- Manchester City dituduh Premier League atas 115 pelanggaran finansial sejak Februari 2023; putusan komisi independen belum diumumkan.
- Mantan direktur Liverpool, Christian Purslow, menolak keras teori konspirasi mengenai campur tangan politik dalam proses arbitrase tersebut.
- Tuduhan mencakup kegagalan informasi akurat, tidak kooperatif, serta pelanggaran aturan profitabilitas dan lisensi klub sejak 2009.
Suara.com - Kasus 115 tuduhan pelanggaran finansial yang menjerat Manchester City masih belum menemui titik terang.
Mantan direktur Liverpool, Christian Purslow, angkat bicara dan menyebut adanya “teori konspirasi” yang beredar luas sebagai omong kosong.
Seperti diketahui, pada Februari 2023, Premier League resmi menuduh Manchester City melakukan 115 pelanggaran aturan finansial. Namun hingga awal 2026, belum ada putusan resmi yang diumumkan.
Proses dengar pendapat selama 10 pekan telah berlangsung sejak September 2024 dan berakhir pada Desember 2024.
Panel Komisi Independen yang terdiri dari tiga hakim disebut-sebut akan segera mengeluarkan keputusan setelahnya.
Namun, lebih dari setahun berlalu, hasil sidang belum juga diumumkan. Situasi ini memicu berbagai spekulasi.
Manchester City sendiri tetap beroperasi normal, merekrut sejumlah pemain baru dan melanjutkan ekspansi bisnis, termasuk proyek pengembangan tribun utara Stadion Etihad.
Pelatih City, Pep Guardiola, sebelumnya sempat memperkirakan putusan akan keluar pada awal 2025. Namun prediksi tersebut meleset.
Dalam podcast The Football Boardroom bersama jurnalis Henry Winter, Christian Purslow menanggapi rumor yang menyebut adanya campur tangan pemerintah Inggris atau kepentingan politik dalam proses ini.
Baca Juga: Klasemen Terbaru Liga Inggris Usai Manchester City Gebuk Newcastle: The Citizens Pepet Arsenal
Menurutnya, anggapan tersebut tidak berdasar.
“Premier League tidak punya pengaruh terhadap para hakim. Begitu juga teori bahwa politisi ikut campur. Itu tidak masuk akal,” tegas Purslow.
Ia menjelaskan bahwa proses arbitrase berjalan tertutup dan independen, layaknya konklaf Paus.
Purslow juga membantah klaim bahwa Manchester City akan lolos dari hukuman demi kepentingan ekonomi negara.
“Tidak pernah ada indikasi bahwa sistem peradilan di negara ini bisa diintervensi secara politik,” tambahnya.
Manchester City menghadapi berbagai kategori pelanggaran yang dituduhkan oleh Premier League, antara lain:
Berita Terkait
-
Klasemen Terbaru Liga Inggris Usai Manchester City Gebuk Newcastle: The Citizens Pepet Arsenal
-
Cerita Zainab Pemain Keturunan Jalani Puasa di Inggris: Melawan Semua Godaan Hawa Nafsu
-
Disindir Tak Punya Aura Kuat sebagai Pelatih Liverpool, Arne Slot Serang Balik Wayne Rooney
-
Liam Rosenior Mendadak Beri Pujian Joao Pedro, Ada Apa?
-
Premier League: Mikel Arteta Ungkap Frustasi Arsenal usai Dijegal Wolves
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
-
90 Menit yang Menentukan! Trump Tak Jadi Pakai Senjata Nuklir ke Iran karena Ditekan?
-
Donald Trump Umumkan Gencatan Senjata Perang Iran Selama Dua Pekan
Terkini
-
Pundit Belanda Kritik keras Maarten Paes Usai Ajax Telan Pil Pahit Lagi
-
Raih Gelar Young Player of The Month, Muhammad Ragil Ingin Terus Belajar
-
Luis Enrique Tegaskan PSG vs Liverpool Tanpa Favorit
-
Jadwal Pekan 27 BRI Super League, Persib dan Persija Ketemu Lawan Berat, Borneo FC Menang Mudah?
-
Peringatan untuk Bojan Hodak! Bali United Serius Jegal Persib Bandung
-
Performa Dean Zandbergen yang Bikin Timnas Indonesia Harus Segera Rekrut Naturalisasi
-
Wiljan Pluim Bongkar Skandal Paspor, Soroti Dampaknya ke Pemain Timnas Indonesia
-
Vietnam dan Indonesia Hancurkan Malaysia di 2 Cabor! Futsal dan Sepak Bola
-
Arne Slot Pastikan Alexander Isak Siap Main Lawan PSG, Tapi dari Bangku Cadangan
-
Hadirkan Ronaldo hingga Del Piero, Jakarta Targetkan Eksposur Global Lewat Clash of Legends