Bola / Liga Inggris
Senin, 23 Februari 2026 | 14:00 WIB
Arsenal disebut pelatih baru Tottenham Hotspur sebagai tim terbaik. [Instagram Arsenal]
Baca 10 detik
  • Pelatih anyar Tottenham Hotspur, Igor Tudor, menyebut Arsenal tim terbaik dunia usai kalah 1-4 di derby London.
  • Kekalahan terjadi pada pekan ke-27 Liga Inggris 2025-2026 di Tottenham Hotspur Stadium, Minggu (22/2/2026).
  • Tudor menyadari kesenjangan besar kualitas tim dan perlunya perubahan mentalitas jangka panjang Spurs.

Suara.com - Pengakuan mengejutkan datang dari pelatih kepala anyar Tottenham Hotspur, Igor Tudor.

Usai timnya dilumat habis dalam laga Derby London Utara, Tudor tanpa ragu melabeli sang rival, Arsenal, sebagai tim terbaik di dunia saat ini.

Dalam laga pekan ke-27 Liga Inggris 2025-2026 yang digelar di Tottenham Hotspur Stadium, Minggu (22/2/2026), Tottenham Hotspur harus menelan kekalahan telak dengan skor 1-4.

Sempat bermain imbang 1-1 di babak pertama, The Lilywhites tak berdaya di paruh kedua dan harus kebobolan tiga gol tambahan.

Seusai pertandingan, alih-alih mencari alasan, Igor Tudor justru memberikan pujian setinggi langit kepada skuad asuhan Mikel Arteta.

Mantan pelatih Juventus itu melihat adanya kesenjangan kualitas yang sangat besar antara kedua tim.

"Arsenal mungkin adalah tim terbaik di dunia saat ini," kata Igor Tudor dikutip dari ESPN.

Tudor yang baru menukangi Spurs, merasa laga ini menjadi cerminan realitas yang harus ia hadapi.

Ia sadar bahwa mengubah mentalitas dan kekuatan tim tidak bisa dilakukan secara instan hanya dalam beberapa sesi latihan.

Baca Juga: Cara Unik Igor Tudor Jelang Derby London Melawan Arsenal, Ajak Pemain Spurs Makan Malam

"Jika kami berpikir ini adalah derbi dan kami bisa memberikan sesuatu yang lebih, mentalitas yang lebih baik dan motivasi yang lebih tinggi, kenyataannya adalah ada hal-hal yang tidak bisa diubah dalam 3-4 sesi latihan. Itu tidak mungkin," ujar Tudor.

"Ada kesenjangan besar antara kedua tim, Arsenal terlalu kuat untuk kami. Tetapi menyenangkan untuk memahami di mana kami berada," sambungnya.

Baginya kekalahan telak ini justru menjadi pelajaran berharga untuk memahami level timnya saat ini dan apa yang harus segera dibenahi.

"Ini sebuah pertandingan untuk menunjukkan kenyataan. Senang dari satu sudut pandang untuk memahami bahwa kami harus mengubah kebiasaan, mengubah pola pikir," ungkap pelatih Spurs lagi.

"Itu satu-satunya cara untuk berhasil," tutur pelatih asal Kroasia itu menambahkan.

Kekalahan ini membuat Tottenham semakin terpuruk di peringkat ke-16 klasemen, hanya berjarak empat poin dari zona degradasi.

Sebaliknya, kemenangan ini mengukuhkan posisi Arsenal di puncak klasemen, unggul lima poin dari Manchester City.

Load More