- Zinedine Zidane, legenda Prancis kelahiran Marseille dari keturunan Aljazair, dikenal tertutup mengenai praktik keagamaan Islamnya.
- Ia menekankan bahwa nilai moral seperti rasa hormat lebih penting daripada ritual formal atau pernyataan religius di publik.
- Pada 2016, Zidane diakui sebagai Muslim berpengaruh, menjadi simbol integrasi identitas Muslim dan ikon nasional Prancis.
Bukan sekadar simbol, melainkan cara untuk menjaga perilaku tetap lurus dan tidak merasa lebih tinggi dari orang lain.
Pada 2016, Zidane pernah masuk dalam daftar 500 Muslim paling berpengaruh versi The Royal Islamic Strategic Studies Centre di Yordania. Pengakuan ini menunjukkan bahwa pengaruhnya melampaui sepak bola.
Ia dianggap sebagai simbol keberhasilan integrasi, tetap bangga dengan identitas Muslim dan Aljazairnya, namun menjadi ikon nasional Prancis.
Warisan Zidane tak hanya berupa trofi atau gol ikonik. Ia turut membuka jalan bagi meningkatnya penerimaan terhadap pemain Muslim di sepak bola Eropa.
Kini, semakin banyak pesepak bola Muslim tampil di liga-liga top dunia dengan identitas yang lebih terbuka. Zidane menjadi salah satu figur penting dalam perubahan persepsi tersebut.
Berita Terkait
-
Buka Puasa Baca Doa Dulu atau Minum Duluan? Ini yang Paling Dianjurkan
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Promo Minyak, Gula hingga Kecap di Indomaret Spesial Ramadan, Sembako Harga Turun!
-
Viral Warga Datang Tarawih Lebih Awal Sejak Pukul 3 Sore, Ada Amplop Berisi Uang yang Jadi Rebutan
-
5 Tips Kulit Sehat Selama Ramadan Menurut Ahli Dermatologi
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
Pilihan
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
-
90 Menit yang Menentukan! Trump Tak Jadi Pakai Senjata Nuklir ke Iran karena Ditekan?
-
Donald Trump Umumkan Gencatan Senjata Perang Iran Selama Dua Pekan
Terkini
-
Pundit Belanda Kritik keras Maarten Paes Usai Ajax Telan Pil Pahit Lagi
-
Raih Gelar Young Player of The Month, Muhammad Ragil Ingin Terus Belajar
-
Luis Enrique Tegaskan PSG vs Liverpool Tanpa Favorit
-
Jadwal Pekan 27 BRI Super League, Persib dan Persija Ketemu Lawan Berat, Borneo FC Menang Mudah?
-
Peringatan untuk Bojan Hodak! Bali United Serius Jegal Persib Bandung
-
Performa Dean Zandbergen yang Bikin Timnas Indonesia Harus Segera Rekrut Naturalisasi
-
Wiljan Pluim Bongkar Skandal Paspor, Soroti Dampaknya ke Pemain Timnas Indonesia
-
Vietnam dan Indonesia Hancurkan Malaysia di 2 Cabor! Futsal dan Sepak Bola
-
Arne Slot Pastikan Alexander Isak Siap Main Lawan PSG, Tapi dari Bangku Cadangan
-
Hadirkan Ronaldo hingga Del Piero, Jakarta Targetkan Eksposur Global Lewat Clash of Legends