- Pelatih Bodo/Glimt, Kjetil Knutsen, menolak terlibat polemik lapangan sintetis menjelang leg kedua kontra Inter Milan.
- Bodo/Glimt memenangkan leg pertama 3-1 di Aspmyra, sementara Inter sebelumnya mengeluhkan permukaan lapangan tersebut.
- Knutsen menekankan fokus timnya hanya pada aspek teknis pertandingan, bukan pada isu di luar sepak bola.
Suara.com - Pelatih Bodo/Glimt, Kjetil Knutsen, akhirnya angkat bicara terkait keluhan Inter Milan soal lapangan sintetis di Aspmyra Stadion.
Ia menegaskan tak ingin terjebak dalam polemik non-teknis jelang leg kedua play-off fase gugur Liga Champions.
Menurut Knutsen, fokus timnya hanya pada pertandingan, bukan pada perdebatan soal permukaan lapangan.
Pekan lalu, Bodo/Glimt secara mengejutkan menang 3-1 atas Inter Milan pada leg pertama play-off Liga Champions 2025/2026 di Norwegia.
Namun sebelum laga tersebut, kubu Inter sudah lebih dulu melontarkan keluhan terkait penggunaan rumput sintetis di kandang Bodo/Glimt.
“Tidak ada yang bisa saya lakukan soal itu. Kami hanya harus fokus pada hal-hal yang bisa kami kontrol,” ujar Knutsen dalam konferensi pers jelang leg kedua seperti dikutip dari Football Italia.
Knutsen bahkan menyindir bahwa klub-klub besar lain tak pernah mempermasalahkan lapangan sintetis di Aspmyra.
“Manchester City bahkan tidak menyebut soal lapangan. Kami juga tidak terbiasa bermain di San Siro. Jadi saya memilih fokus pada hal lain,” tegasnya.
Ia merujuk pada kekalahan Manchester City dengan skor 1-3 saat bertandang ke markas Bodo/Glimt pada fase grup Januari lalu. Kala itu, tim Inggris tak melontarkan keluhan terbuka soal kondisi lapangan.
Baca Juga: Prediksi Inter Milan vs Bodo/Glimt: Misi Comeback Nerazzurri di San Siro
Menurut Knutsen, membahas faktor eksternal di luar teknis sepak bola bukanlah langkah cerdas.
“Bagi saya, tidak pintar membicarakan konteks lain yang tidak berhubungan langsung dengan sepak bola,” tambahnya.
Kini, Bodo/Glimt bertandang ke markas Inter untuk melakoni leg kedua dengan modal keunggulan agregat dua gol. Laga penentuan akan digelar di Stadion Giuseppe Meazza, kandang kebanggaan Inter.
Kontributor: Adam Ali
Berita Terkait
-
Prediksi Inter Milan vs Bodo/Glimt: Misi Comeback Nerazzurri di San Siro
-
Prediksi Atletico Madrid vs Club Brugge: Duel Hidup-Mati di Metropolitano, Siapa Lolos ke 16 Besar?
-
Unggul Agregat 5 Gol, Newcastle United Tetap Serius Hadapi Qarabag FK
-
Debut Solid, Maarten Paes Langsung Pasang Target Tinggi di Ajax, Apa Itu?
-
AC Milan Keok Lawan Parma, Jarak Poin dengan Inter Milan Kini Semakin Lebar dan Menjauh
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
Gunung Dempo Masih Waspada, Warga Pagaralam Diminta Jangan Abaikan Imbauan Ini
-
Alfamart-Indomaret Tak Boleh Ekspansi, Kopdes Merah Putih Prabowo Takut Tersaingi?
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
Terkini
-
Nama-nama Pemain Keturunan yang Ikut Trial di Klub Spanyol, Atletico Madrid Salah Satunya
-
3 Pemain Bintang Rival Timnas Indonesia di FIFA Series 2026 yang Patut Diwaspadai
-
Beda dengan Patrick Kluivert, Sang Guru Pilih Mundur dari Timnas Karena 'Tugas Mulia'
-
Dion Markx Debut Bersama Persib saat Kalahkan Persita, Ini Kata Bojan Hodak
-
Jay Idzes Lapar Kemenangan Bersama Sassuolo
-
Ngeri! Suporter Napoli Nyaris Tewas Ditikam Istri Gara-Gara Frustasi ke VAR, Kok Bisa?
-
Pemain di Belanda Ini Bisa Langsung Debut untuk Timnas Indonesia Tanpa Naturalisasi
-
Puji Kiprah Persib di Kompetisi Asia, AFC Siapkan Sanksi Berat untuk Maung Bandung
-
Real Madrid Tak Terima Vinicius Jadi Korban Rasisme, Pemain Muda Mereka Malah Hina Orang China
-
Jordi Amat Bidik 3 Poin di Ternate, Persija Siap Manfaatkan Kekalahan Borneo FC