
Pertemuan mereka dengan Bhayangkara Presisi FC harus digeser satu hari lebih awal dari rencana semula.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan masa pemulihan pemain tetap terjaga sebelum terbang ke markas lawan di luar negeri.
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?