- Zinedine Zidane, legenda Prancis kelahiran Marseille dari keturunan Aljazair, dikenal tertutup mengenai praktik keagamaan Islamnya.
- Ia menekankan bahwa nilai moral seperti rasa hormat lebih penting daripada ritual formal atau pernyataan religius di publik.
- Pada 2016, Zidane diakui sebagai Muslim berpengaruh, menjadi simbol integrasi identitas Muslim dan ikon nasional Prancis.
Suara.com - Legenda Prancis dan Real Madrid, Zinedine Zidane, dikenal sebagai sosok yang sangat tertutup soal kehidupan pribadi, termasuk dalam urusan beragama.
Zidane diketahui memeluk agama Islam. Namun, ia jarang membahas secara terbuka soal praktik keagamaannya.
Dalam wawancara dengan majalah Psychologies pada 2006, ia menyatakan bahwa dirinya adalah seorang yang percaya kepada Tuhan, tetapi tidak menampilkan religiusitas secara berlebihan di ruang publik.
Baginya, nilai inti seperti rasa hormat, kerja keras, dan rendah hati jauh lebih penting dibanding simbol atau pernyataan formal.
Zidane lahir di Marseille dari keluarga keturunan Aljazair. Ia tumbuh dalam lingkungan Muslim dan tak pernah menampik identitas tersebut.
“Saya Muslim, saya percaya Tuhan (Allah SWT), tetapi saya tidak menjalankan secara praktik. Yang terpenting adalah apa yang ada di dalam diri kita,” ujar Zidane kala itu.
Ia juga menekankan bahwa nilai-nilai moral jauh lebih penting dibanding sekadar ritual formal.
“Jika dilihat lebih dekat, semua agama kurang lebih sama. Yang penting adalah nilai yang kita tanamkan, lebih dari sekadar praktiknya,” lanjutnya.
Saat membela klub maupun tim nasional Prancis, ia mampu memadukan disiplin profesional dengan keyakinan pribadinya.
Baca Juga: Buka Puasa Baca Doa Dulu atau Minum Duluan? Ini yang Paling Dianjurkan
Beberapa laporan menyebutkan bahwa Zidane tetap menjalankan ibadah puasa Ramadan, bahkan di tengah jadwal kompetisi yang padat.
Beberapa laporan media Prancis seperti Le 10 Sport, menyebutkan bahwa saat masih aktif bermain, termasuk ketika berada di pusat pelatihan Clairefontaine, Zidane menjalani puasa dengan penuh kehati-hatian dan tanpa publikasi berlebihan.
Hal itu tentu membutuhkan penyesuaian fisik dan koordinasi dengan tim medis.
Meski demikian, Zidane tidak pernah menjadikan agama sebagai alat pencitraan. Ia memilih menunjukkan nilai-nilai tersebut melalui sikap di lapangan.
Semua dilakukan dalam ruang privat, selaras dengan prinsip hidupnya, “Pour vivre heureux, vivons cachés” yang artinya, untuk hidup bahagia, hiduplah tersembunyi.
Dalam sejumlah wawancara media lain, Zidane pernah menjelaskan bahwa agama baginya adalah bentuk disiplin pribadi.
Berita Terkait
-
Buka Puasa Baca Doa Dulu atau Minum Duluan? Ini yang Paling Dianjurkan
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Promo Minyak, Gula hingga Kecap di Indomaret Spesial Ramadan, Sembako Harga Turun!
-
Viral Warga Datang Tarawih Lebih Awal Sejak Pukul 3 Sore, Ada Amplop Berisi Uang yang Jadi Rebutan
-
5 Tips Kulit Sehat Selama Ramadan Menurut Ahli Dermatologi
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?
-
Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari
-
Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan
-
Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik
-
Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik