Bola / Liga Inggris
Minggu, 22 Februari 2026 | 21:00 WIB
Arsenal vs Manchester City: Arteta Bidik Sejarah, Guardiola Dihantui Catatan Buruk [Tangkap layar X]
Baca 10 detik
  • Manchester City mendekati Arsenal menjadi dua poin setelah mengalahkan Newcastle United 2-1 di Stadion Etihad baru-baru ini.
  • Pelatih Pep Guardiola memperingatkan bahwa City tidak akan memenangkan semua sebelas pertandingan sisa liga ke depan.
  • Guardiola menekankan fokus tim saat ini adalah pertandingan terdekat melawan Leeds United, mengabaikan rivalitas gelar.

Suara.com - Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, mengirim pesan tegas kepada rivalnya, Arsenal, dalam perburuan gelar Premier League musim ini.

Meski baru saja menang 2-1 atas Newcastle United di Stadion Etihad, Guardiola mengakui timnya tidak akan mampu tampil sempurna di sisa 11 laga liga.

Kemenangan atas Newcastle membuat City kini hanya terpaut dua poin dari Arsenal, yang baru akan menjalani derby London Utara melawan Tottenham.

Dalam laga tersebut, Nico O’Reilly menjadi pahlawan kemenangan The Citizens lewat dua golnya. Sempat disamakan oleh Newcastle, City kembali unggul dan mampu mempertahankan keunggulan hingga laga usai.

Meski jarak makin tipis, Guardiola menolak terlalu percaya diri. Ia menegaskan persaingan belum selesai dan banyak faktor yang bisa mengubah situasi.

“Hari ini kami memang lebih dekat ke puncak klasemen. Itu pertanda yang sangat bagus,” ujar Guardiola dikutip dari Metro.uk

Namun, ia langsung menambahkan peringatan realistis.

“Saya janji banyak hal akan terjadi. Saya punya perasaan kami tidak akan memenangkan semua pertandingan. Saya tidak tahu tentang Arsenal, tapi saya merasa kami tidak akan menang di setiap laga.”

Guardiola menyebut jadwal padat sebagai tantangan terbesar City dalam beberapa pekan ke depan. Selain Liga Inggris, mereka juga masih berkompetisi di FA Cup, UEFA Champions League, serta final EFL Cup.

Baca Juga: Eks Direktur Liverpool Bongkar Teori Konspirasi 115 Tuduhan Pelanggaran Finansial Man City

“Banyak pertandingan, perjalanan, final Carabao Cup, lalu ada jeda internasional. Cedera akan datang, banyak hal bisa terjadi,” jelasnya.

Situasi tersebut membuat Guardiola memilih pendekatan realistis ketimbang berambisi menyapu bersih seluruh laga tersisa.

Alih-alih terlalu memikirkan Arsenal, Guardiola memilih fokus ke pertandingan terdekat melawan Leeds.

“Cara terbaik sekarang adalah tenang dan fokus ke Leeds. Pada akhirnya semuanya tergantung pada level permainan kami, bagaimana kami bisa bermain lebih baik dan lebih baik lagi.”

Guardiola juga mengakui kemenangan atas Newcastle belumlah sempurna.

“Apakah itu pertandingan yang sempurna? Tidak. Apakah itu ideal? Tidak. Tapi kami bermain sebagai tim, seperti yang dibutuhkan di tahap ini, baik di Liga Champions maupun Premier League melawan tim seperti Newcastle.”

Load More