-
Mauricio Souza simpati atas kegagalan Persib namun tetap fokus penuh hanya pada Persija.
-
Persib Bandung tersingkir dari ACL Two setelah kalah agregat dari klub Thailand Ratchaburi FC.
-
Dewa United menjadi satu-satunya wakil Indonesia yang tersisa di kompetisi antarklub level Asia.
Suara.com - Juru taktik Persija Jakarta Mauricio Souza memberikan respons berkelas terkait nasib buruk yang menimpa Persib Bandung.
Kegagalan sang rival di kancah internasional menjadi sorotan tajam bagi pecinta sepak bola tanah air pekan ini.
Meski menyimpan rasa simpati pelatih asal Brasil tersebut tetap menjaga batas profesionalisme yang sangat ketat.
Souza memilih untuk tidak terlalu dalam memikirkan kondisi tim lain demi stabilitas internal skuad Macan Kemayoran.
Langkah ini diambil agar konsentrasi para pemain Persija tidak terganggu oleh dinamika kompetisi di luar klub.
Persib Bandung baru saja memastikan diri mengakhiri perjalanan mereka di ajang bergengsi AFC Champions League Two.
Momen pahit ini terjadi dalam pertandingan leg kedua babak 16 besar yang digelar di Stadion GBLA.
Maung Bandung sebenarnya mampu meraih kemenangan tipis satu kosong saat menjamu tamu mereka Ratchaburi FC.
Namun hasil positif di kandang sendiri tersebut ternyata belum cukup untuk menyelamatkan muka wakil Indonesia.
Baca Juga: Kondisi Persib Bandung Bikin Arsitek Persija Jakarta Prihatin, Ada Apa?
Kekalahan telak tiga gol tanpa balas pada pertemuan pertama di Thailand menjadi beban yang terlalu berat.
Secara keseluruhan Persib Bandung harus mengakui keunggulan lawan dengan skor agregat akhir satu berbanding tiga.
Hasil ini memastikan tidak ada lagi nama klub asal Bandung tersebut dalam bagan kompetisi Asia musim ini.
Kini harapan publik sepak bola Indonesia untuk berprestasi di level benua hanya tertumpu pada satu tim.
Dewa United Banten FC menjadi satu-satunya garda terdepan yang masih bertahan di kancah internasional saat ini.
Pasukan Dewa United dijadwalkan akan melakoni laga krusial melawan tim Filipina yakni Manila Digger segera.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Santai Jelang Lawan Persija Jakarta, Bernardo Tavares: Tekanan Menang di Mereka!
-
Lionel Scaloni Puji Setinggi Langit Julian Alvarez, Sebut Penyerang Idaman Setiap Pelatih
-
Juventus Optimis Bisa Gaet Alisson Becker dari Liverpool
-
Digelontor 3 Gol Lawan Bhayangkara FC, Mauricio Souza Parkir Cyrus Margono?
-
Dikritik Pengamat Tak Bisa Main, Pelatih Brasil Pasang Badan untuk Shayne Pattynama
-
Kalahkan Vietnam 3-2, Timnas Indonesia Lolos ke Final Piala AFF Futsal 2026
-
Marc Klok Kirim Psywar Jelang Persib Bandung Lawan Bali United, Apa Itu?
-
Bernardo Tavares: Tekanan Ada di Persija, Mereka 3 Kali Tanpa Kemenangan
-
Lolos ke Final AFF 2026, Timnas Futsal Indonesia Ukir Rekor 4 Kali Beruntun
-
LaLiga Buka Peluang Main di Maroko, Javier Tebas: Mengapa Tidak?