- Persib Bandung tersingkir dari 16 besar ACL 2 meskipun menang, akibat agregat skor keseluruhan.
- Insiden anarkis suporter di GBLA usai laga membuat tim tamu Ratchaburi FC tertahan berjam-jam.
- Media Thailand menyoroti keganasan atmosfer laga yang berujung kerusuhan dan mengancam sanksi AFC bagi Persib.
Suara.com - Meskipun berhasil meraih kemenangan, langkah Persib Bandung harus terhenti di babak 16 besar AFC Champions League Two (ACL 2).
Namun bukan kegagalan lolos yang menjadi sorotan utama, melainkan aksi anarkis oknum suporter di akhir laga yang mencoreng citra sepak bola Indonesia di mata internasional.
Persib sejatinya berhasil menang, namun skor tersebut tidak cukup untuk membalikkan agregat setelah kalah telak 0-3 di leg pertama.
Hasil ini seharusnya bisa diterima dengan lapang dada, tetapi situasi di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) justru berubah menjadi mencekam.
Salah satu media ternama Thailand, Siamsport secara khusus menyoroti insiden brutal tersebut. Mereka bahkan tak segan melabeli atmosfer GBLA malam itu sebagai neraka bagi tim tandang.
"Mengungkap keganasannya! Menyelami sisi gelap fans sepak bola Indonesia, terlalu brutal untuk permainan, atau hanya gairah yang melimpah," tulis Siamsport.
"Istilah neraka tim tandang sering digunakan untuk menggambarkan atmosfer yang mencekam dan sorakan yang luar biasa."
"Tetapi bagi Ratchaburi FC pada malam 18 Februari 2026, di Stadion Gelora Bandung, istilah ini menjadi kenyataan yang nyata dan menakutkan," imbuh laporan tersebut.
Ironisnya, skuad Ratchaburi FC yang seharusnya merayakan kelolosan mereka ke babak perempat final, justru harus merasakan ketakutan.
Baca Juga: Allano Lima Tebar Ancaman! Persija Siap Gusur Persib Bandung dari Puncak Klasemen
Menurut laporan Siamsport para pemain dan ofisial tim tamu terpaksa tertahan di dalam ruang ganti selama berjam-jam demi keamanan mereka.
"Meskipun Ratchaburi FC merayakan keberhasilan mereka mengamankan tempat di perempat final ACL 2, mereka terpaksa tetap berada di ruang ganti selama berjam-jam," beber laporan itu.
"Di tengah teriakan dan hinaan dari para penggemar tuan rumah yang menyerbu lapangan dengan liar," lanjut Siamsport.
Insiden ini membuat media Thailand tersebut bertanya-tanya mengenai kultur suporter di Indonesia. Mereka heran mengapa gairah yang besar seringkali berujung pada kekerasan yang melampaui batas.
"Mengapa sepak bola di Negeri Seribu Pulau ini begitu sarat dengan kekerasan yang seringkali melampaui batas keamanan?" tanya Siamsport.
Kejadian bermula saat sejumlah oknum suporter nekat merangsek masuk ke lapangan usai peluit panjang dibunyikan.
Mereka menghampiri para pemain Persib untuk meluapkan kekecewaan. Pelatih Bojan Hodak dan para pemain bahkan sampai harus turun tangan untuk menenangkan situasi.
Atas insiden memalukan ini, Persib Bandung kini terancam sanksi berat dari Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC).
Berita Terkait
-
Persib Digembosi Wasit, Bojan Hodak Ngadu ke AFC Meski Bakal Sia-sia
-
Prediksi Sanksi AFC untuk Persib Usai Bobotoh Mengamuk di GBLA
-
Media Thailand: Persib Bandung Membiarkan Kerusuhan Kecil Terjadi
-
Rayco Rodriguez: Kami Ingin Menang di Bandung
-
Tersingkir dari ACL Two, Bojan Hodak: Sekarang Kami Fokus di Liga
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
- 25 Kode Redeem FF Aktif 5 Juli 2026: Kesempatan Dapat Bundle BR Elite dan Item Premium
Pilihan
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
Terkini
-
Duo Man City Panas! Rodri Akui Salah Usai Ejek Bernardo Silva yang Gagal Cetak Gol
-
Bukan Cristiano Ronaldo, Inilah 3 Pemain Tertua yang Pernah Tampil di Piala Dunia
-
7 Dosa Besar Cristiano Ronaldo Cs yang Hancurkan Portugal di Piala Dunia 2026
-
Prediksi Final Tak Diharapkan Piala Dunia 2026: Duel Tim Kuda Hitam Mesir vs Maroko
-
Generasi Terburuk! Legenda Brasil Ramai-ramai Desak Carlo Ancelotti Dipecat
-
Kylian Mbappe Kecam Komentar Rasis Senator Paraguay, Responsnya Jadi Sorotan
-
Persib Akui Raup Cuan Besar dari Transfer Andrew Jung
-
Ole Romeny Selangkah Lagi Gabung Fortuna Sittard, Siap Satu Tim dengan Justin Hubner
-
Datangkan Striker Montenegro Balsa Sekulic, Lini Depan Persib Bandung Makin Ngeri
-
Timnas Iran Olok-olok Kekalahan Amerika Serikat dari Belgia