- Benfica menjamu Real Madrid dalam leg pertama play-off Liga Champions, dengan Madrid lebih difavoritkan menurut simulasi Opta.
- Kiper Benfica, Trubin, sebelumnya mencetak gol dramatis, sementara Madrid memiliki rekor Eropa yang kurang stabil akhir-akhir ini.
- Kedua tim sama-sama kuat dalam serangan langsung; Benfica termotivasi menang kandang setelah mengalahkan Madrid sebelumnya.
Suara.com - Pertarungan sengit kembali tersaji di babak play-off Liga Champions saat Benfica menjamu Real Madrid pada leg pertama, Rabu (18/2) dinihari WIB.
Pada pertemuan sebelumnya, Benfica menang 4-2 lewat gol dramatis kiper Anatoliy Trubin di menit ke-98.
Gol tersebut membuat Trubin menjadi kiper kelima yang mencetak gol di Liga Champions, mengikuti jejak Jorg Butt, Sinan Bolat, Vincent Enyeama, dan Ivan Provedel.
Kini, pertanyaannya mampukah Jose Mourinho kembali merancang mimpi buruk bagi mantan klubnya?
Menurut simulasi Opta dari 10.000 percobaan, Madrid lebih difavoritkan dengan peluang menang 49 persen.
Benfica hanya memiliki probabilitas kemenangan 27,2 persen, sementara 23,8 persen laga diprediksi berakhir imbang.
Secara historis, Benfica memang kurang konsisten melawan tim Spanyol.
Mereka hanya menang dua kali dari delapan laga terakhir kontra klub LaLiga.
Namun menariknya, dua kemenangan itu terjadi di kandang dan selalu dengan empat gol tercipta.
Baca Juga: Jelang Galatasaray vs Juventus, Luciano Spalletti Ultimatum Pemain Bianconeri
Benfica sedang percaya diri. Mereka tak terkalahkan dalam lima laga terakhir di semua kompetisi.
Di Liga Champions, pasukan Mourinho juga selalu menang dalam dua laga kandang terakhir, termasuk saat menumbangkan Madrid.
Di sisi lain, Alvaro Arbeloa mulai menemukan stabilitas.
Madrid menyapu bersih enam laga LaLiga di bawah arahannya dan terus bersaing ketat dengan Barcelona di puncak klasemen.
Namun performa Eropa masih jadi tanda tanya. Dari 11 laga Liga Champions terakhir, Madrid kalah enam kali dan menang lima kali.
Kekuatan utama mereka ada di lini serang. Madrid mencetak 21 gol di fase liga, sejajar dengan PSG.
Berita Terkait
-
Jelang Galatasaray vs Juventus, Luciano Spalletti Ultimatum Pemain Bianconeri
-
PSG Siap Balas Dendam Lawan Monaco di Liga Champions 2026
-
Mourinho Lancarkan Perang Urat Saraf ke Real Madrid: Raja yang Terluka
-
Tolak Balik ke Bernabeu, Jose Mourinho: Fokus Saya Tendang Real Madrid dari Liga Champions
-
Prediksi Liga Champions AS Monaco vs PSG: Derby Prancis, Les Parisiens Usung Misi Balas Luka
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Scaloni Waspadai Pertahanan Tanjung Verde Jelang Duel Babak 32 Besar
-
DFB Dekati Jurgen Klopp Usai Nagelsmann Tinggalkan Timnas Jerman
-
Timnas Indonesia Bidik Gelar AFF Pertama, Sumardji hingga Rayhan Hannan Kompak Tebar Optimisme
-
Bersinar di Persija, Fajar Fathurrahman Juga Sandang Gelar Sarjana dan Raih Penghargaan Kampus
-
Sandy Walsh Bersiap Jalani Latihan Perdana Bersama Persib Bandung, Igor Tolic Pastikan Skuad Kumpul
-
Tak Sepakat Piala AFF Disebut Ecek-ecek, PSSI: Kita Belum Juara
-
Jual Jersey untuk Berobat Anak, Kiper Paraguay Ingin Kalahkan Prancis Demi Pulangkan Baju Miliknya
-
Rayhan Hannan Tak Takut Gempuran Pemain Keturunan, Siap Rebut Kepercayaan Shin Tae-yong di Persija
-
Pelatih Kroasia Semprot VAR Usai Disingkirkan Portugal di Piala Dunia 2026
-
Pertemuan Rahasia dengan DFB, Julian Nagelsmann Siap Mundur dari Timnas Jerman