- Pada 18 Februari 2026, Persib Bandung tersingkir dari AFC Champions League Two setelah kalah agregat dari Ratchaburi FC.
- Dewa United Banten FC kini menjadi satu-satunya wakil Indonesia yang tersisa di kompetisi sepak bola Asia.
- Pelatih Persija, Mauricio Souza, berempati atas kegagalan Persib dan memilih tetap fokus mengejar gelar juara domestik.
Suara.com - Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, menunjukkan empati atas kegagalan Persib Bandung di pentas Asia. Meski begitu, ia menegaskan tak ingin mencampuri urusan rival dan memilih tetap fokus penuh kepada Macan Kemayoran.
Seperti diketahui, Persib harus angkat koper dari ajang AFC Champions League Two 2025-26. Pada leg kedua babak 16 besar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Rabu (18/2/2026), Maung Bandung memang menang 1-0 atas Ratchaburi FC.
Namun kemenangan tersebut tak cukup untuk membalikkan keadaan setelah kalah 0-3 pada leg pertama di Thailand. Persib pun tersingkir dengan agregat 1-3.
Hasil itu membuat wakil Indonesia di kompetisi Asia kini tinggal menyisakan Dewa United Banten FC.
Dewa United dijadwalkan menghadapi Manila Digger asal Filipina pada babak perempat final AFC Challenge, 5 dan 12 Maret mendatang.
Mauricio Souza tak menampik bahwa tersingkirnya Persib menjadi kabar kurang menyenangkan bagi sepak bola Indonesia. Namun, ia menegaskan batas profesionalismenya sebagai pelatih Persija.
“Saya turut prihatin atas tersingkirnya tim Indonesia (Persib Bandung) dari AFC (ACL 2). Tapi, kami tidak bisa mengontrol tim lain. Kami hanya bisa mengontrol Persija,” kata Mauricio Souza kepada awak media.
Sikap tersebut memperlihatkan fokus utama sang arsitek tetap pada performa timnya sendiri. Ia mengakui kegagalan Persib menjadi kehilangan bagi Indonesia di level Asia, tetapi enggan terlalu jauh masuk ke wilayah rival.
Di sisi lain, tersingkirnya Persib dari kompetisi Asia membuat Maung Bandung kini bisa sepenuhnya berkonsentrasi di Super League.
Baca Juga: Komentar Bojan Hodak soal Debut 3 Menit Dion Markx, Singgung Posisi dan Asal Kompetisi
Kondisi ini berpotensi membuat persaingan domestik semakin sengit dalam perburuan gelar juara.
Namun Mauricio Souza tak terlihat gentar menghadapi situasi tersebut. Ia tetap percaya peluang Persija untuk bersaing masih sangat terbuka.
“Saya sudah mengatakannya, saya pikir persaingan untuk memperebutkan gelar juara masih terbuka lebar. Kami masih sangat percaya dengan tim kami. Kami tahu masih ada peluang di kompetisi ini,” pungkasnya.
Berita Terkait
-
Komentar Bojan Hodak soal Debut 3 Menit Dion Markx, Singgung Posisi dan Asal Kompetisi
-
Bojan Hodak: Saya Tidak Melihat Gol, Saya Membutuhkan Kemenangan
-
Borneo FC Dikalahkan Dewa United, Bojan Hodak: Fokus Tim Sendiri
-
Persija Jakarta Wajib Sempurna! Asa Juara BRI Super League di Ujung Tanduk
-
Debut di Posisi Baru, Ini Kata-kata Dion Markx Usai Jalani Laga Perdana Bersama Persib
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
Berani Turunkan Pemain Muda, Hector Souto Buktikan Keputusan Federasi Tak Salah di Piala AFF Futsal
-
Bangga Bawa Irak Lolos ke Piala Dunia, Frans Putros Langsung Fokus Hadapi Bali United
-
Polemik Paspor Usai, Nathan Tjoe-A-On Dapat Lampu Hijau Kembali Bermain untuk Willem II
-
Beda dari yang Lain, 3 Penyerang Naturalisasi ini Justru Jarang Main di Liga Lokal
-
Sesumbar Jelang Semifinal! Pelatih Vietnam Yakin Mampu Atasi Timnas Futsal Indonesia
-
Jelang Bentrok, Pelatih Vietnam Sebut Timnas Futsal Indonesia sebagai yang Terkuat di Asia Tenggara
-
Makin Bersinar di Prancis, Kecepatan Calvin Verdonk Curi Perhatian di Lille
-
PSSI Kasih Bocoran Lawan Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026
-
Polemik Paspor Selesai, Tim Geypens Sudah Bisa Gabung FC Emmen Lagi
-
Jadwal Semifinal Piala AFF Futsal 2026: Indonesia Dipastikan Jumpa Vietnam