-
PSSI pastikan tidak ada pemain naturalisasi baru untuk Timnas Indonesia di FIFA Series 2026.
-
Sumardji meminta tim fokus merawat kualitas serta memperkuat mental pemain yang sudah ada saat ini.
-
John Herdman akan menguji kemampuan skuad lama untuk menghadapi turnamen internasional di bulan Maret.
Kalimat tersebut menjadi penegas bahwa rumor penambahan pemain diaspora tidak akan terealisasi dalam periode pendek ini.
PSSI ingin memastikan transisi kepelatihan di bawah John Herdman berjalan mulus dengan pemain yang telah mengenal sistem.
3. Membangun Skuad Dari Titik Awal
Federasi sepak bola Indonesia ingin memastikan setiap pemain yang dipanggil memiliki komitmen dan mentalitas baja.
Fokus utama saat ini bukan sekadar menambah jumlah pemain naturalisasi, melainkan menjaga kualitas yang sudah dimiliki.
Sumardji menyatakan, saat ini lebih baik menjaga dan meningkatkan pemain yang sudah ada di dalam tim.
"Kita fokus yang ada ini harus kita rawat, kita maintain, dan kita kuatkan mentalnya karena kita harus mengawali dari nol lagi," katanya.
Narasi membangun dari titik rendah ini menjadi landasan utama PSSI dalam menatap berbagai ajang internasional tahun ini.
4. Persiapan Menuju FIFA Series
Baca Juga: Jadwal Debut John Herdman dan Peluang Timnas Indonesia Juara FIFA Series 2026
Timnas Indonesia dijadwalkan akan bertarung di Stadion Utama Gelora Bung Karno sebagai tuan rumah FIFA Series.
Lawan-lawan dari konfederasi yang berbeda akan menjadi ujian nyata bagi strategi yang diusung oleh John Herdman.
Selain FIFA Series, ajang Piala AFF 2026 juga sudah masuk dalam radar persiapan jangka panjang tim nasional.
PSSI berharap para penggemar tetap memberikan dukungan penuh meskipun tidak ada penambahan pemain naturalisasi baru.
Kekuatan tim yang solid dianggap lebih krusial dibandingkan sekadar menambah daftar pemain diaspora di dalam tim.
5. Harapan Besar Federasi
Melalui kebijakan ini, diharapkan ada keharmonisan yang lebih baik di antara para pemain senior dan pemain muda.
John Herdman memiliki tanggung jawab besar untuk membuktikan kualitas melatihnya dengan skuad yang diberikan oleh PSSI.
Ketua BTN juga terus memantau perkembangan fisik dan psikologis para pemain menjelang pemusatan latihan nanti.
Kepercayaan diri pemain lokal dan pemain yang sudah dinaturalisasi sebelumnya diharapkan bisa meningkat pesat.
PSSI optimistis bahwa dengan skuad yang ada, Indonesia mampu berbicara banyak di kancah sepak bola internasional.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
Terkini
-
Isu Diaspora dan Loyalitas Warnai Duel Maroko vs Belanda di 32 Besar Piala Dunia 2026
-
Ancelotti Waspadai Kejutan Jepang, Anggap 32 Besar Piala Dunia 2026 Bak Final
-
Portugal Dituding Sengaja Hindari Kemenangan demi Jalur Mudah di Piala Dunia 2026
-
Tak Gentar dengan Lionel Messi, Cape Verde Siap Buktikan Bisa Permalukan Argentina
-
Persija Selangkah Lagi Dapatkan Gelandang Timnas Bosnia, Nilai Transfer Tembus Rp5,1 Miliar
-
Ogah Pandang Remeh, Cape Verde Bikin Pelatih Timnas Argentina Waspada Tingkat Tinggi
-
4 Fakta Menarik Jelang Jerman vs Paraguay, La Albirroja Ambisi Hapus Kutukan Buruk Tiap Lawan Eropa
-
Timnas Brasil Mengabaikan Psywar Jepang, Tak Takut Striker Muda Samurai Biru
-
Timnas Inggris Dihantam Kritik Jelang Hadapi Kongo, Para Pemain Dianggap Arogan
-
Hajime Moriyasu Siapkan Algojo Penalti Jepang Jelang Laga Hidup Mati Kontra Brasil