- Manajer interim Igor Tudor membangun moral tim Tottenham dengan makan malam bersama sebelum derby London Utara.
- Makan malam tim digelar di restoran Yunani-Siprus Ousia pada Kamis malam, dua hari pasca penunjukan Tudor.
- Tudor fokus utama mengembalikan kepercayaan diri pemain serta mencari sistem permainan terbaik akibat badai cedera.
Suara.com - Manajer interim Igor Tudor memulai era barunya bersama Tottenham Hotspur dengan cara tak biasa.
Jelang laga panas derby London Utara melawan Arsenal, Tudor membawa seluruh skuad makan malam bersama demi membangun kembali moral tim.
Langkah ini diambil hanya dua hari setelah ia resmi ditunjuk menggantikan Thomas Frank.
Dilansir dari Dailymail, Tottenham menggelar acara makan malam tim di restoran Yunani-Siprus Ousia, Muswell Hill, pada Kamis malam waktu setempat.
Menu klasik seperti chicken souvlaki, lamb kleftiko, hingga beef moussaka menjadi pilihan dalam suasana santai tersebut.
Usai makan malam, para pemain berpose bersama dengan wajah sumringah. Momen itu memberi sinyal bahwa atmosfer kelam yang sempat menyelimuti klub perlahan mulai mencair.
Debut Tudor sebagai pelatih Spurs, langsung diwarnai laga derby paling panas di London, dengan kondisi tim yang belum stabil.
Thomas Frank sebelumnya diberhentikan menyusul serangkaian hasil buruk, termasuk kekalahan menyakitkan dari Newcastle dua pekan lalu.
Selain performa di lapangan, Frank juga disebut membuat ruang ganti tidak nyaman karena terlalu sering membandingkan Tottenham dengan Arsenal.
Baca Juga: Premier League: Mikel Arteta Ungkap Frustasi Arsenal usai Dijegal Wolves
Laporan internal menyebutkan Frank “terus-menerus” membicarakan kehebatan Arsenal kepada pemain, bahkan sebelum dan sesudah laga di Emirates Stadium awal musim ini. Situasi itu diduga memicu ketegangan di dalam tim.
Tudor datang dengan pendekatan berbeda. Dalam wawancara perdananya di situs resmi klub, ia menegaskan fokus utama adalah membangun kembali kepercayaan diri pemain.
“Prioritas pertama adalah memberikan semua yang dibutuhkan tim dalam momen ini. Kami harus mendapatkan kembali kepercayaan diri dan keberanian,” kata Tudor.
Tudor sadar situasi Tottenham tidak mudah. Selain tekanan klasemen, badai cedera juga membatasi opsi taktiknya.
“Tidak ada waktu untuk mencari alasan. Setiap pemain harus memberi sesuatu yang lebih, sesuatu yang ekstra, karena posisi klub saat ini tidak bisa diterima siapa pun,” tegasnya.
Ia juga menekankan pentingnya menemukan sistem permainan yang sesuai dengan pemain yang tersedia.
“Kami memiliki banyak pemain cedera, jadi kami harus menemukan sistem terbaik yang cocok dengan pemain yang siap saat ini,” tambahnya.
Berita Terkait
-
Premier League: Mikel Arteta Ungkap Frustasi Arsenal usai Dijegal Wolves
-
Prediksi Manchester City vs Newcastle United, The Citizens Bidik Pangkas Poin dengan Arsenal
-
Arsenal Menang atau Turun dari Puncak Klasemen, Arteta Dibuat Senewen Jelang Lawan Tottenham
-
Jamie Carragher Bahagia Arsenal Terpeleset tapi Tak Mau Man City Juara Premier League
-
4 Posisi yang Bisa Ditempati Demiane Agustien di Timnas Indonesia
Terpopuler
- 5 Sepatu Tanpa Tali 'Kembaran' Skechers Versi Murah, Praktis dan Empuk
- Tembus Pelosok Bumi Tegar Beriman: Pemkab Bogor Tuntaskan Ratusan Kilometer Jalan dari Barat-Timur
- 6 Rekomendasi Sabun Mandi di Alfamart yang Wangi Semerbak dan Antibakteri
- Ahmad Sahroni Resmi Kembali Jabat Pimpinan Komisi III DPR, Gantikan Rusdi Masse
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
Pilihan
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
-
Impor Mobil India Rp 24 Triliun Berpotensi Lumpuhkan Manufaktur Nasional
-
Jadwal Imsak Jakarta Hari Ini 20 Februari 2026, Lengkap Waktu Subuh dan Magrib
-
Tok! Eks Kapolres Bima AKBP Didik Resmi Dipecat Buntut Kasus Narkoba
Terkini
-
Perjalanan Spiritual Rekan Cristiano Ronaldo Menjadi Mualaf di Bulan Ramadan 2026
-
Juventus Alami 3 Kekalahan, Spalletti: Menang Lawan Como Jadi Harga Mati!
-
Cerita Zainab Pemain Keturunan Jalani Puasa di Inggris: Melawan Semua Godaan Hawa Nafsu
-
Massimiliano Allegri Dipuji Setinggi Langit Eks Juventus: Tak Pernah Ngeluh, Pelatih Terbaik
-
Bisa Ditiru! Ini Cara Beckham Putra Jaga Kondisi di Bulan Ramadan
-
Bedah Taktik Aleksandar Dimitrov Lawan John Herdman di FIFA Series 2026
-
Disindir Tak Punya Aura Kuat sebagai Pelatih Liverpool, Arne Slot Serang Balik Wayne Rooney
-
Bali United Kebobolan 10 Gol dalam 4 Laga, Johnny Jansen Bakal Lakukan Apa?
-
Pede Abis! Arema FC Incar Empat Kemenangan Beruntun Lawan Madura United
-
Liam Rosenior Mendadak Beri Pujian Joao Pedro, Ada Apa?