Bola / Bola Indonesia
Senin, 16 Februari 2026 | 11:15 WIB
Mauro Zijlstra (Persija Jakarta)
Baca 10 detik
  • Mauro Zijlstra merasa sangat bahagia menjalani debut perdana bersama Persija Jakarta lawan Bali United.

  • Suasana stadion dan dukungan suporter membuat Zijlstra merasa nyaman seperti berada di rumah.

  • Kemenangan tipis atas Bali United menjadi awal manis karier Mauro Zijlstra di Indonesia.

Suara.com - Momen perdana Mauro Zijlstra merumput bersama skuad Macan Kemayoran meninggalkan kesan yang sangat mendalam.

Penyerang anyar ini akhirnya merasakan atmosfer kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia secara langsung.

Zijlstra diturunkan sebagai pemain pengganti saat Persija Jakarta bertandang ke markas Bali United baru-baru ini.

Meski masuk di babak kedua, kehadirannya di lapangan memberikan warna baru pada lini serang tim.

Pemain naturalisasi ini mengaku sangat emosional bisa mengenakan jersei kebanggaan ibu kota dalam pertandingan resmi.

Baginya, atmosfer yang diciptakan oleh para pendukung di stadion merupakan sesuatu yang sangat istimewa.

Dukungan masif dari tribun penonton membuatnya merasa diterima dengan tangan terbuka oleh keluarga besar Persija.

Zijlstra merasa terhormat bisa menjadi bagian dari klub dengan sejarah panjang dan basis fanatik.

Ia tidak menyangka sambutan yang diberikan kepadanya akan sehangat dan seluar biasa yang dirasakan.

Baca Juga: Dony Tri Pamungkas Tegaskan Mental Persija Sudah Siap Ujian Berat di Kandang Bali United

Kehadiran suporter memberikan energi tambahan bagi pemain berusia 21 tahun ini untuk tampil maksimal.

Zijlstra mengungkapkan rasa syukurnya secara langsung setelah pertandingan yang berakhir kemenangan itu usai dilaksanakan.

"Saya sangat senang dengan debut saya hari ini karena atmosfer stadion sangat luar biasa," kata Zijlstra.

Ia juga menambahkan betapa berartinya dukungan tersebut bagi mentalitas bertandingnya di lapangan hijau tersebut.

"Saya merasa sangat diterima di sini dan dukungan fans membuat saya merasa seperti di rumah." ucapnya.

Ungkapan tersebut menunjukkan betapa cepatnya proses adaptasi emosional yang dialami oleh mantan pemain Volendam tersebut.

Load More