- Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, memantau langsung laga Dewa United versus Borneo FC pada Minggu (22/2/2026) di Tangerang.
- Herdman menyaksikan Dewa United menang 2-1, sambil dikabarkan mengamati potensi pemain seperti Ricky Kambuaya dan Nadeo Argawinata.
- Kehadiran ini menunjukkan komitmen pelatih dalam membangun skuad untuk menghadapi FIFA Series 2026 sebagai tuan rumah.
Suara.com - Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, kembali menunjukkan keseriusannya menyambut FIFA Series 2026.
Ia melanjutkan safari pertandingan BRI Super League 2025/2026 dengan hadir langsung di tribune VVIP Indomilk Arena, Tangerang, Minggu (22/2/2026) malam WIB.
Kali ini, arsitek asal Inggris tersebut menyaksikan duel sengit antara Dewa United kontra Borneo FC Samarinda pada pekan ke-22. Kehadiran Herdman pun tak luput dari sorotan kamera.
Dalam foto bidikan fotografer Bola.com, Muhammad Iqbal Ichsan, Herdman tampak duduk di kursi VVIP bersama jajaran elite kedua klub.
Ia berada di antara Presiden Borneo FC, Nabil Husien, dan Presiden Dewa United, Ardian Satya Negara.
Tak sendiri, Herdman juga didampingi salah satu asistennya di Timnas Indonesia, Dzikry Lazuardi, yang sebelumnya menjabat sebagai kepala analis Persija Jakarta.
Di atas lapangan, Dewa United tampil impresif dengan mengalahkan Borneo FC 2-1.
Dua gol kemenangan dicetak Alex Martins pada menit ke-21 dan ke-26. Sementara Borneo FC hanya mampu membalas lewat gol Komang Teguh pada menit ke-33.
Laga tersebut diyakini menjadi ajang pemantauan serius bagi Herdman.
Baca Juga: Ogah Seperti Persib, Dewa United Pasang Target Tinggi di AFC Challenge League
Sejumlah nama disebut-sebut masuk radar pelatih 50 tahun itu, di antaranya Ricky Kambuaya dan Ivar Jenner dari Dewa United, serta Nadeo Argawinata dari Borneo FC.
Langkah Herdman menyaksikan langsung pertandingan liga domestik menjadi bukti komitmennya membangun fondasi skuad Garuda.
Ia tak hanya aktif memantau pemain di dalam negeri, tetapi juga terbang ke luar negeri untuk melihat performa para diaspora seperti Kevin Diks dan Dean James.
Sebagai tuan rumah FIFA Series 2026 pada Maret mendatang, Timnas Indonesia akan menghadapi tantangan dari tiga negara berbeda Bulgaria, Kepulauan Solomon, dan Saint Kitts dan Nevis.
Dengan waktu persiapan yang semakin dekat, safari stadion ala John Herdman jelas bukan sekadar formalitas.
Ini sinyal tegas bahwa persaingan menuju skuad final Timnas Indonesia kian panas.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
Berani Turunkan Pemain Muda, Hector Souto Buktikan Keputusan Federasi Tak Salah di Piala AFF Futsal
-
Bangga Bawa Irak Lolos ke Piala Dunia, Frans Putros Langsung Fokus Hadapi Bali United
-
Polemik Paspor Usai, Nathan Tjoe-A-On Dapat Lampu Hijau Kembali Bermain untuk Willem II
-
Beda dari yang Lain, 3 Penyerang Naturalisasi ini Justru Jarang Main di Liga Lokal
-
Sesumbar Jelang Semifinal! Pelatih Vietnam Yakin Mampu Atasi Timnas Futsal Indonesia
-
Jelang Bentrok, Pelatih Vietnam Sebut Timnas Futsal Indonesia sebagai yang Terkuat di Asia Tenggara
-
Makin Bersinar di Prancis, Kecepatan Calvin Verdonk Curi Perhatian di Lille
-
PSSI Kasih Bocoran Lawan Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026
-
Polemik Paspor Selesai, Tim Geypens Sudah Bisa Gabung FC Emmen Lagi
-
Jadwal Semifinal Piala AFF Futsal 2026: Indonesia Dipastikan Jumpa Vietnam