- Persib Bandung mengubah jadwal latihan menjadi malam hari selama Ramadan agar pemain bisa berpuasa dan tetap berlatih dengan intensitas tinggi.
- Bojan Hodak menilai latihan siang hari tidak efektif bagi performa tim, sehingga penyesuaian waktu diperlukan agar pemain bisa berbuka puasa terlebih dahulu.
- Metode ini terbukti sukses setelah Persib berhasil mengalahkan Persita Tangerang 1-0 lewat gol Andrew Jung dalam laga perdana bulan Ramadan.
Suara.com - Persib Bandung menerapkan strategi khusus dalam menjaga kebugaran fisik dan performa tim selama mengarungi kompetisi di bulan suci Ramadan tahun ini.
Pelatih Bojan Hodak memutuskan untuk mengubah jadwal latihan rutin skuad Maung Bandung menjadi malam hari demi menjaga intensitas persiapan di BRI Super League.
Langkah ini diambil agar para pemain tetap bisa menjalankan ibadah puasa dengan khusyuk tanpa harus mengorbankan kualitas teknis permainan di lapangan.
Sesi latihan perdana dengan jadwal baru tersebut telah digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, sejak Kamis (19/2/2026) lalu.
Bojan Hodak menilai pergeseran waktu ini sebagai hal yang lumrah dan hanya menuntut sedikit penyesuaian gaya hidup dari para atlet profesionalnya.
"Ini normal, kami hanya perlu sedikit mengubah gaya hidup," kata Bojan Hodak menjelaskan keputusan taktisnya tersebut.
Dengan jadwal ini, para pemain memiliki kesempatan beristirahat lebih panjang di pagi hari dan bisa beribadah secara normal sebelum memeras keringat di malam hari.
Pelatih berkebangsaan Kroasia itu menekankan bahwa memaksakan latihan berat pada siang hari saat pemain berpuasa justru akan menurunkan kualitas tim.
"Karena jika kami berlatih pada siang hari, intensitasnya tidak bisa penuh dan tentu saja di pertandingan itu tidak akan bagus," ujarnya.
Baca Juga: Hajar Persebaya, Mario Lemos Puji Performa Luar Biasa Persijap Jepara
Meskipun waktu pelaksanaannya bergeser, Hodak memastikan tidak ada pengurangan porsi maupun intensitas dalam menu latihan yang diberikan kepada anak asuhnya.
Metode ini bukan hal baru bagi Hodak karena ia sudah menerapkannya selama melatih klub-klub di kawasan Asia Tenggara dalam beberapa tahun terakhir.
"Tidak, semuanya sama, intensitasnya sama dan ini sudah kami lakukan dalam dua tahun terakhir," ungkapnya.
Keuntungan utama latihan malam adalah pemain sudah dalam kondisi bugar karena telah mendapatkan asupan energi saat berbuka puasa.
"Kami hanya memulai latihan pada malam hari, jadi pemain bisa makan (buka puasa) dulu dan berlatih dengan normal," tegasnya.
Efektivitas perubahan metode latihan ini langsung terbukti positif saat Persib melakoni laga perdana bulan Ramadan di kompetisi domestik.
Berita Terkait
Terpopuler
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
Terkini
-
BEM Persatuan se-DKI Ajak AMPB Jaga Ruang Demokrasi Jelang Aksi di DPR
-
Situasi Terbaru Bukit Serelo Lahat Terbakar, Karhutla Diperkirakan Capai 350 Hektar
-
Program KPR Renovasi BRI, Ketentuan Suku Bunga Ringan dan Tenor Panjang
-
Dari Kebab ke QRIS, Cerita Farhan Kebab Tumbuh Bersama Bank Sumsel Babel
-
Amnesty International Soroti Kemunduran Demokrasi: Banyak Partai, tapi Suaranya Satu
-
Panas Bumi Jadi Andalan Transisi Energi, Pemerintah Dorong Pemanfaatannya Lebih Cepat
-
Katarak Kongenital pada Anak dan Pentingnya Deteksi Sejak Dini
-
Semarak Turnamen Bulu Tangkis di Mall Solo, 219 Peserta Ikut Bertanding
-
Komunikasi Politik Prabowo Dinilai Kerap Blunder, Akademisi: Bisa Rugikan Pemerintah
-
PTBA Hadir untuk NTT, Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Bencana