-
Indonesia berambisi meraih gelar juara perdana di turnamen sepak bola ASEAN Cup 2026 mendatang.
-
Pelatih John Herdman menyambut antusias tantangan melawan Vietnam yang tergabung di dalam Grup A.
-
Vietnam merasa lebih unggul berkat kehadiran pemain naturalisasi baru dan rentetan prestasi regional terkini.
Keberhasilan itu tercipta di ajang bergengsi mulai dari Piala Asia 2023 hingga putaran kualifikasi menuju Piala Dunia.
Namun, situasi saat ini dilaporkan telah berubah drastis jika merujuk pada analisis media olahraga di Vietnam.
Salah satu media ternama, Thanh Nien, menyebut kekuatan tim nasional mereka kini telah mengalami peningkatan signifikan.
Vietnam di bawah kendali pelatih Kim Sang-sik kini diperkuat oleh deretan pemain naturalisasi dengan postur tubuh menjulang.
Hadirnya pemain-pemain baru ini diyakini akan memberikan dimensi permainan yang berbeda bagi skuat Vietnam nantinya.
"Vietnam di bawah asuhan pelatih Kim Sang-sik juga memiliki skuad pemain naturalisasi berkualitas tinggi," tulis Thanh Nien.
Para pemain tersebut memiliki keunggulan fisik yang menonjol untuk memenangkan duel-duel krusial di area lapangan hijau.
Kekuatan fisik ini dianggap sebagai senjata utama untuk meredam agresivitas tim-tim pesaing di wilayah Asia Tenggara.
Selain faktor fisik, aspek adaptasi budaya juga menjadi sorotan utama dalam membandingkan kualitas pemain naturalisasi kedua negara.
Baca Juga: Rating Emil Audero Anjlok Usai Cremonese Dibantai AS Roma 3-0 di Stadion Olimpico Roma
Pemain asing yang membela Vietnam diklaim memiliki keterikatan batin dan pemahaman budaya lokal yang jauh lebih mendalam.
Banyak dari pemain tersebut yang memang memiliki garis keturunan langsung atau sudah menetap lama di daratan Vietnam.
Analisis tersebut juga membandingkan komposisi darah keturunan yang dimiliki oleh para pemain di skuad Garuda saat ini.
Kualitas pemain lokal Vietnam juga dinilai tetap terjaga dan mampu bersaing secara kompetitif dengan pemain asing.
Tidak ada kesenjangan kemampuan yang mencolok antara pemain asli setempat dengan mereka yang datang melalui jalur naturalisasi.
Keseimbangan ini menjadi kunci utama bagi stabilitas performa tim nasional mereka di setiap lini permainan sepak bola.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Ditentukan Malam Ini: Hitung-hitungan Emil Audero dan Cremonese Lolos Degradasi Serie A
-
Kudus dan Malang Lahirkan Juara Baru, Coach Timo Kantongi Nama Calon Pemain untuk MLSC All-Star
-
2 Klub Pemain Timnas Indonesia yang Degradasi, Satu Nama Jalani Penentuan Hari Ini
-
Diego Simeone Paham Betul dengan Keputusan Pep Guardiola
-
Pecah! Festival Sepak Bola Rakyat 2026 di Makassar Sukses Sedot Perhatian Ratusan Peserta
-
Persib Bandung Juara Super League, Eks Chelsea dan Real Madrid Ikut Semringah
-
Media Vietnam Soroti John Herdman, Sebut Ragu dengan Kekuatan Timnas Indonesia di Piala AFF
-
Dony Tri Pamungkas Tak Takut Super League Musim Depan Tanpa Aturan Pemain U-23
-
Persib Bandung Beri Hormat pada Borneo hingga Persija Usai Drama Sengit di Super League 2025/2026
-
3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini