Bola / Liga Inggris
Sabtu, 21 Februari 2026 | 21:30 WIB
Jelang laga panas derby London Utara melawan Arsenal, Tudor membawa seluruh skuad makan malam bersama demi membangun kembali moral tim. [Instagram Tottenham]
Baca 10 detik
  • Manajer interim Igor Tudor membangun moral tim Tottenham dengan makan malam bersama sebelum derby London Utara.
  • Makan malam tim digelar di restoran Yunani-Siprus Ousia pada Kamis malam, dua hari pasca penunjukan Tudor.
  • Tudor fokus utama mengembalikan kepercayaan diri pemain serta mencari sistem permainan terbaik akibat badai cedera.

Suara.com - Manajer interim Igor Tudor memulai era barunya bersama Tottenham Hotspur dengan cara tak biasa.

Jelang laga panas derby London Utara melawan Arsenal, Tudor membawa seluruh skuad makan malam bersama demi membangun kembali moral tim.

Langkah ini diambil hanya dua hari setelah ia resmi ditunjuk menggantikan Thomas Frank.

Dilansir dari Dailymail, Tottenham menggelar acara makan malam tim di restoran Yunani-Siprus Ousia, Muswell Hill, pada Kamis malam waktu setempat.

Menu klasik seperti chicken souvlaki, lamb kleftiko, hingga beef moussaka menjadi pilihan dalam suasana santai tersebut.

Usai makan malam, para pemain berpose bersama dengan wajah sumringah. Momen itu memberi sinyal bahwa atmosfer kelam yang sempat menyelimuti klub perlahan mulai mencair.

Debut Tudor sebagai pelatih Spurs, langsung diwarnai laga derby paling panas di London, dengan kondisi tim yang belum stabil.

Thomas Frank sebelumnya diberhentikan menyusul serangkaian hasil buruk, termasuk kekalahan menyakitkan dari Newcastle dua pekan lalu.

Selain performa di lapangan, Frank juga disebut membuat ruang ganti tidak nyaman karena terlalu sering membandingkan Tottenham dengan Arsenal.

Baca Juga: Premier League: Mikel Arteta Ungkap Frustasi Arsenal usai Dijegal Wolves

Laporan internal menyebutkan Frank “terus-menerus” membicarakan kehebatan Arsenal kepada pemain, bahkan sebelum dan sesudah laga di Emirates Stadium awal musim ini. Situasi itu diduga memicu ketegangan di dalam tim.

Tudor datang dengan pendekatan berbeda. Dalam wawancara perdananya di situs resmi klub, ia menegaskan fokus utama adalah membangun kembali kepercayaan diri pemain.

“Prioritas pertama adalah memberikan semua yang dibutuhkan tim dalam momen ini. Kami harus mendapatkan kembali kepercayaan diri dan keberanian,” kata Tudor.

Tudor sadar situasi Tottenham tidak mudah. Selain tekanan klasemen, badai cedera juga membatasi opsi taktiknya.

“Tidak ada waktu untuk mencari alasan. Setiap pemain harus memberi sesuatu yang lebih, sesuatu yang ekstra, karena posisi klub saat ini tidak bisa diterima siapa pun,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya menemukan sistem permainan yang sesuai dengan pemain yang tersedia.

“Kami memiliki banyak pemain cedera, jadi kami harus menemukan sistem terbaik yang cocok dengan pemain yang siap saat ini,” tambahnya.

Load More