-
John Herdman memantau langsung laga Liga 2 antara Garudayaksa FC melawan tim Persekat Tegal.
-
Pemantauan dilakukan untuk mencari bibit muda dan memahami ekosistem sepak bola nasional secara menyeluruh.
-
Herdman berkomitmen melihat kualitas fasilitas dan intensitas kompetisi di setiap kasta sepak bola.
Pelatih yang pernah sukses di Amerika Utara ini tampak sangat antusias mengikuti jalannya pertandingan sore itu.
Baginya setiap detik pertandingan di kasta kedua menyimpan informasi penting mengenai ketahanan fisik pemain lokal.
Herdman juga ingin memastikan sejauh mana standarisasi fasilitas pendukung yang tersedia di kompetisi kasta kedua tersebut.
“Di level ini Anda bisa melihat banyak pemain yang jauh lebih muda. Pemain yang tengah berjuang untuk mendorong dirinya ke level selanjutnya," jelasnya.
Evaluasi komprehensif ini diharapkan dapat memperpendek jarak kualitas antara pemain liga utama dengan liga di bawahnya.
Program pemantauan lintas divisi ini diproyeksikan sebagai bagian dari rencana besar pengembangan pemain nasional selama sedekade.
Herdman tidak ingin melewatkan satu pun jenjang kompetisi dalam upaya memetakan kekuatan sepak bola Indonesia secara total.
“Jadi, saya pikir di 10 tahun awal karier Anda penting untuk melihat segalanya. Setiap level di kompetisi dan untuk memahami strukturnya seperti apa, fasilitasnya seperti apa, intensitasnya seperti apa," ia menambahkan.
Kehadiran staf pelatih di tribun menjadi motivasi tambahan bagi para pemain yang sedang bertanding di lapangan.
Baca Juga: John Herdman Sebut Piala AFF 2026 Ujian Nyata Kedalaman Skuad Garuda Sebelum Menuju Piala Asia 2027
Hal ini memberikan harapan besar bahwa pintu menuju tim nasional selalu terbuka bagi siapa pun yang berprestasi.
Kini sorotan tidak lagi hanya tertuju pada nama-nama besar yang sudah langganan dipanggil ke tim pusat.
Melalui pendekatan yang inklusif ini bibit-bibit unggul dari daerah memiliki peluang emas untuk berseragam merah putih.
Masyarakat menantikan hasil dari pengamatan teliti John Herdman dalam daftar susunan pemain timnas mendatang.
Stadion Pakansari menjadi saksi bisu awal dari perjalanan panjang pencarian pahlawan sepak bola baru Indonesia.
Semangat yang dibawa Herdman diharapkan mampu membawa perubahan signifikan bagi prestasi sepak bola nasional di dunia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
23 Tahun Mengabdi, Real Madrid Resmi Lepas Dani Carvajal pada Akhir Musim
-
Borneo FC Gagal Menang di Markas Persijap, Fabio Lefundes: Peluang Juara Belum Berakhir
-
AFC Rombak Total Format Kualifikasi Piala Asia U-20 2027, Timnas Indonesia U-20 Masuk Pot 2
-
Luis Enrique Bocorkan Kondisi Cedera Dembele, Absen Lawan Arsenal?
-
Eks Gelandang FC Utrecht Wanti-wanti Persib Soal Laga Pamungkas Menuju Juara, Ada Apa?
-
Tutup Laga Kandang dengan Kemenangan, Ini Ucapan Berkelas Pelatih PSIM Yogyakarta
-
Bintang Borneo FC Berharap Adanya Keajaiban Persib Tumbang di Laga Pamungkas
-
Xabi Alonso Resmi ke Chelsea, Liverpool Kini Bidik Pelatih Jenius dari Jerman
-
John Herdman Mulai Seleksi Besar-besaran, Siapa Saja Pemain Diaspora yang Masuk Radar?
-
Gagal Bawa Persija Juara, Nasib Mauricio Souza di Ujung Tanduk?