-
Jay Idzes mencetak rekor akurasi umpan 95 persen saat Sassuolo mengalahkan Udinese 2-1.
-
Sassuolo berhasil melakukan comeback gemilang melalui gol Armand Lauriente dan Andrea Pinamonti.
-
Kemenangan krusial ini mengamankan posisi Sassuolo di papan tengah klasemen sementara Liga Italia.
Suara.com - Punggawa Timnas Indonesia kembali mencuri perhatian di kancah sepak bola kasta tertinggi Italia bersama klubnya.
Jay Idzes menunjukkan kelasnya sebagai bek modern dengan catatan statistik yang sangat mengesankan di lapangan hijau.
Penampilan solidnya menjadi kunci keberhasilan tim berjuluk I Neroverdi dalam membawa pulang poin penuh pekan ini.
Dalam laga kontra Udinese, pemain bertahan andalan Indonesia ini tampil penuh dengan kepercayaan diri yang sangat tinggi.
Berdasarkan data statistik terbaru, ia dinobatkan sebagai pemain dengan distribusi bola paling efektif selama pertandingan berlangsung.
Statistik Mengagumkan Sang Bek Timnas Indonesia
Angka tersebut menunjukkan tingkat presisi yang luar biasa bagi seorang pemain yang beroperasi di jantung pertahanan.
Rasio keberhasilan operannya menyentuh angka 95 persen yang menjadikannya pemain terbaik dalam aspek distribusi bola tersebut.
Kehebatan Idzes dalam mengalirkan bola dari lini belakang memudahkan timnya membangun serangan dengan sangat rapi dan terukur.
Baca Juga: Hasil Serie A Italia: Penyelamatan Krusial Emil Audero Bikin Pemain Genoa Frustasi
Tidak mengherankan jika namanya terus menjadi perbincangan hangat di kalangan pecinta sepak bola tanah air dan Italia.
Sassuolo Sempat Tertinggal di Babak Pertama
Pertarungan yang berlangsung di markas Udinese tersebut sejatinya tidak dimulai dengan mudah bagi skuad asuhan Fabio Grosso.
Tuan rumah langsung memberikan tekanan hebat sejak menit awal untuk mengincar gol cepat ke gawang Sassuolo.
Idzes harus bahu-membahu bersama rekannya, Tarik Muharemovic, untuk membendung gelombang serangan yang datang bertubi-tubi tanpa henti.
Gawang Sassuolo akhirnya terkoyak pada menit ke-10 akibat serangan kilat yang dibangun oleh barisan penyerang lawan.
Oumar Solet menjadi sosok yang memecah kebuntuan bagi Udinese setelah memaksimalkan umpan matang dari rekan satu timnya.
Kebangkitan Luar Biasa di Paruh Kedua
Memasuki babak kedua, perubahan strategi dilakukan oleh pelatih untuk mengejar ketertinggalan gol yang terjadi di awal laga.
Keputusan tersebut terbukti jitu karena alur permainan tim tamu menjadi jauh lebih hidup dan sangat agresif.
Momentum kebangkitan dimulai pada menit ke-56 saat Armand Lauriente berhasil menyamakan kedudukan melalui penyelesaian akhir yang sangat dingin.
Gol penyeimbang tersebut lahir berkat kerja sama apik yang diawali oleh assist akurat dari striker Andrea Pinamonti.
Kemenangan Comeback yang Sangat Krusial
Hanya berselang dua menit kemudian, pendukung tuan rumah dibuat terdiam saat tim tamu berhasil membalikkan keadaan menjadi unggul.
Kali ini giliran Andrea Pinamonti yang mencatatkan namanya di papan skor setelah menerima umpan silang yang sangat mematikan.
Perubahan skor yang sangat cepat dalam waktu singkat tersebut benar-benar meruntuhkan mentalitas bertanding para pemain tuan rumah.
Udinese sempat memberikan perlawanan sengit dan mencoba memasukkan tenaga baru untuk mengejar ketertinggalan gol di sisa waktu.
Bahkan drama sempat terjadi ketika wasit membatalkan gol balasan tuan rumah setelah melakukan peninjauan melalui teknologi asisten video.
Keamanan Papan Tengah Klasemen Liga Italia
Keberhasilan mempertahankan keunggulan ini menjadi obat penawar luka setelah hasil mengecewakan yang didapat pada pertandingan pekan sebelumnya.
Sassuolo kini perlahan mulai menjauh dari zona berbahaya dan terus berupaya merangkak naik ke posisi klasemen yang lebih baik.
Kontribusi Jay Idzes dalam menjaga stabilitas pertahanan sangat vital bagi ambisi klub untuk terus bersaing di papan tengah.
Kematangan bermain yang ditunjukkan bek bertinggi badan 190 cm ini diharapkan terus konsisten hingga akhir musim kompetisi tiba.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Kronologis Calvin Verdonk Amankan Tiket Liga Champions Lille Meski Tumbang dari Auxerre
-
Alasan Xabi Alonso Terima Kontrak Chelsea, Siap Akhiri Dominasi Kegagalan Proyek BlueCo
-
Calvin Verdonk Lolos Liga Champions, Ukir Sejarah Baru Sepak Bola Indonesia Bersama Lille
-
Jacksen F. Tiago Terpukau Talenta Sepak Bola Putri Surabaya di MLSC 2026
-
Pesta Penutup Musim PSG Dirusak Comeback Dramatis Paris FC
-
Drama Menit Akhir! Pesta Juara Inter Milan Dicoreng Tim Degradasi Hellas Verona
-
Timnas Indonesia Panggil Pemain InggrisAustralia untuk TC Piala AFF U-19 2026
-
Vinicius Jr Jadi Penentu Kemenangan Real Madrid atas Sevilla, Aksi Egois Mbapp Tuai Sorotan
-
Perpisahan Emosional di Camp Nou: Barcelona Tekuk Real Betis, Lewandowski Ucapkan Selamat Tinggal!
-
Guncang Piala Dunia 2026, Antoine Semenyo: Ghana Siap Kalahkan Semua Tim Top!