Bola / Bola Indonesia
Selasa, 17 Februari 2026 | 16:19 WIB
Elkan Baggott Buktikan Diri Bisa Jadi Senjata Andalan Timnas Indonesia. [@IpswichTown]
Baca 10 detik
  • Elkan Baggott dipastikan tetap di skuad Ipswich Town hingga akhir musim Championship 2025/2026 demi kedalaman lini belakang.
  • Manajer Kieran McKenna mempertahankan Elkan karena menganggap empat bek tengah berkualitas esensial bagi stabilitas tim.
  • Penampilan Elkan saat melawan Wrexham di Piala FA menegaskan perannya sebagai bagian penting rencana tim klub musim ini.

Suara.com - Bek Timnas Indonesia, Elkan Baggott, semakin menunjukkan diri layak diperhitungkan sebagai andalan di lini belakang Skuad Garuda.

Kepercayaan yang diberikan manajer Kieran McKenna di level klub menjadi sinyal bahwa bek jangkung tersebut berada di jalur yang tepat untuk terus berkembang.

Bersama Ipswich Town, Elkan dipastikan tetap masuk skuad hingga akhir musim Championship 2025/2026. Keputusan itu sekaligus menepis rumor yang menyebut ia berpotensi dipinjamkan pada bursa transfer Januari 2026.

McKenna memilih mempertahankan Elkan demi menjaga kedalaman skuad, khususnya di posisi bek tengah.

Menurut McKenna, memiliki empat bek tengah berkualitas menjadi kunci menjaga stabilitas tim dalam kompetisi yang panjang dan ketat.

"Sepertinya kami tidak pernah secara khusus memikirkan Elkan Baggott, tetapi kami telah menyebarkan opsi-opsi yang ada," kata Kieran McKenna dikutip dari TWTD.

"Saya pikir sangat penting karena kami memiliki empat bek tengah yang kuat di dalam tim, dan itu yang terjadi saat ini," lanjutnya.

Kepercayaan tersebut bukan tanpa alasan. Elkan sempat tampil sebagai starter saat Ipswich menghadapi Wrexham di ajang Piala FA.

Laga itu menjadi momen penting karena ia turun sejak menit awal bersama The Tractor Boys.

Baca Juga: John Herdman Dapat Kabar Baik dari Belanda Jelang FIFA Series 2026

Berdasarkan data Sofascore, Elkan mencatat dua intersep, tiga sapuan, dua pemulihan, serta memenangi empat duel, termasuk empat duel udara.

Meski enam kali kehilangan bola dan mendapat rating 6,6, kontribusinya tetap terlihat dalam menjaga keseimbangan lini belakang.

Elkan juga berkontribusi dalam fase menyerang dengan menciptakan satu peluang emas. Ia bermain selama 73 menit sebelum digantikan.

Meski Ipswich tersingkir usai kalah dari Wrexham, penampilan tersebut menegaskan Elkan masih menjadi bagian dari rencana McKenna musim ini.

Dengan menit bermain dan kepercayaan di level klub, Elkan kian matang. Konsistensinya di kompetisi Inggris bisa menjadi modal besar untuk memperkuat Timnas Indonesia.

Jika terus berkembang, bukan tidak mungkin ia menjelma menjadi tembok kokoh sekaligus andalan di jantung pertahanan Garuda.

Load More