Suara.com - Sebuah video beredar dengan narasi para jamaah salat tarawih mulai memadati area masjid sejak sore hari.
Bukan hanya di dalam video, warga bahkan mulai menempatkan diri di jalanan sekitar masjid.
Sampai terlihat, jalanan full dengan warga yang sudah menggelar sajadah mereka dan bersiap untuk menjalankan tarawih di malam harinya.
Momen mengesankan itu terjadi di Sumenep, Madura untuk menyambut bulan Ramadan.
"Viral teraweh di Sumenep sebelum Ashar sudah berkumpul," keterangan dalam videonya.
Di video lainnya, seolah menjadi tradisi memang di Sumenep selalu seperti itu untuk tarawih pertama di bulan Ramadan.
Bukan hanya satu tempat, di jelaskan ada 4 titik yang menjadi favorit masyarakat Sumenep untuk menunaikan ibadah tarawih pertama.
Salah satunya di Masjid Laju yang berada di Kampung Arab, Sumenep, Madura.
Video lainnya mempertanyakan mengapa warga rela antre dari sore untuk tarawih.
Baca Juga: Tidak Tarawih karena Kerja Shift Malam, Berdosa atau Tidak? Begini Penjelasan Ustaz
"Tarawih pertama Kepajen Sumenep Madura, nunggu apa dari jam 3 sore?" keterangan dari videonya.
Ternyata video lain menjawab rasa penasaran tersebut. Ini karena warga berharap mendapatkan amplop yang akan dibagikan setelah tarawih.
Ini terlihat dalam videonya, ada beberapa pria yang diduga panitia masjid membagikan amplop ke seluruh jamaah yang hadir.
Video itu sontak membuat netizen meninggalkan komentar beragam.
Beberapa miris melihat fenomena tersebut karena ternyata karena imbalan amplop yang tak diketahui berapa isinya, mereka semangat untuk ibadah.
"Semoga jangan di jadikan demi amplop ya," komentar netizen.
Berita Terkait
-
Mertua Eks Pejabat Kementerian, Dwi Sasetya LPDP Terciduk Pamer Fasilitas Negara
-
Dwi Sasetyaningtyas Ditegur LPDP Usai Bangga Anak Jadi WNA, Suami Terancam Sanksi
-
Anak Santri 12 Tahun Tewas Tragis, Diduga Dianiaya Ibu Tiri hingga Dipaksa Minum Air Mendidih
-
Hotman Paris Turun Tangan Bela Fandi Ramadhan, ABK yang Dituntut Hukuman Mati Kasus 2 Ton Narkoba
-
Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
Pilihan
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
-
90 Menit yang Menentukan! Trump Tak Jadi Pakai Senjata Nuklir ke Iran karena Ditekan?
-
Donald Trump Umumkan Gencatan Senjata Perang Iran Selama Dua Pekan
Terkini
-
Viral Toko Es Krim Pakai Daun Pisang Akibat Harga Plastik Melonjak, Hasilnya Lebih Estetik
-
Maxime Bouttier dan Raihaanun Bintangi Series Tante Sonya: Kisah Cinta Beda Usia
-
Profil Teuku Ryan, Aktor Senior yang Diduga Jadi Ayah Kandung Ressa Rizky Anak Denada
-
Daftar Pemain The King's Warden, Film Korea Terlaris Tayang di Bioskop Indonesia Hari Ini
-
Royalti Anjlok ke Rp25 Juta, Rhoma Irama Sentil Kinerja LMKN
-
Lucinta Luna Balik Jadi Perempuan saat ke Korea, Tampil Maskulin Cuma Prank?
-
Tak Sekadar Cari Uang, Ini Alasan Mulia Pak Tarno Tetap Ngamen Sulap Meski Terkena Stroke
-
Terpidana Doni Salmanan Diduga Keluyuran di Mal, Istri Klarifikasi Isu Harta Tak Disita
-
Buntut Kekecewaan Zaskia Adya Mecca, Pengadilan Militer Klarifikasi Tunda Persidangan
-
Sinopsis Drakor As You Stood By di Netflix: Perlawanan Korban KDRT, Isu Lokal Masyarakat Indonesia