Bola / Bola Dunia
Senin, 23 Februari 2026 | 15:13 WIB
Kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes mengaku merasakan perkembangan signifikan dalam waktu singkat sejak bergabung dengan Ajax Amsterdam. [ajaxshowtime]
Baca 10 detik
  • Kiper Maarten Paes menjalani laga debut bersama Ajax melawan NEC Nijmegen setelah dua pekan bergabung.
  • Ia merasakan perkembangan fisik signifikan dan mulai beradaptasi dengan tempo permainan yang jauh lebih cepat.
  • Paes menargetkan timnya finis di posisi kedua untuk mengamankan tiket langsung Liga Champions musim depan.

Suara.com - Kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes mengaku merasakan perkembangan signifikan dalam waktu singkat sejak bergabung dengan Ajax Amsterdam.

Meski baru dua pekan berada di Amsterdam, Paes sudah merasakan perbedaan tempo permainan yang jauh lebih cepat dibandingkan klub sebelumnya.

Pernyataan itu disampaikan Paes usai menjalani debutnya saat Ajax menghadapi NEC Nijmegen.

Dalam laga tersebut, ia tampil cukup solid meski mengakui masih perlu meningkatkan chemistry dengan rekan-rekan setimnya.

Paes mengaku kondisi fisiknya sangat baik dan mulai beradaptasi dengan intensitas latihan Ajax.

“Saya merasa prima secara fisik dan sudah melihat banyak perkembangan dalam dua pekan ini. Ini klub besar, dan itu terlihat dari segala aspek,” ujar Paes dikutip dari Voetbalprimeur

Kiper timnas Indonesia, Maarten Paes, mengaku memiliki perasaan campur aduk usai menjalani debut bersama Ajax Amsterdam dalam lanjutan Eredivisie. [Instagram]

Namun, ia tak menampik masih butuh waktu untuk membangun pemahaman dengan lini belakang Ajax.

Beberapa kesalahan kecil saat menguasai bola ia akui sebagai bagian dari proses adaptasi.

Meski demikian, secara penyelamatan, ia merasa mampu berkontribusi.

Baca Juga: Dua Bek Kiri Timnas Indonesia Kirim Sinyal Positif untuk John Herdman

“Saya membuat beberapa penyelamatan bagus. Itu bisa jadi fondasi untuk terus berkembang,” katanya.

Dalam laga tersebut, NEC sempat menyamakan kedudukan lewat gol Darko Nejasmic. Paes menilai gol itu terjadi dalam situasi sulit.

Menurutnya, bola berubah arah setelah membentur pemain sehingga sulit diantisipasi, terlebih dengan kondisi lapangan yang cepat.

“Itu seperti situasi flipper. Bola berubah arah total. Dalam kondisi seperti itu, sangat sulit bereaksi,” jelasnya.

Meski kehilangan sosok penting, Paes menegaskan fokus Ajax tetap sama: mengamankan tiket langsung ke Liga Champions musim depan.

“Saya melihat talenta besar di tim ini. Semua berjalan tiga langkah lebih cepat dari yang biasa saya alami. Dengan kualitas ini, kami punya peluang besar finis di posisi kedua,” tegasnya.

Load More