- Pelatih anyar Tottenham Hotspur, Igor Tudor, menyebut Arsenal tim terbaik dunia usai kalah 1-4 di derby London.
- Kekalahan terjadi pada pekan ke-27 Liga Inggris 2025-2026 di Tottenham Hotspur Stadium, Minggu (22/2/2026).
- Tudor menyadari kesenjangan besar kualitas tim dan perlunya perubahan mentalitas jangka panjang Spurs.
Suara.com - Pengakuan mengejutkan datang dari pelatih kepala anyar Tottenham Hotspur, Igor Tudor.
Usai timnya dilumat habis dalam laga Derby London Utara, Tudor tanpa ragu melabeli sang rival, Arsenal, sebagai tim terbaik di dunia saat ini.
Dalam laga pekan ke-27 Liga Inggris 2025-2026 yang digelar di Tottenham Hotspur Stadium, Minggu (22/2/2026), Tottenham Hotspur harus menelan kekalahan telak dengan skor 1-4.
Sempat bermain imbang 1-1 di babak pertama, The Lilywhites tak berdaya di paruh kedua dan harus kebobolan tiga gol tambahan.
Seusai pertandingan, alih-alih mencari alasan, Igor Tudor justru memberikan pujian setinggi langit kepada skuad asuhan Mikel Arteta.
Mantan pelatih Juventus itu melihat adanya kesenjangan kualitas yang sangat besar antara kedua tim.
"Arsenal mungkin adalah tim terbaik di dunia saat ini," kata Igor Tudor dikutip dari ESPN.
Tudor yang baru menukangi Spurs, merasa laga ini menjadi cerminan realitas yang harus ia hadapi.
Ia sadar bahwa mengubah mentalitas dan kekuatan tim tidak bisa dilakukan secara instan hanya dalam beberapa sesi latihan.
Baca Juga: Cara Unik Igor Tudor Jelang Derby London Melawan Arsenal, Ajak Pemain Spurs Makan Malam
"Jika kami berpikir ini adalah derbi dan kami bisa memberikan sesuatu yang lebih, mentalitas yang lebih baik dan motivasi yang lebih tinggi, kenyataannya adalah ada hal-hal yang tidak bisa diubah dalam 3-4 sesi latihan. Itu tidak mungkin," ujar Tudor.
"Ada kesenjangan besar antara kedua tim, Arsenal terlalu kuat untuk kami. Tetapi menyenangkan untuk memahami di mana kami berada," sambungnya.
Baginya kekalahan telak ini justru menjadi pelajaran berharga untuk memahami level timnya saat ini dan apa yang harus segera dibenahi.
"Ini sebuah pertandingan untuk menunjukkan kenyataan. Senang dari satu sudut pandang untuk memahami bahwa kami harus mengubah kebiasaan, mengubah pola pikir," ungkap pelatih Spurs lagi.
"Itu satu-satunya cara untuk berhasil," tutur pelatih asal Kroasia itu menambahkan.
Kekalahan ini membuat Tottenham semakin terpuruk di peringkat ke-16 klasemen, hanya berjarak empat poin dari zona degradasi.
Sebaliknya, kemenangan ini mengukuhkan posisi Arsenal di puncak klasemen, unggul lima poin dari Manchester City.
Berita Terkait
-
Mikel Arteta 'Usir' Pemain Arsenal Bermental Ciut
-
Arsenal Bantai Tottenham 4-1, Eberechi Eze dan Viktor Gyokeres Jadi Mimpi Buruk Derbi London
-
11 Laga Tersisa, Jarak Sisa 2 Poin, Pep Guardiola Bikin Dengkul Arteta Gemetar
-
Eks Direktur Liverpool Bongkar Teori Konspirasi 115 Tuduhan Pelanggaran Finansial Man City
-
Klasemen Terbaru Liga Inggris Usai Manchester City Gebuk Newcastle: The Citizens Pepet Arsenal
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
Terkini
-
Janice Tjen Didapuk sebagai Unggulan Keenam di Merida Open 2026
-
Alasan Carlos Pena Jadikan Hokky Caraka Kiper Dadakan Persita Tangerang
-
PSIM Yogyakarta Makin Lengkap, Pemain Keturunan Belanda Disiapkan Lawan Bali United
-
Dari Restoran Sushi ke Lapangan Hijau: Bayang-Bayang Kelompok Kartel CJNG di Sepak Bola Meksiko
-
Penyerang Andalan STY Berubah Posisi Jadi Kiper, Apa Alasannya?
-
Pengalaman Ramadan Pertama di Indonesia, Striker Persija Alaeddine Ajaraie Merasa Nyaman
-
Disikat AS Roma, Emil Audero Tetap Pertahankan Statistik Gemilang Bersama Cremonese
-
Jumpa Fernando Torres saat Trial di Atletico, Tony Kouwen Galau Pilih Timnas Indonesia atau Belanda
-
Selamat Tinggal! Thom Haye Cabut Tinggalkan Persib, Layvin Kurzawa Hilang Tanpa Kabar
-
Rapor Pemain Indonesia di Belanda: Nathan Tjoe-A-On Pesta Gol, Paes Tampil Heroik