- Kiper Timnas Indonesia, Emil Audero, tampil heroik saat Cremonese menahan imbang Genoa di Serie A, Minggu (15/2/2026).
- Pelatih Genoa, Daniele De Rossi, mengakui sulitnya menaklukkan gawang Audero yang melakukan enam penyelamatan penting.
- Performa gemilang Audero di laga tersebut dihargai Sofascore dengan rating nyaris sempurna yaitu 9,3.
Suara.com - Penampilan heroik kiper Timnas Indonesia, Emil Audero kembali menuai pujian tinggi di pentas Serie A Italia.
Kali ini, pengakuan datang langsung dari pelatih Genoa, Daniele De Rossi yang secara terbuka mengakui betapa sulitnya menaklukkan gawang Cremonese yang dikawal oleh Audero.
Dalam laga yang berakhir imbang tanpa gol antara Cremonese dan Genoa, Minggu (15/2/2026), Audero menjadi bintang utama bagi timnya.
Kiper kelahiran Mataram ini mementahkan setiap serangan yang datang dan menjadi alasan utama mengapa Genoa harus pulang dengan satu poin.
Usai laga, De Rossi mengakui bahwa hasil imbang itu terasa melegakan, namun ia juga menyoroti betapa tangguhnya pertahanan tuan rumah.
"Ini akan menjadi kekalahan terberat yang harus ditelan, mengingat dua kekalahan terakhir," kata De Rossi dikutip dari Cuore Grigio Rosso.
"Di sini, kami harus menyalahkan diri sendiri, jika itu terjadi bukan wasit atau VAR. Akan sulit untuk bangkit kembali dalam kasus itu, tetapi untungnya tidak demikian," sambungnya.
De Rossi kemudian secara spesifik memuji kekuatan Cremonese, yang secara tidak langsung adalah pengakuan atas performa gemilang Audero sebagai benteng terakhir.
"Selain itu, saya melihat tim yang hebat, kami bermain bagus. Mencetak gol melawan Cremonese itu sulit, mereka tim yang kuat secara fisik dan vertikal," ujar De Rossi lagi.
Baca Juga: Nasib Orang Dzalim ke Emil Audero Sungguh Tragis
"Itu tidak mudah bagi siapa pun. Kami mampu mengimbangi Djuric, yang tingginya dua meter, dan lari-lari Thorsby," imbuhnya.
Pujian dari De Rossi sangat beralasan. Performa Audero di bawah mistar gawang memang luar biasa.
Situs statistik Sofascore bahkan memberinya rating nyaris sempurna, yakni 9,3.
Sepanjang laga, Audero menjadi tembok yang tak bisa diruntuhkan. Total, ia melakukan enam penyelamatan krusial dari 18 tembakan yang dilancarkan para pemain Genoa.
Salah satu penyelamatan paling vital terjadi saat ia berhasil mematahkan sebuah peluang emas dari dalam kotak penalti.
Berita Terkait
-
Hasil Serie A Italia: Penyelamatan Krusial Emil Audero Bikin Pemain Genoa Frustasi
-
Duel Panas Cremonese vs Genoa Menjadi Pertaruhan Harga Diri Emil Audero
-
Tony Kouwen Pemain Keturunan Indonesia, Mengidolakan Kiper Genoa hingga Ingin Jadi Bos Rongsok
-
Emil Audero Ungkap Alasan Lanjutkan Laga Saat Jadi Korban Petasan Lawan Inter Milan
-
Jadwal Neraka Menanti, Emil Audero dan Cremonese Terpuruk Tanpa Kemenangan 10 Laga Terakhir
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Pencapaian Mutlak Bruno Fernandes Pencetak Assist Terbanyak Musim Ini, Cetak Sejarah Baru!
-
Hajar Persik 3-1, Mauricio Souza Puas dengan Kualitas Pemain Pengganti Persija Jakarta
-
Neymar Ngamuk ke Wasit, Mimpi Tampil di Piala Dunia 2026 Terancam Hancur
-
Klasemen Super League Terbaru, Persib Bandung Menjauh dari Borneo FC Berkat Gol Julio Cesar
-
Skenario Juara Persib Bandung Mengunci Trofi Super League di Pekan Pamungkas
-
Kronologis Calvin Verdonk Amankan Tiket Liga Champions Lille Meski Tumbang dari Auxerre
-
Alasan Xabi Alonso Terima Kontrak Chelsea, Siap Akhiri Dominasi Kegagalan Proyek BlueCo
-
Calvin Verdonk Lolos Liga Champions, Ukir Sejarah Baru Sepak Bola Indonesia Bersama Lille
-
Jacksen F. Tiago Terpukau Talenta Sepak Bola Putri Surabaya di MLSC 2026
-
Pesta Penutup Musim PSG Dirusak Comeback Dramatis Paris FC