Bola / Bola Indonesia
Kamis, 12 Februari 2026 | 17:06 WIB
Kolase foto Sergio Castel dan Layvin Kurzawa [Suara.com]
Baca 10 detik
  • Sergio Castel dan Layvin Kurzawa debut saat Persib melawan Ratchaburi FC di ACL 2 pada 12 Februari 2026.
  • Pelatih Bojan Hodak menyatakan kedua pemain baru tersebut perlu waktu adaptasi karena baru bergabung tim.
  • Hodak optimis pemain Eropa ini akan menjadi pilihan utama di kompetisi BRI Super League mendatang.

Suara.com - Dua pemain baru Persib Bandung, Sergio Castel dan Layvin Kurzawa menjalani debut pada pertandingan tandang 16 Besar AFC Champions League Two (ACL 2) 2025/2026.

Pada pertandingan menghadapi Ratchaburi FC di Stadion Ratchaburi, Rabu (12/2/2026), keduanya mendapat kesempatan bermain.

Sergio Castel tampil pada babak kedua menit 58, menggantikan Andrew Jung. Sedangkan Layvin Kurzawa, masuk menit 83 mengganti Alfeandra Dewangga.

Setelah pertandingan, pelatih Persib, Bojan Hodak, menilai kedua pemain baru tersebut masih membutuhkan waktu untuk beradaptasi.

Lantaran, Sergio Castel dan Layvin Kurzawa baru bergabung dengan skuad Maung Bandung pada bursa transfer pemain musim 2025/2026.

Selain itu, mereka baru berlatih beberapa hari bersama skuad Maung Bandung, sehingga masih membutuhkan waktu untuk beradaptasi dan menyatu dengan tim.

"Lihat, keduanya adalah pemain baru dan tentu saja membutuhkan waktu untuk menyatu dengan pamain yang lain," ucap Bojan Hodak.

Meski begitu, pelatih asal Kroasia ini menilai Sergio Castel dan Layvin Kurzawa memiliki potensi dan pengalaman bermain di sepakbola Eropa.

Sehingga, Bojan Hodak merasa optimis keduanya bakal berkontribusi bagi Persib dan di kompetisi BRI Super League 2025/2026 Sergio Castel dan Layvin Kurzawa bakal menjadi pilihan utama.

Baca Juga: Kronologis Bobotoh Provokasi Fans Ratchaburi FC Hingga Nyaris Baku Hantam

"Tapi kedua pemain tersebut memiliki potensi untuk bermain dan mereka bisa membantu kami di liga nanti dan bermain sebagai sebelas pemain pertama," ujarnya.

Bojan Hodak menyadari, level pertandingan AFC Champions League Two dan kompetisi BRI Super League 2025/2026 sangat berbeda.

"Kendalanya adalah di sini levelnya lebih tinggi dari liga kita, liga Indonesia, jadi tidak mudah bermain di sini. Jadi karena itu terkadang levelnya harus dinaikkan," ungkapnya.

Persib sendiri pada pertandingan babak bermain cukup bagus, walaupun di awal laga kebobolan satu gol. Namun, setelah itu bisa menekan dan menciptakan banyak peluang.

"Menurut saya di pertandingan ini, di babak pertama kami bermain cukup baik," katanya.

Lebih lanjut Bojan Hodak menuturkan, kondisi cuaca yang berbeda juga cukup mempengaruhi penampilan anak asuhnya di leg pertama ACL 2 2025/2026.

"Tapi babak kedua, saya tadi katakan masalah utamanya adalah cuacanya di sini lebih panas, kelembaban udaranya berbada dan berkeringat lebih banyak," ujarnya.

"Ini tentunya menguras energi lebih banyak dan itu merupakan keuntungan bagi tuan rumah," ungkapnya.

Kodisi tersebut, menurut Bojan Hodak akan dirasakan juga oleh Ratchaburi FC saat leg kedua di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, 18 Februari 2026.

"Tapi hal yang sama nanti akan dirasakan di Bandung untuk tim tamu dan itu akan sulit bagi mereka," tegasnya.

Kontributor : Rahman

Load More