- Joey van Beukering, keponakan Jhon van Beukering, bermimpi bermain untuk Timnas Indonesia.
- Bek kiri berusia 23 tahun itu resmi bergabung dengan klub De Treffers untuk musim 2025/2026.
- Joey yang fleksibel berdarah Indonesia dari ayahnya yang berasal dari Yogyakarta dan sering bermain bek kiri.
Suara.com - Timnas Indonesia dulu pernah memiliki striker bernama Jhon van Beukering. Menariknya, keponakan Jhon, Joey van Beukering disebut-sebut juga tertarik membela tim Merah Putih.
Bek kiri berdarah Indonesia-Belanda itu resmi menjadi rekrutan anyar De Treffers untuk musim 2025/2026.
Pemain kelahiran Arnhem, 9 April 2002 tersebut saat ini berusia 23 tahun.
Dengan tinggi 178 cm dan berat 70 kilogram, Joey dikenal sebagai pemain berkaki kiri yang fleksibel. Ia bisa bermain sebagai left back (LB) maupun left winger (LW).
Yang membuatnya menarik, Joey memiliki darah Indonesia dari sang ayah yang berasal dari Yogyakarta.
“Ayah saya berasal dari Yogyakarta dan memiliki darah Indonesia penuh,” ujar Joey.
“Suatu hari nanti saya ingin bermain untuk Timnas Indonesia. Itu adalah mimpi saya.”
Ayahnya, Dennis van Beukering, juga terlibat langsung di dunia sepak bola sebagai pelatih di klub MASV Arnhem.
Bahkan musim depan, sang ayah akan ikut pindah ke De Treffers sebagai asisten pelatih.
Baca Juga: Patrick Kluivert Mulai Babak Baru Usai Dipecat Timnas Indonesia
Sebelum hijrah ke De Treffers, Joey memperkuat MASV Arnhem yang berkompetisi di Divisi Empat Belanda. Selama empat musim terakhir, ia menjadi pilihan utama di lini belakang.
Meski berposisi sebagai bek kiri, kontribusinya dalam menyerang cukup menonjol. Ia dikenal cepat, agresif, dan memiliki umpan silang akurat berkat kaki kirinya.
“Saya selalu bisa bermain di beberapa posisi, tetapi tiga musim terakhir saya fokus penuh sebagai bek kiri,” jelasnya.
Menariknya, Joey hampir tidak pernah absen dalam beberapa musim terakhir karena cedera. Faktor kebugaran menjadi salah satu keunggulan utamanya.
Dalam perjalanan kariernya, Joey sempat mengenyam pendidikan sepak bola di akademi Vitesse dan De Graafschap.
Ia juga pernah memperkuat Silvolde sebelum akhirnya menjadi andalan di MASV Arnhem. Sejak usia 17 tahun, ia sudah merasakan atmosfer kompetisi senior di kasta Divisi Empat.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Motor Listrik Terbaik Buat Ojol: Jarak Tempuh Jauh, Harga Terjangkau, Mesin Bandel
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- 5 Motor Listrik Fast Charging, Bebas Risau dari Kehabisan Baterai di Jalan
- 6 Bedak Padat untuk Makeup Natural dan Anti Kusam, Harga Terjangkau
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
Pilihan
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
-
Tragedi Gas Maut di TB Simatupang: 4 Nyawa Melayang dalam Toren, Proyek 8 Lantai Kini Senyap
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
Terkini
-
Persiapan Bagus, Imran Nahumarury Pastikan Semen Padang Siap Hadapi Persib
-
Jude Bellingham Minim Bermain di Timnas Inggris, Ini Respon Arbeloa
-
Pulang Kampung, Kiper Persib Teja Paku Alam Targetkan Kemenangan atas Semen Padang
-
Pastikan Kondisi Bugar, Julio Cesar Siap Hadapi Semen Padang
-
Link Live Streaming PSS Sleman vs Persipal Palu: Peluang Super Elja Nyaman di Puncak
-
Laga Beda Misi, Ini Link Live Streaming Persiku Kudus vs Kendal Tornado FC
-
Link Live Streaming PSM Makassar vs Persis Solo, Tontonan Duel Sengit di Parepare!
-
Penjelasan Resmi PSSI Soal Pemain Timnas Indonesia Bermasalah Paspor di Liga Belanda
-
Jangan Salah Paham! Ini Beda Skandal Dokumen Malaysia vs Paspoortgate Pemain Timnas Indonesia
-
Bos Eredivisie Beberkan 2 Opsi Agar Pemain Timnas Indonesia Bisa Kembali Bermain di Belanda