- Jurnalis Al Jazeera, Mohammed Wishah, tewas akibat serangan drone militer Israel di Kota Gaza pada Rabu, 8 April 2026.
- Al Jazeera mengecam keras serangan tersebut dan menilai peristiwa ini sebagai tindakan sengaja untuk mengintimidasi serta membungkam jurnalis.
- Kejadian ini menambah daftar 262 jurnalis yang tewas sejak Oktober 2023 dalam konflik yang terus memicu pelanggaran gencatan senjata.
Suara.com - Seorang jurnalis Al Jazeera, Mohammed Wishah, tewas dalam serangan drone Israel di Jalur Gaza, Rabu (8/4/2026) waktu setempat.
Insiden terjadi saat kendaraan yang ditumpanginya dihantam drone di Jalan al-Rashid, wilayah barat Kota Gaza.
Sumber di lapangan menyebut mobil tersebut langsung terbakar setelah terkena serangan udara. Wishah diketahui merupakan koresponden Al Jazeera Mubasher yang aktif meliput konflik sejak awal perang.
Jaringan Media Al Jazeera mengecam keras insiden tersebut.
“Ini adalah kejahatan keji dan pelanggaran nyata terhadap hukum internasional serta norma kemanusiaan,” demikian pernyataan resmi Al Jazeera, Kamis (9/4).
Al Jazeera juga menegaskan bahwa kematian Wishah bukan insiden acak.
“Pembunuhan ini merupakan tindakan yang disengaja untuk mengintimidasi jurnalis dan membungkam suara kebenaran,” lanjut pernyataan tersebut.
Mohammed Wishah elah bergabung dengan Al Jazeera sejak 2018 dan dikenal aktif melaporkan situasi di Gaza.
Kepergiannya menambah panjang daftar korban dari kalangan media dalam konflik yang masih berlangsung.
Baca Juga: Kecewa dengan AS-Israel, Reza Pahlavi Provokasi Rakyat Iran Lakukan Kudeta
Kantor Media Pemerintah Gaza menyebut sedikitnya 262 jurnalis telah tewas sejak perang dimulai pada Oktober 2023.
Mereka menilai serangan terhadap pekerja media sebagai bagian dari pola “penargetan sistematis”.
Laporan di lapangan juga menunjukkan situasi keamanan semakin memburuk meski ada kesepakatan gencatan senjata.
“Serangan terus terjadi, termasuk terhadap jurnalis seperti Wishah,” ujar reporter Al Jazeera di Gaza.
Menurut otoritas setempat, sejak gencatan senjata diberlakukan, telah terjadi sekitar 2.000 pelanggaran oleh militer Israel.
Hal ini memperkuat kekhawatiran akan rapuhnya kesepakatan damai yang ada.
Kementerian Kesehatan Gaza mencatat lebih dari 72.000 orang tewas sejak konflik pecah, dengan ratusan korban tambahan bahkan setelah gencatan senjata berlaku. Ribuan lainnya dilaporkan mengalami luka-luka.
Berita Terkait
-
Kecewa dengan AS-Israel, Reza Pahlavi Provokasi Rakyat Iran Lakukan Kudeta
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Israel Bom Lebanon Tewaskan 182 Warga, Perdana Menteri Nawaf Salam Umumkan Hari Berkabung Nasional
-
Oposisi Israel Ngamuk! Sebut Netanyahu Gagal Total Usai Sepakati Gencatan Senjata dengan Iran
-
Gencatan Senjata dengan Iran Disepakati, Netanyahu Dihujani Badai Kritik di Israel
Terpopuler
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- Mulai Besok Kendaraan Nunggak Pajak Dilarang Isi BBM Bersubsidi
- 3 Rekomendasi Air Cooler 50 Watt yang Dingin Maksimal dan Suaranya Senyap
- 3 Sepatu Running Brodo Terlaris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Durian Musang King dan Black Thorn Jadi Komoditas Baru Andalan Sulsel
Pilihan
-
Resmi! Muktamar NU ke-35 akan Digelar di Ponpes Bahrul Ulum Jombang
-
Babak Belur Emiten Kaesang: Hanya Mampu Bayar Buruh Harian dan Operasikan Satu Pabrik
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
Terkini
-
Darurat Korupsi! Golkar Desak Evaluasi Total Rekrutmen Kepala Daerah Usai OTT Beruntun
-
Mulut Dimasukkan Sepatu! Viral Pengakuan Manajer Bank Ngaku Disiksa Atasan
-
Sita 74 Kg Emas dan Valas Rp476 Miliar, Kortas Tipidkor Polri Bongkar Brankas Rahasia di Sentul
-
Gebrakan RUU Sisdiknas: Wajib Belajar Kini 13 Tahun, Termasuk 1 Tahun di PAUD
-
Usai Cafe de'CLAN Signature, Polisi Sita 74 Kg Emas dan Ratusan Miliar Hasil TPPU di Sentul City!
-
Geledah Rumah Mewah di Sentul City Bogor, Polisi Diduga Sita Emas Hingga Mata Uang Asing
-
Rumah Mewah di Sentul City Digeledah Polisi Tengah Malam, Diduga Milik Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Meluas ke 12 Titik! Polisi Geledah Pacific Place hingga Rumah Mewah di Sentul Terkait Kasus TPPU
-
Bahaya State Capture, Pakar Ungkap Cara Militer 'Kuasai' Negara Lewat Jalur Legal
-
Jejak Densus 88 Kuntit Jampidsus di Cafe de'CLAN Signature: Kini Ditemukan Brankas Dolar Rp67 M!