-
Persib Bandung terancam denda besar dan sanksi tanpa penonton akibat ulah suporter.
-
Media Thailand menyoroti kerusuhan di GBLA yang merusak reputasi sepak bola ASEAN.
-
Meski menang 1-0, Persib tersingkir dari ACL Two karena kalah agregat dari Ratchaburi.
Suara.com - Langkah Persib Bandung di kancah Asia kini harus dibayangi oleh awan mendung pasca laga dramatis.
Media olahraga ternama Thailand, Siam Sport, memberikan sorotan tajam terkait potensi hukuman yang menanti Pangeran Biru.
Hal ini merupakan buntut dari tindakan tidak terpuji oknum pendukung yang merangsek masuk ke area lapangan.
Kejadian tersebut pecah tepat setelah langkah Maung Bandung terhenti pada fase 16 besar ACL Two.
Ratchaburi FC menjadi tim yang memastikan kepulangan Persib meskipun hasil akhir di stadion menunjukkan kemenangan tuan rumah.
Siam Sport memprediksi bahwa otoritas sepak bola Asia tidak akan tinggal diam melihat pelanggaran keamanan ini.
Denda dalam nominal yang fantastis kini menjadi ancaman nyata bagi manajemen tim kebanggaan Jawa Barat tersebut.
Bahkan, terdapat kemungkinan Persib harus terusir dari rumah sendiri atau bermain di stadion yang kosong.
Hukuman tanpa penonton menjadi skenario terburuk jika mereka kembali berkompetisi di level Asia musim depan.
Baca Juga: Sampai Turun Tangan Langsung, Bojan Hodak Blak-blakan Kesal Liat Bobotoh Rusuh
"Persib Bandung bisa menghadapi sanksi berat dari AFC, mulai dari denda yang besar hingga larangan menggunakan kandang mereka atau dipaksa bermain tanpa penonton musim ini," tulis Siam Sport.
Aksi spontan segelintir suporter di Stadion Gelora Bandung Lautan Api dianggap merusak citra sepak bola regional.
"Ini setelah Persib membiarkan kerusuhan kecil terjadi yang mencoreng reputasi sepak bola ASEAN," lanjut laporan media tersebut.
Insiden ini sangat disayangkan mengingat Persib adalah salah satu representasi kekuatan sepak bola dari Indonesia.
Kegagalan melaju ke perempat final ACL Two pada Rabu malam itu seharusnya menjadi momen evaluasi teknis.
Namun, fokus kini justru beralih pada masalah disiplin dan keamanan yang terjadi di penghujung laga.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- Banyak Banget, Intip Hampers Tedak Siten Anak Erika Carlina
Pilihan
-
Hizbullah Klaim Hancurkan Kapal Militer Israel Sebelum Serang Lebanon
-
Jusuf Kalla Mau Laporkan Rismon Sianipar ke Polisi! Ini Masalahnya
-
Di Balik Lahan Hindoli, Seperti Apa Perkebunan yang Jadi Lokasi 11 Sumur Minyak Ilegal?
-
Traumatik Mendalam Jemaat POUK Tesalonika Tangerang: Kebebasan Beribadah Belum Terjamin?
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
Terkini
-
Hasil BRI Super League: Brace Ramon Tanque Bawa Persib Kalahkan Semen Padang
-
Liverpool Dihajar Manchester City, Virgil Van Dijk Buka Suara
-
Berada di Papan Bawah, Persib Bandung Waspadai Motivasi Semen Padang
-
Link Live Streaming Madura United vs Borneo FC: Misi Pesut Etam Pepet Puncak Klasemen!
-
Arsenal Disingkirkan Southampton dari Piala FA, Ini Dalih Mikel Arteta
-
Suporter Semen Padang Akan Padati Stadion, Marc Klok Semakin Termotivasi
-
Catatan Stefan Keeltjes Usai Kendal Tornado FC Dikalahkan Persiku Kudus
-
Persiapan Bagus, Imran Nahumarury Pastikan Semen Padang Siap Hadapi Persib
-
Jude Bellingham Minim Bermain di Timnas Inggris, Ini Respon Arbeloa
-
Pulang Kampung, Kiper Persib Teja Paku Alam Targetkan Kemenangan atas Semen Padang